[ppi] [ppiindia] Menyoal Badan Kehormatan DPR
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 29 Dec 2005 00:55:53 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0512/29/opini/2322781.htm
Menyoal Badan Kehormatan DPR
Rusman Ghazali
Terkait dengan praktik percaloan yang dilakukan anggota DPR, Badan Kehormatan
DPR telah memberikan sanksi teguran kepada tiga anggota DPR. Demikian
diberitakan media beberapa waktu lalu. Publik tidak tahu persis apa dan
bagaimana kesalahan mereka, serta siapa para anggota DPR itu.
Hasil kerja Badan Kehormatan (BK) DPR hanya sampai di situ, tidak ada
klarifikasi ke publik. Tata tertib DPR terkait pelanggaran serius sangat
simpel. Padahal, kalau dipikir jernih, sebagai konstituen, publik punya hak
politik untuk mengetahui bagaimana cara kerja, cara penentuan kadar kesalahan,
dan alasan untuk menentukan hukuman kepada anggota DPR oleh BK.
Selain itu, studi banding DPR adalah tradisi klasik yang sering digugat publik.
Namun, hingga sekarang juga tidak jelas bagaimana kegiatan itu wajar dilakukan.
Misalnya, pimpinan DPR mengeluarkan larangan studi banding, tetapi tetap saja
15 anggota DPR berangkat ke beberapa negara Timur Tengah, 16-20 Desember 2005.
Mereka pergi dengan alasannya masing-masing. Jelas sekali tidak ada mekanisme
standar bagi kegiatan studi banding DPR.
Lebih parah lagi, oleh banyak pihak, ditengarai studi banding DPR itu tak lebih
dari wisata alias pelesiran untuk menghabiskan sisa anggaran tahunan. Suatu
kecenderungan yang sering dipraktikkan di semua institusi negara untuk
mengambil uang negara dengan cara tidak pantas. Tidak heran menjelang
pergantian tahun anggaran banyak kegiatan â??asli tapi palsuâ?? demi
menghabiskan sisa anggaran tahunan.
Pentingnya studi banding
Mengingat tugas DPR sebagai wakil rakyat, suatu studi banding sebenarnya amat
penting untuk praktik bernegara dan berpemerintahan ke arah yang lebih baik.
Karena itu, fokusnya lebih kepada kajian kasus untuk praktik pelayanan publik
yang berhasil dijalankan di suatu negara.
Kalaupun studi banding ada manfaatnya, pasti sangat minim, tidak layak
dipublikasikan sebab tidak sesuai besarnya uang negara yang digunakan. Dalam
konteks seperti ini, juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran atas
kehormatan lembaga DPR karena produknya tidak jelas. Namun, hingga saat ini
belum pernah ada hasil kerja BK DPR mendapat apresiasi publik terkait dengan
pelanggaran anggota DPR.
Kegiatan BK DPR dalam hal menangani perilaku menyimpang anggota DPR lebih
dipersepsi oleh publik sebagai arena atur damai untuk saling menutupi
penyelewengan yang dilakukan anggota DPR. Menyelamatkan kepentingan antarpartai
lebih utama daripada mengungkap fakta yang benar. Tidak heran jika pelanggaran
berat berupa percaloan uang negara hukumannya hanya teguran.
DPR perlu BK baru?
Berkaca dari India, 23 Desember 2005 lalu, 11 anggota parlemen dipecat dari
keanggotaannya oleh mekanisme internal parlemen sebab diduga menerima suap
untuk mengajukan pertanyaan dalam sidang yang tidak sesuai dengan aturan
parlemen. Suatu praktik etika politik yang tegas untuk menjaga kewibawaan
parlemen di hadapan rakyat.
Sungguh kita mengharapkan praktik politik seperti itu, demi menjaga
kredibilitas lembaga DPR. Namun, mengingat masih carut-marutnya praktik politik
partai di DPR, tampaknya untuk beberapa waktu ke depan sulit membayangkan hal
itu terwujud. Lihat saja, kontroversi studi banding DPR ke luar negeri justru
ditanggapi beragam oleh parpolnya. Ada yang menilai sebagai pelanggaran berat
dan ada pula menganggap sebagai hal biasa.
Tampaknya BK DPR sekarang tidak cukup kapabel mengingat BK DPR adalah institusi
internal DPR dan diisi oleh anggota DPR dari berbagai partai sehingga bertugas
tidak efektif dalam menjaga kehormatan lembaga DPR di hadapan publik. Mengingat
tiadanya mekanisme kontrol langsung konstituen terhadap perilaku menyimpang
anggota DPR, semua berlindung kepada elite partai.
Oleh karena itu, ke depan BK DPR perlu dipikirkan sebagai institusi mandiri,
anggotanya bukan anggota DPR, tetapi dipilih dari unsur nonpartisan,
diusulkan/diangkat pemerintah melalui persetujuan DPR dan punya otoritas
membuat rekomendasi pemecatan ke institusi DPR. Mungkin model BK DPR seperti
itu yang dapat menjaga kehormatan DPR di hadapan publik.
Rusman Ghazali Dosen FISIP Universitas Nasional Jakarta, Mahasiswa S3 UKM
Malaysia
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
For $25, 15 Afghan women can learn to read. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/_smZ4B/SdGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Menyoal Badan Kehormatan DPR