[ppi] [ppiindia] Mari Melawan Lupa

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
RIAU POS

      Mari Melawan Lupa        
      Jumat, 30 Desember 2005  
      Lupa memang menjadi salah satu sifat dasar manusia. Namun di penghujung 
tahun 2005 ini kita harus berjuang melawannya karena lupa dapat jadi "penyakit" 
yang menguntungkan para koruptor negeri ini. Demikianlah, 2005 yang segera 
berakhir akan terus diingat karena telah meninggalkan beberapa hal yang 
monumental dan cukup membekas dalam ingatan setiap orang. 




      Alam mengingatkan kita pada tsunami, Azhari cs dalam peledakan bom bali 
II, kenaikkan BBM dua kali, termasuk beberapa kealpaan tanggung jawab yang 
berujung pada busung lapar, flu burung, dan meninggalnya beberapa penduduk 
secara tragis ketika antre dana bantuan langsung tunai. 


      Kita juga akan terus mengenang polah wakil rakyat yang lebih gemar 
menaikkan gaji dan bepergian ke luar negeri daripada menghadiri sidang yang 
tentu saja vital bagi seluruh rakyat yang diwakilinya. Korupsi kata yang seolah 
identik dengan birokrasi itu sepanjang 2005 masih meninggalkan ingatan buruk 
dalam benak kita. Sebab, korupsi seolah tak terkontrol, terjadi di hampir 
seluruh sektor pemerintahan.


      Moral force atau gerakan moral yang diharapkan sebagai setitik air di 
tengah keringnya rasa keadilan rakyat pun tampil dalam wajah abu-abu dan 
cenderung ambigu. Kita sulit membedakannya dengan gerakan politis yang 
tendensius dan obsesif. Sebab, hampir dalam setiap gerakannya, kelompok yang 
kita golongkan sebagai kekuatan moral force, seperti mahasiswa dan LSM, selalu 
tampil dalam kemasan yang cenderung politis. Sebab, pengaruh pihak luar tehadap 
keduanya tak bisa dilepaskan begitu saja. 

      atau gerakan moral yang diharapkan sebagai setitik air di tengah 
keringnya rasa keadilan rakyat pun tampil dalam wajah abu-abu dan cenderung 
ambigu. Kita sulit membedakannya dengan gerakan politis yang tendensius dan 
obsesif. Sebab, hampir dalam setiap gerakannya, kelompok yang kita golongkan 
sebagai kekuatan , seperti mahasiswa dan LSM, selalu tampil dalam kemasan yang 
cenderung politis. Sebab, pengaruh pihak luar tehadap keduanya tak bisa 
dilepaskan begitu saja. 
      Hari ini sulit menemukan gerakan mahasiswa yang secara langsung atau 
tidak langsung tidak berafiliasi terhadap kekuatan politik tertentu, baik aktor 
maupun partai. Demikian juga, LSM yang tak bisa hidup tanpa funding yang 
tentunya sarat kepentingan.


      Akibatnya, bukan saja gerakan itu sulit disatukan, namum juga mudah 
dipatahkan oleh kekuatan rezim. Susahnya, persatuan yang dilatarbelakangi 
tujuan masing-masing gerakan tidak lagi satu, kepentingan rakyat. Moral force 
lebih cenderung berselingkuh dengan kekuasaan dan memilih diam ketika ada 
kebijakan yang tidak memihak pada kepentingan rakyat. 


      Selain itu, taktik jitu pemerintah juga berperan besar dalam meredam 
setiap gerakan yang melakukan perlawanan. Moral force dipatahkan dengan membius 
rakyat melalui propaganda oleh pejabat-pejabat pemerintah atau tokoh-tokoh 
agama. Akibatnya, gerakan yang dimotori mahasiwa atau LSM seolah-olah mati suri 
karena tidak didukung rakyat. 


      Melihat kejadian-kejadian yang berlalu sepanjang 2005, ada terbersit 
keraguan masih adakah moral force hari ini? Ada beberapa hal yang bisa 
dijadikan acuan. Misalnya, gerakan mahasiswa pada saat pemerintahan Megawati 
dan SBY-Kalla mengalami fluktuasi. 


      Itu mengindikasikan, gerakan yang dilakukan berkaitan erat dengan 
kepentingan organisasi mahasiswa itu sendiri dan kelompok atau partai politik 
yang menjadi afiliasinya. Bahkan, kebijakan satu gerakan mahasiswa tak jarang 
segaris dengan kebijakan partai politik tertentu. 


      Pada saat menjelang kenaikan BBM 1 Oktober lalu, misalnya, ada pertemuan 
antarelemen mahasiswa dan juga beberapa LSM. Pertemuan yang tadinya dirancang 
untuk membentuk front itu gagal mencapai kata sepakat dalam merumuskan isu yang 
akan diusung dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM. Isu itu berisi tuntutan 
SBY-Kalla mundur jika harga BBM tetap dinaikkan. 


      Kegagalan tersebut terjadi karena salah satu gerakan berafiliasi pada 
partai politik yang kebetulan partai pendukung pemerintah. Jadi, jika gerakan 
mahasiswa yang tergabung dalam organisasi tertentu atau LSM dianggap 
representasi dari moral force, itu adalah kekeliruan besar. Sebab, kepentingan 
politis sudah sangat kental mewarnai dalam setiap gerakannya.


      Namun, hal itu bukan berarti kemunduran. Sebab, wajah gerakan mahasiswa 
yang sekarang cenderung politis juga merupakan tuntututan sejarah. Sebab, 
ketika Soeharto mundur, yang tampil sebagai penggantinya tidak mampu 
melaksanakan reformasi total sehingga bangsa ini tetap tak bisa keluar dari 
krisis berkepanjangan. Mundurnya Soeharto ternyata hanya dijadikan elite-elite 
politik lain untuk berebut kekuasaan. Jangan lupakan itu. Kita harus terus 
berteriak agar mereka sadar rakyat adalah pemilik negeri ini.*** 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
For $25, 15 Afghan women can learn to read. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/_smZ4B/SdGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: