[ppi] [ppiindia] Masjid Ahmadiyah Didemo
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 29 Jul 2005 22:48:54 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Masjid Ahmadiyah
Didemo
Jakarta, BPost
Meski banyak kecaman, tuntutan pembubaran Jemaat Ahmadiyah tidak lantas
berhenti. Setelah mengusir paksa anggota Ahmadiyah dari markasnya di Parung
Bogor, Jumat (29/7) massa dari Gerakan Umat Islam mendemo Masjid Amilah milik
Jemaat Ahmadiyah di Kawasan Harmoni, Jakarta.
Aksi di masjid yang didirikan sejak 1953 itu terjadi usai Shalat Jumat. Massa
menggelar mimbar bebas dan memasang spanduk-spanduk yang meminta Ahmadiyah
dibubarkan dalam waktu 7 x 24 jam. Namun aksi ini tidak disertai anarki
sebagaimana yang terjadi di Parung.
Selama aksi berjalan, ratusan anggota Ahmadiyah terlihat duduk-duduk di dalam
dan luar masjid. Sejumlah aparat kepolisian pun tanpa dengan santai melakukan
penjagaan.Setelah puas menyampaikan orasi, massa pun membubarkan diri.
Menanggapi ini, Ketua Majelis Jemaat Ahmadiyah Cabang Jakarta Pusat, Anugerah
Gunandar, menyatakan siap berdialog dengan kelompok manapun selama tidak
disertai tindak kekerasan. "Sebenarnya kita ingin damai saja. Kita mempunyai
semboyan cinta untuk semua orang tetapi tidak ada kesakitan untuk semua orang,"
katanya.
Sementara itu dalam dalam Munas VII yang berakhir Kamis (29/7), Majelis Ulama
Indonesia kembali mengeluarkan fatwa yang melarang ajaran Ahmadiyah dan
menganggap organisasi itu sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan.
"Fatwa ini untuk menegaskan fatwa MUI tahun 1980 tentang pelarangan Ahmadiyah.
Kami juga meminta pemerintah melarang aliran Ahmadiyah," kata Ketua Komisi
Fatwa MUI Ma'ruf Amin.
Dengan keluarnya fatwa baru ini, permintaan sejumlah pihak agar fatwa tahun
1980 dicabut, menjadi mentah. Para ulama MUI yang terdiri dari unsur
Muhammadiyah, NU, dan ormas Islam lainnya, tetap melarang aliran Ahmadiyah di
Indonesia.
Tolak Fatwa
Sementara itu Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
mengimbau masyarakat tidak menghiraukan fatwa haram MUI terhadap Ahmadiyah.
"Saya minta masyarakat menunggu pendapat Mahkamah Agung. Jangan dengarkan MUI,"
tandas Gus Dur.
Karena itu, mantan Presiden RI ini juga meminta MA segera menggelar sidang
mengenai Ahmadiyah. Permintaan itu dituangkan dalam surat yang dilayangkan ke
Ketua MA Bagir Manan. "Suratnya sudah dikirim karena sudah jelas kita negara
nasional bukan Islam," tegasnya.
Gus Dur bersama sejumlah pemuka agama lain membentuk Aliansi Masyarakat Madani
untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. Tampak turut serta dalam forum ini
Dawam Rahardjo, Djohan Effendy, Ulil Abshar Abdala, Anand Khrisna, Jati Kusuma
(kepercayaan), Pendeta Wenata Sahidin (PGI), Romo Edi (KWI), YH Lamardi (Jamaah
Ahmadiyah Indonesia). dtc
http://www.indomedia.com/bpost/072005/30/nusantara/nusa2.htm
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hqq4519/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122677442/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Take
a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who
cares about public education</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Masjid Ahmadiyah Didemo