[ppi] [ppiindia] Mahasiswa Uncen ditembak dari jarak 3 meter

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
JAYAPURA POS

Jumat, 31 Maret 2006  
Mahasiswa Uncen ditembak dari jarak 3 meter 

Korban mengira bunyi ban motor yang pecah 



JAYAPURA-Kasus penembakan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, 
Asio Richard Ick (27), Selasa (28/3) 19.30 WIT di Buper Waena., masih 
diselimuti kabut. Aparat gabungan Polda Papua dan Polresta Jayapura terus 
mempertajam hasil olah tempat kejadian dan telah memeriksa sejumlah saksi, 
namun belum ada seorangpun yang kini dijadikan sebagai tersangka. 

Keluarga korban Anike Karet (30) dan Andia Insyur (26) mengatakan, pada Selasa 
naas itu korban dan orangtuanya sementara merayakan syukuran atas diwisudanya 
korban di rumah korban, usai syukuran korban mengajak istri dan tiga anaknya ke 
Bumi Perkemahan (Buper) Waena untuk memancing, ketika waktu menjelang sore ia 
bersama istri dan anaknya kemudian pulang. 

Kemudian istri dan anaknya langsung menuju ke rumahnya, sedangkan korban masih 
berceritra dengan sejumlah teman-teman dekatnya. 

Saat berbincang, dengan temannya, tepatnya di mata jalan menuju rumah korban 
(30 meter dari gedung Paramuka), tiba-tiba ada dua motor dari arah atas Buper, 
menuju ke arah Gedung Parmuka, menurut saksi mata, motor tersebut, ada yang 
model GL Pro, dan moter bebek jenis Honda Supra yang berboncengan masing-masing 
di atas motor dua orang, sehingga jumlah penembak gelap tersebut, diperkirakan 
empat orang. 

Salah satu motor, berjalan di depan, disusul motor berikutnya, motor berikut 
ini, yang kemudian melepaskan satu tembakan. Sehingga peluru tersebut menyarang 
di bagian rusuk kanan korban. ''Setelah melepaskan tembakan,penembak gelap 
tersebut, langsung melarikan diri,'' kata keduanya. 

Korban sempat mengira bahwa, bunyi tembakan tersebut, adalah bunyi ban motor, 
yang kemungkinan pecah, setelah beberapa menit, tiba-tiba ia merasakan bahwa, 
dirinya tertembak, sehingga korban, seketika merebahkan dirinya ke jalan aspal, 
sambil menjerit minta tolong kepada teman-temannya. 

"Asio sempat, mengatakan kepada temannya bunyi ban motor yang pecah kah?, 
beberapa detik, baru ia rasakan sakit, bahwa ia ditembak," ujar saksi tersebut. 

Salah satu temanna korban, yang saat kejadian bersama dengan korban, langsung 
lari menuju rumah keluarga kemudian mengatakan, bahwa korban ditembak oleh 
orang tak dikenal, keluarga korban langsung kaget, lalu semua menuju ke tempat 
kejadian dan mengatar korban ke Rumah Sakit Katholik Dian Harapan Waena untuk 
mendapatkan perawatan. 

Korban langsung di operasi, oleh Tim dokter rumah sakit Dian Harapan Waena, 
yang diketuai oleh ahli bedah dr Theo Rampas, Sp,B, yang berhasil melakukan 
opersi. Operasi berjalan tiga jam lebih tepatnya pukul 02.00 WIT-O4.30 WIT, dan 
berhasil mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. 

Menurut Dr Theo, operasi yang ia lakukan, adalah operasi keselamatan pasien, 
dan dari hasil operasi tersebut, ia berhasil mengelurkan benda asing tersebut, 
yang berbentuk peluru, berwarna methalik. 

Dr Theo mengatakan, benda asing tersebut masuk lewat, rusuk kanan, dan menembus 
kantung kemih (kencing), dan sempat merobek ginjal bawah, dan sempat juga 
mengenah usus. 

Kondisi akhir korban, saat ini sudah normal dan berada di ruang inap kelas I RS 
Dian Harapan Weana, namun masih memerlukan beberapa waktu, untuk mengembalikan 
kondisinya. 

Polda Papua, selanjutnya melakukan tempat kejadian, termasuk rekontruksi ulang 
kejadian, hasil rekuntruksi tersebut, memperlihatkan beberapa tahap. 

Tahap pertama, dimana korban sedang duduk, dan bercerita, dengan 
teman-temannya, pad tahap kedua penembak gelap melakukan penembakan terhadap 
korban, dengan jarak tembakan ditaksir tiga meter lebih, pada tahap ketiga, 
setelah ditembak korban kemudian jatuh, sehingga ada darah yang terlihat di 
aspal, tahap ke-empat, ada salah satu motor, yang berada di depan korban, 
sekitar jarak lima meter. Polisi sementara ini, masih melakukan penyelidikan 
terhadap, pelaku penembakan tersebut.(cak) 


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: