[ppi] [ppiindia] Pancasila Sudah Final sebagai Ideologi
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 30 May 2006 23:37:17 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/30/Nasional/nas01.htm
SUARA PEMBARUAN DAILY
Pancasila Sudah Final sebagai Ideologi
[JAKARTA] Pancasila masih sangat releven dalam konteks kehidupan berbangsa dan
bernegara. Wacana memunculkan ideologi negara yang lain di luar Pancasila perlu
disingkirkan, karena konsensus nasional telah memutuskan Pancasila merupakan
produk final sebagai dasar negara.
Jika segenap komponen bangsa memahami dan mengerti tentang nilai dan filosofi
yang sangat tinggi yang terkandung dalam Pancasila maka upaya melahirkan
ideologi selain Pancasila tidak perlu ada.
"Bagi PP Muhammadiyah, Pancasila sangat dinamis dan masih sangat sesuai dengan
dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. PP Muhammadiyah menilai Pancasila
sudah final sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan warga
Muhammadiyah akan konsisten berjuang mempertahankan Pancasila.
Perlu anda ketahui mantan Ketua PP Muhammadiyah Pertama (alm), Ki Bagus
Hadisusanto yang memperjuangkan pertama kali menghapus 7 kata menyangkut
menjalankan syariat Islam dalam sila pertama Pancasila," ujar Ketua Umum PP
Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsudin kepada Pembaruan di Jakarta, Senin (29/5).
NKRI yang berdasarkan Pancasila adalah bentuk final dan ideal bagi rakyat
Indonesia yang majemuk atas dasar agama, suku, dan bahasa. Dan sudah menjadi
kewajiban segenap warga PP Muhammadiyah untuk mempertahankan hasil perjuangan
tokoh PP Muhammadiyah yang menilai sila Ketuhanan Yang Maha Esa tidak perlu
ditambah 7 kata lagi, katanya.
Dikatakan, andil umat Islam sangat besar dalam mendorong demokratisasi
Indonesia, dan adanya gejala radikalisme agama tidak perlu dikhawatirkan secara
berlebihan karena hal itu adalah gejala temporer yang akan berkurang jika
sumber-sumber penyebabnya diatasi, seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan
ketidakadilan.
Din yakin selama arus tengah Islam, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan
organisasi massa besar lain, masih berpengaruh dan berperan, maka Islam
Indonesia tetap menjadi faktor efektif bagi demokrasi Indonesia di masa depan.
Oleh karena itu, lanjut Din, Muhammadiyah tengah melakukan konsolidasi dan
revitalisasi diri menjadi gerakan kebudayaan dan peradaban dinamis dengan
pusat-pusat keunggulan strategis.
Harga Mati
Sementara itu, anggota Kelompok Kerja Pembaruan Departemen Dalam Negeri, Eko
Djatmiko Sukarso menilai Pancasila sebagai sumber tertib hukum dan dasar negara
merupakan harga mati hasil konsensus bangsa yang menjadi pemersatu Negara
Kesatuan Repubik Indonesia. Semangat pluralisme dan kebhinekaan sangat
tercermin dalam nilai-nilai Pancasila.
"Untuk itu implementasi kembali Pancasila sebagai sumber ideologi bagi hidup
berbangsa dan bernegara, seperti tercantum dalam pembukaan UUD 45, menjadi amat
penting karena merupakan pondasi remedial yang fundamental bagi kesatuan,
persaudaraan dan rekonsiliasi sosial," ujar Eko Djatmiko, mantan aktivis
gerakan mahasiswa 1966.
Menurut dia, reformasi, keterpurukan, dan amandemen UUD 45 membuat kita lupa
atau setidaknya agak mengabaikan prinsip universal Pancasila yang merupakan
kristalisasi kearifan (wisdom), budaya, dan sejarah bangsa.
Akibatnya, serentetan kehidupan bersama yang kelam kian membentang. Cara hidup
beragama yang dikembangkan pun masih melestarikan kekerasan, konflik, dan aroma
perebutan pengaruh di masyarakat. Perdamaian dan kesepahaman yang bergaya
militeristik tanpa jiwa Pancasila mendidik anak bangsa tumbuh dalam kebengisan,
dendam, dan dekadensi peradaban.
Karena itu, lanjutnya alam pikir anak bangsa jangan lagi dipupuk dengan
jargon-jargon yang mempersempit nilai Pancasila yang tersebar seperti membangun
tali persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. [E-5]
Last modified: 30/5/06
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Everything you need is one click away. Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Pancasila Sudah Final sebagai Ideologi