[ppi] [ppiindia] MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 7 Mar 2006 01:54:43 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
Refleksi: Pemerintah pusat sama sekali tidak memperhatikan suara dan kehendak
rakyat daerah. Pengangkatan kepala daerah denagn kedok pemilihan tak beda
dengan raja feodal mengangkat bupati tanpa menghiraukan apakah rakyat setuju
atau tidak, yang penting dan dibutuhkan ialah supaya upeti masuk kantong.
http://www.suarapembaruan.com/News/2006/03/06/Utama/ut01.htm
SUARA PEMBARUAN DAILY
MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar
JAYAPURA - Majelis Rakyat Papua (MRP) menyesalkan sikap pemerintah pusat yang
dengan gigih mendorong pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung
di Irian Jaya Barat (Irjabar) 11 Maret mendatang, dengan mengabaikan
rekomendasi MRP belum lama ini
"Kita minta pemerintah pusat menjelaskan penolakan atas rekomendasi MRP yang
merupakan hasil konsultasi publik dari rakyat di Irian Jaya Barat. Rakyat di
Tanah Papua yang adalah bekas Provinsi Irian Jaya seperti diamanatkan
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua
mau mendengar penjelasan dari pemerintah soal rekomendasi MRP yang diabaikan
Jakarta," ujar Ketua MRP Agus Alue Alua dalam percakapan dengan Pembaruan di
Jayapura, Senin (6/3) pagi.
MRP, tuturnya, menyayangkan sikap pemerintah pusat yang memberlakukan
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dalam Pilkada
Irjabar. Payung hukum tersebut ternyata, merupakan upaya untuk memecah belah
kesatuan kultural di Tanah Papua.
"Pemerintah Pusat selalu bersikap mendua dalam menangani segala persoalan
berkaitan dengan pembangunan di Tanah Papua. Oleh karena itu kami tetap menolak
pelaksanaan Pilkada Irjabar yang melanggar amanat UU Otsus, Peraturan
Pemerintah Nomor 54 Tahun 2004 tentang Majelis Rakyat Papua yang mengamanatkan
penyelesaian masalah Papua secara bersama-sama antara MRP, DPRP, Pemerintah
Provinsi Papua, dan Pemerintah Pusat," ujarnya.
"Kita minta pemerintah pusat segera menjelaskan latar belakang penggunaan
payung hukum UU no 32 Tahun 2004. Jadi apa artinya kekhususan Papua dalam
Otsus," sambungnya.
Dia menambahkan, MRP tidak kecewa atas sikap pemerintah pusat. Tetapi sangat
mengherankan bagi rakyat di Tanah Papua. Sesungguhnya pemerintah pusat mau
membangun Papua atau terus meneruskan menekan rakyat dan mengeruk kekayaan
alamnya.
Warga Tolak Pilkada
Sementara itu, Senin (6/3) pagi, ratusan warga dari Kabupaten Sorong, Kota
Sorong, Raja Ampat, dan Sorong Selatan berdemonstrasi menolak Pilkada Irjabar
11 Maret mendatang. Mereka menyatakan tidak ikut pilkada, dan menyerahkan
kepada kabupaten lainnya melaksanakan pilkada, yaitu, Fakfak, Kaimana, Teluk
Bintuni, Teluk Wondama, dan Manokwari.
Sebelumnya, MRP merekomendasikan pembentukan Provinsi Irjabar agar tidak
dilakukan saat ini. Menurut MRP, warga Irjabar mengikuti hak pilihnya pada
Pilkada Papua 10 Maret mendatang.
Rekomendasi MRP ini telah diserahkan ke pemerintah melalui Wakil Presiden Jusuf
Kalla, baru-baru ini.
Pemerintah ketika itu, berjanji akan mempelajari lebih dahulu rekomendasi
tersebut, namun Mendagri Moh Ma'ruf menyatakan Pilkda Irjabar bisa dilaksanakan
pada 11 Maret mendatang.
Menurut MRP, pembentukan Provinsi Irjabar tidak dilakukan saat ini karena tidak
sesuai dengan UU Otsus.
Namun menurut sumber lain, ketika pertemuan itu, Wapres Jusuf Kalla bersikeras
untuk melaksanakan Pilkada Irjabar berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah. (ROB/M-7)
Last modified: 6/3/06
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] MRP Sesalkan Jakarta Dorong Pilkada Irjabar