[ppi] [ppiindia] Menatap Perekonomian 2006

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
REPUBLIKA

Jumat, 30 Desember 2005


Menatap Perekonomian 2006 



Tahun 2005 sebentar lagi akan kita tinggalkan untuk segera memasuki tahun 2006. 
Banyak kalangan berpendapat bahwa perekonomian kita tahun depan cukup berat, 
terutama pada semester pertama ketika efek inflasi tinggi pada Oktober silam 
masih terasakan.
Inflasi tinggi yang terjadi pada Oktober silam itu serta-merta membuat Bank 
Indonesia (BI) menaikkan BI Rate sampai 12,75 persen. Secara otomatis kenaikan 
tersebut akan mengerek bunga bank, termasuk bunga kredit. Jika bunga kredit 
tinggi, maka sektor riil pun akan tertekan, karena biaya dana yang harus 
dikeluarkan menjadi tinggi. Di sisi lain, karena inflasi tinggi tersebut, daya 
beli masyarakat juga melemah. Akibatnya sektor riil pun kembali terpukul. 
Industri otomotif sudah memperkirakan bahwa tahun depan penjualan mobil 
merosot. Bahkan penurunan sudah terasakan pada November dan Desember ini. 
Maklum sebagian besar pembelian mobil dengan kredit, ketika bunga naik, maka 
pembelian berkurang.

Penurunan juga dirasakan oleh industri elektronik. Pertumbuhan penjualan yang 
biasanya mencapai 14 persen, tahun ini turun menjadi 10 persen. Dan, jika 
perekonomian masih belum pulih, tahun depan pertumbuhan lebih menyurut lagi. 
Banyak industri lain yang mengalami nasib serupa. Omzet turun, bahkan mungkin 
ada yang di ambang kebangkrutan. Sementara perbankan sendiri juga mengerem 
pelepasan kreditnya, khawatir terjadi kenaikan pada NPL (non-performing loan).

Jika kondisi itu dibiarkan, maka pertumbuhan ekonomi akan menurun. Efek 
berikutnya pengangguran meningkat karena banyak tenaga kerja tak tertampung, 
dan jumlah orang miskin pun bisa tak terbendung. Presiden secara umum memberi 
empat petunjuk di bidang perekonomian tahun 2006, yakni percepatan pertumbuhan 
ekonomi, penciptaan stabilitas ekonomi serta meredam laju inflasi, penciptaan 
lapangan kerja, serta menurunkan angka kemiskinan.

Sebagai jawaban, sebagaimana dikemukakan Menko Perekonomian, Boediono, 
pemerintah akan menggalang sebanyak mungkin stimulus fiskal dan moneter di 
semester pertama 2006. Salah satunya mempercepat pencairan pinjaman asing 
sebesar Rp 35,1 triliun. Pertumbuhan ekonomi juga akan didorong lewat 
percepatan pelaksanaan 91 proyek besar yang ditawarkan dalam Infrastructure 
Summit tahun lalu. Selain untuk pertumbuhan, pelaksanaan proyek ini juga akan 
menampung banyak tenaga kerja. Selain itu, masalah inflasi yang berkaitan 
dengan distribusi arus barang akan lebih diperhatikan agar tahun depan tetap 
satu digit. Ini penting karena akan ada kenaikan gaji pegawai negeri dan 
naiknya tarif listrik yang biasanya akan mendongkrak inflasi.

Tetapi kebijakan itu saja tentu tidak cukup. Selain stimulus di sektor fiskal 
dan moneter, perlu juga stimulus di sektor riil, di sektor industri. Karena, 
industrilah nantinya yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang kini 
sedang mengalami perlambatan. Masih banyak kendala struktural yang menjadi 
hambatan sektor riil, seperti tak harmonisnya tarif bea masuk, pajak berganda 
di proses produksi, dan sebagainya. Permasalahan mendasar seperti itu harus 
segera diselesaikan agar dunia usaha tetap bertahan. Tahun 2006 bukan tahun 
mudah untuk perekonomian Indonesia. Tetapi, jika pemerintah konsisten 
menjalankan program perbaikan ekonomi dan bersedia menerima masukan dari 
berbagai kalangan, kondisi ekonomi tetap bisa lebih baik dibanding 2005 ini. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: