[ppi] [ppiindia] Medan Kota Preman

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **

Oleh: Kembali KeAllah
email: turjaun@xxxxxxxxx
 
Medan Kota Preman
 
Motto kota Medan yang berbunyi "Ini Medan Bung" sebenarnya sudah mensiratkan 
kalau Medan adalah kota preman. Begitu banyaknya preman yang tergabung dalam 
berbagai OKP seperti Pemuda Pancasila (PP), Ikatakan Pemuda Karya (IPK), Pemuda 
Panca Marga (PPM), FKPPI, AMPI, dll.
 
Bergabungnya para preman tersebut dalam wadah OKP membuat mereka berani untuk 
melakukan hal - hal yang melanggar hukum bahkan tidak jarang terjadi bentrok 
diantara mereka dan paling sering terjadi di Medan adalah bentrokan antara PP 
dengan IPK. Jika 2 OKP ini sedang perang, maka masyarakat sekitarpun turut 
menjadi korban, minimal korban lemparan batu.
 
Terkadang saya berpikir apa gunanya OKP kalau hanya jadi wadah preman untuk 
melakukan tindkan - tindakan yang melanggar hukum ? Juga saya berpikir siapa 
sih yang sebenarnya yang memerlukan OKP ? Memang Golkar pada zaman Orba 
memerlukan OKP untuk menambah jumlah suara yang diperolehnya, akan tetapi di 
era reformasi sepertinya OKP - OKP tersebut sudah jalan masing - masing bahkan 
PP dengan tegas membuat Partai Patriot Pancasila. Tidak jarang sepertinya 
masyarakat berhutang kepada OKP sehingga anggota OKP dengan leluasa mengutip 
iuran dari masyarakat dengan sedikit memaksa.
 
Pada waktu pelantikan Kajati Sumatera Utara bapak Sudibyo Saleh, SH, pada malam 
temu pisah dengan Kajati lama, ada seorang preman yang juga pengurus OKP yang 
berkata "Kepada bapak Sudibyo Saleh saya ucapkan selama datang dan selamat 
bertugas, tapi pak ini Medan bapak mengerti sendirilah bagaimana Medan". Kata 
sambutan yang diselipi ancaman yang halus diucapkan ditempat umum. Hal ini 
menunjukkan kalau preman punya gigi di Medan malah bisa mengatur pejabat.
 
Makanya jangan heran kenapa Walikota Medan Drs. Abdillah,Ak, MBa, sampai 
sekarang tidak pernah diperiksa pihak Kejaksaan Tinggi sehubungan dengan 
keuangan Pemerintah Kota Medan. Tahukan anda kalau Pajak Bumi dan Bangunan di 
Medan setiap tahun naik demikian juga dengan pajak - pajak lainnya. PAD kota 
Medan mengalami peningkatan sampai 115% akan tetapi kas Pemko Medan kosong 
bahkan jika pinjaman Pemko Medan ke PT. Bank Sumut tidak cair sampai dalam 
minggu ini, alamat PNS dilingkungan Pemko Medan bisa tidak gajian. Tingkat 
hutang Pemko Medan sangat tinggi, baik hutang kepada rekanan yang telah 
mengerjakan borongan maupun hutang kepada bank SUMUT. Jadi pertanyaannya, 
kemana perginya uang kas Pemko Medan ?
 
Jika anda jalan - jalan ke Kota Medan dan mampir ke kantor Walikota Medan yang 
terletak di jalan Kapten Maulana Lubis anda akan heran melihat kondisi kantor 
tersebut yang mewah dari luar tapi jelek dari dalam. Coba saja lihat lift yang 
ada 2 tapi yang berfungsi hanya 1 yang satu lagi hanya jadi pajangan. Jika akan 
turun ke basement disitu terletak kantin, gudang perlengkapan, fotocopy dan 
Koperasi pegawai Pemko Medan, anda akan lihat keramik lantai yang berlepasan. 
Lalu jika anda naik ke lantai 3 anda akan lihat banyaknya dinding - dinding 
yang kotor. Padahal dalam anggaran (APBD) Kota Medan, ada dana untuk perawatan 
gedung tapi entah kemana dana tersebut raib. Belum lagi dana perawatan jalan 
kota Medan yang berjumlah Rp. 10 milyar dari APBD sementara jalan - jalan kota 
Medan banyak yang berlubang dan rusak.
 
Menjelang Pilkada yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2005, pihak DPRD Kota 
Medan banyak memunculkan nama - nama sebagai calon Walikota termasuk Drs. 
Abdillah , Ak, MBa dan berdasarkan poling koran Pos Metro terbitan Medan, Drs. 
Abdillah, Ak,Mba ini mendapat dukungan yang sangat banyak dengan 253 pendukung. 
Hal ini menunjukkan banyak warga yang buta untuk melihat kebenaran. Memang 
kelihaian Drs. Abdillah, AK,MBa ini dalam menarik simpatik dari masyarakat 
sangat jago, contohnya menjelang Lebaran dia membagikan THR untuk para Nazir 
Mesjid, Bilal Mayit dan kaum dhuafa akan tetapi disamping itu penarik gerobak 
sampah yang berkerja pada Dinas Kebersihan Kota Medan tidak mendapat THR apa - 
apa. Gaji pegawai honorer pada Pemko Medan sudah 2 bulan tidak dibayar padahal 
gaji para pegawai honor tersebut diambil dari APBD Kota Medan jadi tidak 
mungkin tidak ada dana.
 
Kita lihat sajalah apakah serigala berbulu domba ini bisa menang dalam Pilkada 
yang akan datang pada bulan Juni 2005 dengan dukungan dari preman.



Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: