[ppi] [ppiindia] Menaruh Harapan pada Cina
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 30 Jul 2005 12:18:20 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **SUARA PEMBARUAN
DAILY
Tajuk Rencana
Menaruh Harapan pada Cina
PEKAN ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memenuhi lawatannya ke Cina yang
tertunda. Negeri tirai bambu itu termasuk salah satu prioritas lawatan Presiden
di awal masa kepemimpinannya. Sebagaimana lawatan kenegaraan ke negara lain,
salah satu agenda utama kunjungan ke Cina adalah pertemuan bilateral guna
memperkuat hubungan kerja sama di bidang ekonomi. Sebab ekonomi merupakan salah
satu jembatan yang mendekatkan hubungan antarnegara, baik melalui investasi,
perdagangan, maupun bantuan-bantuan teknis di bidang ekonomi lainnya.
Kunjungan ke Cina kali ini, boleh dikata terasa istimewa. Mengapa? Cina adalah
kekuatan baru di kancah perekonomian global. Performa ekonomi Cina cukup
mencengangkan dan sekaligus menjadi ancaman dari kekuatan eko-nomi tradisional,
seperti Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara lain yang selama ini
berkongsi di dalam forum G-7.
SIKAP independen Cina di percaturan ekonomi internasional, terbukti membuat G-7
gusar dan frustasi. Ambil contoh, saat nilai tukar yuan dibiarkan lemah
terhadap dolar AS menyebabkan perekonomian Cina cukup berkibar, menyusul
membanjirnya produk-produk Cina di pasar dunia. Mengapa bisa demikian?
Kebijakan nilai tukar yuan konservatif yang diterapkan Beijing, mendorong
produk impor dari Cina menjadi sangat kompetitif dari sisi harga.
Tak pelak Cina mengalami fase pertumbuhan yang mengesankan, dengan rata-rata
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan mencapai 9 persen. Kebijakan
konservatif itu pun menuai kecaman sehingga saat Pemerintah Cina merevaluasi
yuan, dianggap sebagai tonggak masuknya Cina ke pergaulan internasional.
Kekuatan Cina tak berhenti di situ. Pesatnya industrialisasi di negara itu
mendorong peningkatan konsumsi energi. Akibatnya, pasokan minyak dunia pun
terancam, dan menyebabkan harga minyak melambung. Selain itu, Cina juga mampu
hadir sebagai kekuatan penyeimbang di perekonomian global, yang selama ini di
bawah pengaruh G-7, baik secara sendiri-sendiri maupun melalui peran
lembaga-lembaga multinasional yang mereka sponsori. Dengan kata lain, Cina
menjadi kiblat baru yang diperhitungkan.
Ibarat macan ekonomi yang kelaparan, program-program ekonomi yang dirancang
Beijing diperkirakan akan mampu melebarkan kepak sayap Cina ke seluruh penjuru
dunia. Sasaran-sasaran di bidang perekonomian pun tak tanggung-tanggung, di
antaranya mencatat PDB hingga US$ 4 triliun dalam 15 tahun ke depan. Sasaran
itu rasanya bukan hal yang mengada-ada, melihat kemampuan dan potensi yang
masih terpendam.
KENYATAAN tersebut sudah barang tentu membuka mata Indonesia untuk melihat
peluang besar dari sang naga. Saatnya Indonesia menempatkan Cina sebagai kiblat
baru, tanpa harus mengabaikan kekuatan ekonomi tradisional, yakni G-7.
Indonesia harus mampu memanfaatkan kesempatan itu supaya perekonomian kita pun
beroleh imbas yang positif dari kemitraan dengan Cina.
Cina banyak membutuhkan bahan baku dan energi yang bisa diperoleh dari
Indonesia. Peluang itulah yang kini harus ditangkap Pemerintah Indonesia dan
segenap kalangan pengusaha di Tanah Air. Apalagi banyak pengusaha nasional yang
keturunan Tionghoa. Tentu kita berharap hal itu bisa membantu memperlancar
pertautan ekonomi antara kedua negara.
Keseriusan pemerintah, melalui lawatan Presiden kali ini bakal diuji. Harapan
terbentang, dan langkah pun telah diayunkan, kita tidak ingin langkah awal
tersebut bakal berhenti sebatas dokumen, tanpa hasil nyata yang dapat dinikmati
rakyat Indonesia.
Last modified: 30/7/05
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/30/index.html
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h9c2hem/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122726009/A=2896112/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children¿s Research
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Menaruh Harapan pada Cina