[ppi] [ppiindia] Mari Melawan Lupa
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 30 Dec 2005 03:14:45 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
RIAU POS
Mari Melawan Lupa
Jumat, 30 Desember 2005
Lupa memang menjadi salah satu sifat dasar manusia. Namun di penghujung
tahun 2005 ini kita harus berjuang melawannya karena lupa dapat jadi "penyakit"
yang menguntungkan para koruptor negeri ini. Demikianlah, 2005 yang segera
berakhir akan terus diingat karena telah meninggalkan beberapa hal yang
monumental dan cukup membekas dalam ingatan setiap orang.
Alam mengingatkan kita pada tsunami, Azhari cs dalam peledakan bom bali
II, kenaikkan BBM dua kali, termasuk beberapa kealpaan tanggung jawab yang
berujung pada busung lapar, flu burung, dan meninggalnya beberapa penduduk
secara tragis ketika antre dana bantuan langsung tunai.
Kita juga akan terus mengenang polah wakil rakyat yang lebih gemar
menaikkan gaji dan bepergian ke luar negeri daripada menghadiri sidang yang
tentu saja vital bagi seluruh rakyat yang diwakilinya. Korupsi kata yang seolah
identik dengan birokrasi itu sepanjang 2005 masih meninggalkan ingatan buruk
dalam benak kita. Sebab, korupsi seolah tak terkontrol, terjadi di hampir
seluruh sektor pemerintahan.
Moral force atau gerakan moral yang diharapkan sebagai setitik air di
tengah keringnya rasa keadilan rakyat pun tampil dalam wajah abu-abu dan
cenderung ambigu. Kita sulit membedakannya dengan gerakan politis yang
tendensius dan obsesif. Sebab, hampir dalam setiap gerakannya, kelompok yang
kita golongkan sebagai kekuatan moral force, seperti mahasiswa dan LSM, selalu
tampil dalam kemasan yang cenderung politis. Sebab, pengaruh pihak luar tehadap
keduanya tak bisa dilepaskan begitu saja.
atau gerakan moral yang diharapkan sebagai setitik air di tengah
keringnya rasa keadilan rakyat pun tampil dalam wajah abu-abu dan cenderung
ambigu. Kita sulit membedakannya dengan gerakan politis yang tendensius dan
obsesif. Sebab, hampir dalam setiap gerakannya, kelompok yang kita golongkan
sebagai kekuatan , seperti mahasiswa dan LSM, selalu tampil dalam kemasan yang
cenderung politis. Sebab, pengaruh pihak luar tehadap keduanya tak bisa
dilepaskan begitu saja.
Hari ini sulit menemukan gerakan mahasiswa yang secara langsung atau
tidak langsung tidak berafiliasi terhadap kekuatan politik tertentu, baik aktor
maupun partai. Demikian juga, LSM yang tak bisa hidup tanpa funding yang
tentunya sarat kepentingan.
Akibatnya, bukan saja gerakan itu sulit disatukan, namum juga mudah
dipatahkan oleh kekuatan rezim. Susahnya, persatuan yang dilatarbelakangi
tujuan masing-masing gerakan tidak lagi satu, kepentingan rakyat. Moral force
lebih cenderung berselingkuh dengan kekuasaan dan memilih diam ketika ada
kebijakan yang tidak memihak pada kepentingan rakyat.
Selain itu, taktik jitu pemerintah juga berperan besar dalam meredam
setiap gerakan yang melakukan perlawanan. Moral force dipatahkan dengan membius
rakyat melalui propaganda oleh pejabat-pejabat pemerintah atau tokoh-tokoh
agama. Akibatnya, gerakan yang dimotori mahasiwa atau LSM seolah-olah mati suri
karena tidak didukung rakyat.
Melihat kejadian-kejadian yang berlalu sepanjang 2005, ada terbersit
keraguan masih adakah moral force hari ini? Ada beberapa hal yang bisa
dijadikan acuan. Misalnya, gerakan mahasiswa pada saat pemerintahan Megawati
dan SBY-Kalla mengalami fluktuasi.
Itu mengindikasikan, gerakan yang dilakukan berkaitan erat dengan
kepentingan organisasi mahasiswa itu sendiri dan kelompok atau partai politik
yang menjadi afiliasinya. Bahkan, kebijakan satu gerakan mahasiswa tak jarang
segaris dengan kebijakan partai politik tertentu.
Pada saat menjelang kenaikan BBM 1 Oktober lalu, misalnya, ada pertemuan
antarelemen mahasiswa dan juga beberapa LSM. Pertemuan yang tadinya dirancang
untuk membentuk front itu gagal mencapai kata sepakat dalam merumuskan isu yang
akan diusung dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM. Isu itu berisi tuntutan
SBY-Kalla mundur jika harga BBM tetap dinaikkan.
Kegagalan tersebut terjadi karena salah satu gerakan berafiliasi pada
partai politik yang kebetulan partai pendukung pemerintah. Jadi, jika gerakan
mahasiswa yang tergabung dalam organisasi tertentu atau LSM dianggap
representasi dari moral force, itu adalah kekeliruan besar. Sebab, kepentingan
politis sudah sangat kental mewarnai dalam setiap gerakannya.
Namun, hal itu bukan berarti kemunduran. Sebab, wajah gerakan mahasiswa
yang sekarang cenderung politis juga merupakan tuntututan sejarah. Sebab,
ketika Soeharto mundur, yang tampil sebagai penggantinya tidak mampu
melaksanakan reformasi total sehingga bangsa ini tetap tak bisa keluar dari
krisis berkepanjangan. Mundurnya Soeharto ternyata hanya dijadikan elite-elite
politik lain untuk berebut kekuasaan. Jangan lupakan itu. Kita harus terus
berteriak agar mereka sadar rakyat adalah pemilik negeri ini.***
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
For $25, 15 Afghan women can learn to read. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/_smZ4B/SdGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Mari Melawan Lupa