[ppi] [ppiindia] Mampukah Pasar Lelang Angkat Kesejahteraan Petani?
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 28 Aug 2005 22:08:07 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/8/29/o1.htm
Mampukah Pasar Lelang Angkat Kesejahteraan Petani?
BADAN Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat data 48% penduduk Bali terbesar ada
di pedesaan dengan mata pencarian di sektor pertanian. Pada awal-awal program
pembangunan di sektor pertanian, kontribusinya terhadap PDRB (produk domestik
regional bruto) Bali sempat melebihi 50%. Sejalan majunya sektor pariwisata,
sektor pertanian mulai dilupakan. Pemerintah dan pengusaha pun lebih suka
mengimpor komoditi pertanian, apakah itu beras, buah maupun komoditi lainnya
dari luar negeri.
Akibatnya, petani kita semakin miskin dan tidak berdaya menghadapi perkembangan
global.
Setiap tahun dan setiap musim panen, masalah yang dihadapi oleh petani bukan
kegembiraan, tetapi kepedihan karena harga komoditi hasil panennya anjlok di
pasar.
Di sisi lain mereka membutuhkan uang untuk menutupi modal dan pinjaman yang
telah dikeluarkan sebelumnya serta untuk meneruskan kehidupannya. Pasar
tradisional desa, maupun KUD (koperasi unit desa) yang diharapkan dapat membeli
komoditinya tidak bisa berbuat banyak. Mereka terpaksa menjual hasil panennya
dalam tekanan harga oleh pedagang untuk melanjutkan kelangsungan hidupnya.
Melihat kenyataan seperti itu, kapan petani Bali bisa sejahtera dan tidak
meninggalkan sawah maupun ladang mereka? Meski demikian, ada kabar baik dari
kantor Gubernur Bali. Pemerintah Daerah Bali menyelenggarakan Pasar Lelang
Komoditi Agro (PLKA) -- Bali Post (26/8). Nilai transaksinya sekitar Rp 8,3
milyar. Nilai tersebut masih jauh dari harapan mengingat hanya delapan komoditi
yang berhasil dilelang dari 30 komoditi yang ikut dalam pelelangan tersebut.
Kegagalan ini hendaknya menjadi cermin dari jajaran Dinas Pertanian, Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Bali. Penyebab kegagalan itu mesti segera dicari
sehingga petani tidak apriori terhadap pasar lelang komoditi agro ini. Apakah
tempat lelangnya jauh dari sentra-sentra produksi, kualitasnya yang kurang atau
pembeli yang kurang karena krisis ekonomi yang ditandai dengan melemahnya nilai
rupiah ke kisaran 10.000-an per dolar AS.
Komoditi pertanian memang mempunyai ciri yang khas, selain berumur terbatas
juga hanya dipanen pada waktu-waktu tertentu saja. Akibatnya fluktuasi harga
sangat besar, dan ditambah oleh pengaruh harga di pasar internasional. Sebab
itu, komoditi pertanian ini mempunyai sistem dan mekanisme perdagangan yang
spesifik. Sayangnya pemerintah belum dapat mengembangkan sistem dan
mekanismenya secara meluas dan baik.
Dengan mempelajari berbagai kelemahan itu, pada penyelenggaraan pasar lelang
komoditi yang akan datang kita harapkan transaksinya bisa dilipatgandakan.
Pasar komoditi ini bukanlah proyek Pemprop Bali, tetapi pasar buat petani.
Melalui pasar lelang ini diharapkan posisi tawar petani bisa meningkat, harga
lebih transparan dan kesejahteraan petani bisa meningkat. Tampaknya sistem dan
mekanisme perdagangan komoditi pertanianlah yang harus dibenahi dan dibentuk.
Pasar ini perlu terus disosialisasikan ke sentra-sentra petani.
Pengembangan pasar lelang ini hendaknya dapat mempersingkat mata rantai
perdagangan dengan mempertemukan penjual (petani) dan pembeli (pedagang) secara
langsung. Meningkatkan posisi tawar petani sehingga dapat meningkatkan
pendapatan petani. Mewujudkan harga yang transparan sehingga dapat dipakai
sebagai acuan bagi pelaku pasar. Meningkatkan mutu dan produktivitas sehingga
meningkatkan daya saing. Mewujudkan kepastian dan perluasan pemasaran dan
membantu petani membuat perencanaan/pola tanam secara sinergi.
Sistem penyelenggaraan pasar lelang masih perlu terus disempurnakan, termasuk
melibatkan pihak swasta. Pasar lelang di berbagai daerah di Indonesia termasuk
Bali, sampai saat ini masih dilaksanakan oleh Dinas Perindag dengan asistensi
Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) terutama berkaitan
dengan sistem dan pengaturannya.
Di masa depan pasar lelang tersebut diharapkan dimiliki dan dikelola sepenuhnya
oleh peserta lelang atau pihak swasta. Dengan demikian tidak ada kesan lagi,
pasar lelang ini proyek yang menjadikan petani sebagai objeknya.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Mampukah Pasar Lelang Angkat Kesejahteraan Petani?