[ppi] [ppiindia] Megawati Soekarnoputri: Partai Lokal Pintu Masuk Pemisahan Diri
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 29 Jul 2005 14:56:54 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/29/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Megawati Soekarnoputri:
Partai Lokal Pintu Masuk Pemisahan Diri
JAKARTA - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menegaskan, partainya menolak adanya
partai lokal yang dituntut Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam perundingan di
Helsinki, Finlandia. Menurut Megawati, partai lokal akan menjadi pintu masuk
upaya pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Megawati mengemukakan hal itu dalam ceramahnya di depan 86 peserta Kursus
Reguler Angkatan XXXVIII Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Gedung
Lemhannas, Jakarta, Kamis (28/7).
Ceramah yang juga dihadiri Gubernur Lemhannas Ermaya Suradinata dan Theo
Syafei, Pramono Anung dan Agneta Singedikane dari DPP PDI-P serta putrinya Puan
Maharani itu hampir sebagian besar memaparkan kebijakan politik PDI-P terhadap
perundingan informal Indonesia-GAM.
Dikatakan, partai lokal itu tidak sejalan dengan strategi pengembangan negara
kebangsaan atau strategi integrasi nasional ke depan. Alasan Mega, partai lokal
sangat bermuatan ideologis ketimbang muatan manajerial.
Contohnya, di Spanyol dan Kanada, di mana partai lokal merupakan pintu masuk
dari upaya pemisahan diri daerah yang bersangkutan.
Soal pemberian kesempatan kepada GAM untuk ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada), Megawati mengatakan, sikap partainya jelas. PDI-P akan memberikan
prioritas kepada warga negara Indonesia yang lebih loyal baru kemudian bekas
anggota GAM.
Anggota GAM yang akan ikut Pilkada pun, harus memperoleh amnesti lebih dulu
dari pemerintah lalu berproses selama beberapa waktu untuk dinilai, apakah
benar loyal. Menurutnya, jangan sampai kompensasi tersebut membuat pemerintah
terjebak dalam fenomena warga yang nakal dan warga yang baik, di mana pada
warga nakal justru diberikan kompensasi yang berlebihan dengan harapan menjadi
baik.
Konsultasi
Ketua Umum PDI-P itu mempertanyakan pula proses perundingan antara pemerintah
RI dengan Gerakan Separatis Aceh Bersenjata/Gerakan Aceh Merdeka (GSAB/ GAM),
yang tidak transparan, terutama menyangkut isi kesepakatan RI-GAM yang akan
ditanda tangani 14 Agustus 2005 nanti. Megawati menyayangkan pemerintah
menutup-nutupi masalah GAM yang begitu prinsip bagi negara.
Dikatakan, persoalan sepenting itu sebenarnya diperlukan konsultasi publik atau
setidak-tidaknya dengan DPR. ''Tidaklah patut kalau ada upaya fait accompli
sepanjang menyangkut eksistensi NKRI serta kedaulatan sebagai bangsa dan
negara. Rakyat perlu dan patut bahkan harus tahu. Itulah demokrasi. Itulah
negara kedaulatan rakyat, bukan kedaulatan penguasa atau pemerintah," tegasnya.
Menurut Megawati, PDI-P tidak pernah menolak perundingan sebagai salah satu
cara untuk menyelesaikan separatisme. Tetapi yang penting adalah perundingan
seperti apa, dengan konsesi seperti apa dan sasaran seperti apa dan bagaimana.
Penyelesaian Aceh adalah untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang, bukan
perdamaian simbolis dan berjangka pendek. (M-15)
Last modified: 29/7/05
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Megawati Soekarnoputri: Partai Lokal Pintu Masuk Pemisahan Diri