[ppi] [ppiindia] Longsor di Kota Padang, Sedikitnya 15 Tewas

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/03/utama/2019115.htm

 
Longsor di Kota Padang, Sedikitnya 15 Tewas 
Jalan Lintas Tengah Sumatera Putus



Oleh: Yurnaldi

Padang, Kompas - Hujan lebat yang melanda Kota Padang dan sekitarnya sepanjang 
Kamis sampai Jumat (2/9) menimbulkan bencana dan menelan korban jiwa. Tidak 
saja ribuan rumah di sejumlah kawasan digenangi air bah, tetapi hujan tersebut 
juga menimbulkan bencana longsor di kawasan perbukitan.

Di Bukit Gaung, Kelurahan Gaung Teluk Nibung, Sungai Baremas Nan XX, Kecamatan 
Lubuk Begalung, sekitar 300 meter dari Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, 
sembilan rumah yang dihuni 10 keluarga (41 jiwa) tertimbun longsor.

Korban meninggal, menurut laporan Lurah Nur Ikhwan, sedikitnya 15 orang. 
Kemarin korban meninggal yang sudah dievakuasi berjumlah 11 orang. Lima orang 
dievakuasi mulai pukul 08.00 sampai pukul 10.00, yakni Buk Darmiko (60), Rifal 
(5), Yumelda alias Cik Elok (35), Ediswar (35), dan Pondo (45). Korban lainnya 
dievakuasi pukul 10.00 sampai pukul 20.00, yakni Sawarni (70), Nanda (17), Yani 
(21), Adek, Yus (31) dan anaknya, Tika (3).

Tiga belas korban yang selamat pun sudah dievakuasi. Dari jumlah itu, empat 
orang luka serius, patah tulang, yakni Arta Gunawan (40), Jeni Hartati (35), 
Windi (11), dan Rehan (13). Empat korban luka berat ini dievakuasi ke Rumah 
Sakit Tentara Rekso Diwiryo, Ganting, Padang.

Dari 41 jiwa warga yang menghuni sembilan rumah yang tertimbun itu, 
diperkirakan masih ada korban yang tertimbun. Paling sedikit, korban meninggal 
sekitar 15 orang. Sebelas orang di antaranya sudah ditemukan.

Upaya penyelamatan

Wali Kota Padang Fauzi Bahar yang tiba di lokasi 15 menit setelah bencana 
terjadi langsung memimpin upaya evakuasi. Sampai Jumat siang Fauzi masih tampak 
sibuk mengerahkan semua kekuatan pemerintah kota untuk melakukan upaya 
penyelamatan.

"Ketika berada di lokasi posko penyelamatan helikopter Polda Sumbar yang jatuh 
di kawasan Panorama I, Bukit Sitinjau Laut, saya mendapat informasi bencana 
tanah longsor di Gaung. Saya langsung bergerak ke lokasi, dan musibah yang 
melanda Kota Padang membuat kita prihatin. Ribuan rumah warga Padang lainnya 
digenangi air bah sampai ketinggian 150 sentimeter. Sementara longsor 
diperkirakan menelan puluhan korban jiwa," tuturnya.

Kawasan Bukit Gaung yang longsor itu tingginya sekitar 200 meter dengan 
kemiringan tanah sekitar 60 derajat. Di bawah, tempat pemakaman, masih di 
tebing-tebing bukit, berdiri sejumlah bangunan tempat tinggal dan kedai/toko. 
Lokasinya tak jauh dari Pasar Gaung, sekitar 300 meter dari simpang Pelabuhan 
Teluk Bayur, di tepi jalan lintas barat Sumatera jalur Padang- Painan-Bengkulu.

Panjang longsoran sekitar 100 meter dan lebar 50 meter. Material longsoran 
berupa bebatuan dan tanah menyapu sembilan rumah.

Fauzi Bahar meminta warga yang bermukim di sejumlah pinggang perbukitan tetap 
waspada. Longsor susulan bisa terjadi jika hujan terus turun karena kondisi 
tanah di sekitar lokasi bencana masih labil.

"Tempat tinggal di daerah perbukitan sebenarnya dilarang. Cuma mungkin 
peraturan belum ditegakkan dengan konsisten. Sekarang saya minta warga yang 
tinggal di daerah rawan bencana di perbukitan segera memikirkan tempat tinggal 
baru," kata Fauzi.

Sudah mengingatkan

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera 
Barat (Sumbar) Ir Bambang Istijono mengatakan, jauh-jauh hari pihaknya sudah 
mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan dan mengetahui kecenderungan 
longsor sedini mungkin.

"Kota Padang rawan bencana longsor karena terkait dengan keadaan geologis yang 
merupakan jalur Bukit Barisan. Sementara di daerah perbukitan sudah banyak 
dibangun perumahan sehingga mengurangi daya serap air. Air yang mengalir deras 
dari puncak bukit bisa memicu longsor, apalagi ketika musim panas sebelumnya 
terjadi rengkahan- rengkahan sehingga air masuk melalui rengkahan itu," ujarnya.

Bambang melukiskan, musibah tanah longsor di Sumbar periode 1990-2004 terjadi 
pada 30 lokasi dengan korban 139 orang, 65 rumah hancur, dan merusak 204,42 
hektar lahan pertanian.

Kalau dilihat dalam peta nasional, tanah longsor di Sumbar dari segi korban 
jiwa menduduki urutan ketiga setelah Jawa Barat (termasuk Banten) 550 orang 
meninggal dan Jawa Tengah 233 orang meninggal. Sedangkan untuk Sumatera, jumlah 
korban jiwa akibat tanah longsor di Sumbar merupakan yang tertinggi, jauh di 
atas provinsi lain.

Tentang warga yang menjadi korban, Fauzi Bahar mengatakan, biaya pengobatan dan 
pemakaman akan ditanggung Pemerintah Kota Padang. Warga yang kehilangan tempat 
tinggal akan direlokasi ke tempat lain.

Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang dan sekitarnya juga menyebabkan 
terputusnya jalan lintas Sumatera jalur Padang-Painan-Bengkulu dan 
Padang-Solok-Jakarta.

Wakil Kepala Dinas Prasarana Jalan Provinsi Sumbar Doddy Ruswandi mengatakan, 
akibat hujan lebat sepanjang Kamis dan Jumat, sejumlah ruas jalan di Sumbar 
putus karena badan jalan tertimbun tanah longsor dan digenangi air bah.

"Di jalan lintas tengah Sumatera jalur Padang-Solok-Jakarta, di Kilometer 20 
dari Padang terjadi longsor sehingga jalur padat arus lalu lintas itu 
terputus," kata Doddy menjelaskan.

"Kemudian di lintas barat Sumatera jalur Padang-Painan-Bengkulu, antara 
Kilometer 15 sampai Kilometer 40 terdapat sejumlah titik yang longsor, menimbun 
badan jalan dan menyebabkan jalur itu terputus," kata Doddy menambahkan.

Di Kilometer 34 badan jalan digenangi air bah sampai ketinggian satu meter.

Kota Padang dengan luas 695 kilometer persegi dan penduduk 880.000 jiwa 
terletak pada dataran aluvial yang terbentuk oleh tiga aliran sungai utama, 
yaitu Batang Arau, Batang Kuranji, dan Batang Air Dingin, dengan daerah 
tangkapan hujan yang bersumber dari Gunung Bolak, Gunung Lantiak, dan Gunung 
Bongsu, masing-masing seluas 172 km persegi, 231 km persegi, dan 131 km persegi.

Di dalam areal 695 km persegi tersebut, kata Fauzi menjelaskan, terdapat 
kawasan rawan banjir seluas 3.500 hektar, yakni 1.600 hektar di permukiman 
penduduk, 1.500 hektar lahan sawah, dan 400 hektar lahan rendah lainnya.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/j2WM0C/PbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts:

  • » [ppi] [ppiindia] Longsor di Kota Padang, Sedikitnya 15 Tewas