[ppi] [ppiindia] Merusak Rumah Ibadah, Kegagalan Menjalankan Agama
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 25 Apr 2006 08:27:30 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0604/24/sh07.html
Merusak Rumah Ibadah, Kegagalan Menjalankan Agama
Jakarta - Perusakan rumah ibadah orang lain adalah ekspresi kegagalan umat
beragama untuk menjalankan ajaran perdamaian dan budi baik antarumat manusia.
Dasar pemikiran para perusak adalah untuk menegakkan hak mayoritas yang
sebenarnya tidak pernah diajarkan oleh agama apapun.
"Keyakinan pada Tuhan seharusnya membebaskan siapapun untuk berkeyakinan agar
setiap perbedaan mendatangkan kemajuan bagi umat manusia," demikian mantan
anggota DPR RI periode 1999-2004 Erwin Pardede kepada pers di sela peluncuran
bukunya "Keyakinan yang Membebaskan", Sabtu (22/4) di Jakarta.
Menurutnya, perbedaan yang berujung pada konflik kekerasan justru akan
merugikan bagi bangsa ini. "Menghindari konflik dan menciptakan perdamaian akan
dapat mempermudah kehidupan," katanya lagi, menanggapi berbagai perusakan rumah
ibadah yang masih berlanjut semenjak dikeluarkannya Peraturan Bersama Dua
Menteri 2006, yang menggantikan SKB 2 Menteri 1969.
Sementara itu, Wakil Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt. Weinata
Sairin menjelaskan bahwa penyerbuan, perusakan, dan penutupan dua ruko yang
digunakan untuk beribadah baru-baru ini di Gunung Putri karena dilandasi oleh
Peraturan Bersama 2 Menteri 2006. "Seharusnya peraturan itu tidak dijadikan
instrumen untuk melakukan penutupan pada rumah-rumah ibadah. Negara ini segera
menuju konflik horizontal dan berujung pada chaos," katanya pada SH, Minggu
(23/4) di Jakarta.
Pemberontakan Spiritual
Membenarkan Erwin, anggota DPR Permadi SH menyatakan bahwa sepanjang zaman
pasti akan muncul pemberontakan spiritual semacam Erwin Pardede.
"Pemikiran Erwin muncul di tengah zaman di mana agama tidak lagi dapat
menyelesaikan masalah dan melihat semakin banyak tokoh-tokoh agama yang korup
dan tidak bermoral. Semakin penuh rumah ibadah, semakin bejat moral manusia dan
menggunakan agama sebagai pembenaran kekerasan. Pemberontakan ini akan diikuti
oleh orang lain," katanya tegas.
Ketua Umum PB Majelis Muslimin Indonesia (MMI) KH Achmad Aris Munandar
menyatakan bisa menerima pemikiran Erwin Pardede.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI Sutradara Ginting menegaskan bahwa
demokrasi adalah belajar untuk membaca dan mendengarkan, setelah itu menerima
perbedaan dari berbagai keyakinan. Di Barat, ini adalah hal yang biasa karena
proses demokrasi sudah matang.
Sementara itu, beberapa orang menanggapi positif terbitnya buku Erwin, seperti
Prof. DR JE Sahetapy, SH, MA, Dr Cosmas Batubara, Siswono Yudhohusodo, Jacob
Oetama, Arswendo Atmowiloto, DR. SAE Nababan, dan DR Frans Magniz Suseno.
Mantan ketua DPR Akbar Tandjung menyatakan refleksi Erwin Pardede dalam
kitabnya patut dihargai.
"Internalisasi Erwin Pardede seperti hendak menegur semua umat beragama dan
pimpinannya agar kembali konsisten pada ajaran-ajaran perdamaian yang menjadi
inti dari semua agama," demikian Akbar menyambut terbitnya kitab Erwin Pardede
tersebut. (web warouw)
--
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 406 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Merusak Rumah Ibadah, Kegagalan Menjalankan Agama