[ppi] [ppiindia] Lagi, Gereja Ditutup Paksa di Bandung
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Mon, 29 Aug 2005 12:25:44 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suarapembaruan.com/News/2005/08/29/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
KH Hasyim Muzadi: Jangan Merusak Gereja
Lagi, Gereja Ditutup Paksa di Bandung
LUMAJANG - Ketua Umum PBNU KH Drs Hasyim Muzadi mengingatkan, agar warga NU
(nahdliyin) jangan pernah ikut-ikutan menggunakan kekerasan dan merusak rumah
ibadah umat kristiani (gereja) mau pun umat beragama lain. Apapun alasannya,
kekerasan dan perusakan tempat ibadah sama sekali tidak dibenarkan oleh hukum
dan agama.
"Tindakan perusakan dan penutupan tempat ibadah umat kristiani di Bandung, Jawa
Barat oleh sekelompok orang belum lama ini adalah keliru. Sebab, jika ada
kekurangan atau kelalaian dari penyelenggara gereja, seharusnya dikembalikan
kepada aparat keamanan penegak hukum, bukan main hakim sendiri," ujar Hasyim,
di sela-sela acara Halaqah Manajemen Pengelolaan Pesantren di Ponpes Bustanul
Ulum, Krai, Yosowilangun, Lumajang, Sabtu (27/8) .
Lebih lanjut dikemukakan, masyarakat tidak bisa main hakim sendiri karena
menilai umat beragama lain (kristiani) tersebut melakukan kesalahan. "Mestinya
mereka tinggal mendesak aparat yang berwenang untuk menangani permasalahan itu
dan tidak main hakim sendiri," tegas Kiai Hasyim sambil menambahkan, bisa jadi
pihak pimpinan kristiani di kawasan itu sudah meminta izin ke pihak berwenang
untuk bisa menggunakan rumah warga sebagai tempat ibadah sementara.
Agar aksi perusakan belasan tempat ibadah di Bandung dan ditempat-tempat lain
tidak berlarut-larut, PBNU bersama-sama pihak Persekutuan Gereja-gereja se
Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) akan mendatangi
Kapolri Jenderal Polisi Sutanto agar mengambil alih tanggung jawab tersebut.
Sementara itu dari Bandung dilaporkan, puluhan warga asal Cisewu Garut Selatan
yang diintimidasi oleh sekelompok orang tertentu , karena memeluk agama Kristen
masih berlindung dan sejak April lalu tidak berani kembali pulang ke kampung
halamannya.
Gembala Gereja Kristen Pasundan Pdt Chita R Baiin ketika dikonfirmasi
Pembaruan, Senin (29/8) mengatakan para jemaat tersebut telah memeluk Kristen
sejak 1987 dan mereka melakukan itu karena pencarian sendiri dan adanya
keyakinan hak untuk memilih agama.
"Dalam praktek ajarannya, GKP menghindari cara mengiming-imingi orang untuk
masuk Kristen dengan bantuan ekonomi atau apapun juga. Kami sangat hati-hati
dan selektif. Interaksi GKP dengan masyarakat Sunda sudah terjadi sejak tahun
1934 dan kebanyakan dari mereka masuk Kristen karena keinginannya sendiri"
ujarnya.
Selanjutnya ia mengatakan, jemaat tersebut memeluk Kristen karena masuk ada
pengalaman batiniah pribadi.
"Yang jelas sekarang saya prihatin, karena pada jemaat yang sederhana dan hidup
dari bertani itu sudah berbulan-bulan tidak bisa lagi melaksanakan kehidupan
dengan normal dan anak-anak terganggu masa depannya karena tidak sekolah. Belum
lagi gangguan psikologis yang menimpa mereka," katanya.
Pdt Chita mengatakan kasus ini sudah diajukan kepada Gus Dur dan Komnas HAM dan
pihak Komnas HAM sudah menanggapi antara lain mereka akan mempertanyakan
perlunya dilanjutkan atau tidak SKB yang 'merepotkan' dari segi hukum dan
perlindungan HAM untuk keperluan beribadah.
Penutupan Gereja
Sementara itu, Aliansi Gerakan Anti Pemurtadan (AGAP) kembali melakukan aksi
penutupan gereja yaitu Gereja Katolik di Komplek Margahayu Raya Blok R-88,
Bandung pada Sabtu (27/8) lalu.
Romo Iwan dari Gereja Katolik Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria kepada
Pembaruan, Minggu (28/8) mengatakan aksi penutupan terhadap Cabamg gerejanya
tersebut dilakukan saat jemaatnya baru menyelesaikan ibadah.
Menurutnya, gereja yang dipimpinnya tersebut biasa melayani setiap Sabtu petang
Pk. 17.00 - 18.30 dengan jumlah jemaat sekitar 90-100 orang.
"Gereja ini sudah berdiri sejak tahun 1986 dan selama ini tidak ada masalah.
Baru sekarang kami mendapat protes tapi kebanyakan dari mereka bukan masyarakat
setempat. Mereka datang dari luar," ujarnya. Karena khawatir terjadi konflik
yang lebih jauh, maka pihaknya memilih mengalah untuk sementara waktu tidak
melaksanakan ibadah. 150/070)
Last modified: 29/8/05
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Lagi, Gereja Ditutup Paksa di Bandung