[ppi] [ppiindia] PENGAMANAN PERBATASAN DIPERKETAT

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
CENDRAWASIH POS
Rabu, 29 Maret 2006







































































































PENGAMANAN PERBATASAN DIPERKETAT 



JAYAPURA- Sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan larinya para mahasiswa 
Papua ke negara tetangga Papua New Guinea (PNG) untuk meminta suaka politik 
pasca bentrok berdarah di di Abepura, disikapi Polda Papua dengan menempatkan 
aparat kepolisian dibantu Satgas TNI untuk memperketat pengamanan di daerah 
perbatasan. 

Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Tommy T Jacobus mengatakan, meski sampai saat ini 
dirinya belum mendapatkan laporan tentang adanya mahasiswa yang meminta suaka 
politik ke PNG, tapi aparat keamanan yang ditempatkan di wilayah perbatasan 
terus memperketat pengamanan, termasuk memeriksa setiap warga yang ingin 
menyeberang ke perbatasan. 

"Yang pasti sampai sekarang ini kami belum menerima laporan dari perbatasan 
adanya warga atau mahasiswa Papua yang pergi ke PNG untuk meminta suaka 
politik. Apakah mereka itu lewat hutan atau lewat mana, saya tidak tahu. Tapi 
intinya kami belum tahu benar tidaknya informasi adanya mahasiswa yang minta 
suaka politik ke PNG," kata Kapolda kepada wartawan, kemarin. 

Menurut Kapolda, adanya ketakutan dari pihak mahasiswa pasca bentrok di Abepura 
itu, sangatlah berlebihan. Sebab selama ini aparat keamanan tidak pernah 
melakukan pengejaran. Terkait hal itu, pihaknya tidak pernah menggunakan 
istilah penyisiran, tapi hanya ekses dari tewasnya rekan anggota Brimob. 

"Pada hal berkali-kali saya katakan yang ada setelah bentrok adalah 
penyelidikan, dimana didalamnya ada upaya penangkapan secara paksa terhadap 
para pelaku," ujarnya. Sehingga saat ini sejumlah orang yang ditetapkan sebagai 
tersangka masih berjumlah 17 orang dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan 
lebih lanjut. 

Dalam kesempatan itu Kapolda juga mengatakan, dua organisasi yang selama ini 
cukup gencar menggelar berbagai aksi demonstrasi yakni Front Pepera PB 
(Perjuangan Pembebasan Rakyat Papua Barat) dan parlemen jalanan, agar segera 
dibubarkan. Alasannya, karena keberadaan dua organisasi non kampus itu dinilai 
ilegal, karena tidak terdaftar di Kanwil HAM dan Kehakiman Provinsi Papua. 

TAK PAKSAKAN BANTUAN 

Sementara saat dimintai komentarnya tentang adanya penolakan terhadap rencana 
perbaikan asrama di Asrama Nayak, Kapolda menyatakan, bahwa perbaikan asrama 
tersebut adalah wujud itikad baik dari Polda. 

"Terkait asrama Nayak, kita coba untuk memperbaiki, tetapi mereka tetap 
bertahan dengan opini mereka, kami tidak harus memaksakan, karena apa yang kami 
lakukan merupakan itikad baik kami untuk memperbaiki," paparnya. 

Dikatakan, karena dari pihak mahasiswa yang menolak, maka pihaknya tidak mau 
memaksakan untuk melakukan perbaikan. "Ini adalah rasa simpati kami kepada 
teman mahasiswa, sehingga kami perbaiki. Kami tidak akan melakukan upaya paksa 
untuk memperbaiki. Kalau dibilang harus ada jaminan, memang kita sudah jamin. 
Jadi tidak usah dikait-kaitkan dengan peristiwa beberapa tahun yang lalu," 
ujarnya. 

Yang jelas pihaknya telah sepakat dengan rektor Uncen untuk bersama-sama 
mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. "Karena memang kita jamin keamanan. Jadi 
tidak ada lagi istilah penyisiran, yang ada adalah penyidikan. Karenanya kami 
himbau untuk kembali melakukan aktivitasnya dan tidak perlu takut," himbaunya



[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: