[ppi] [ppiindia] Kualitas Kesehatan Jiwa Masyarakat Kita

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/10/19/o2.htm

Kualitas Kesehatan Jiwa Masyarakat Kita



DALAM kehidupan sehari-hari akhir-akhir ini kita sering mengamati meruaknya 
sikap arogan dan tindakan destruktif yang digunakan sebagai cara untuk 
mengekspresikan pikiran dan perasaan. Kita pun mengamati bunuh diri sering 
dipilih sebagai jalan pintas dalam menyelesaikan masalah. Tindak kekerasan di 
lingkungan rumah tangga juga terkesan tambah marak. Faktor penyebabnya, ada 
yang serius, ada pula yang sepele. Kita ingin menatap fenomena ini dari aspek 
kesehatan jiwa. Apa yang sebenarnya sedang terjadi di sebagian masyarakat kita 
sekarang ini?   

Di tengah maraknya jenis-jenis penyakit yang sedang menghantui sebagian 
masyarakat kita akhir-akhir ini, seperti flu burung, demam berdarah, polio, 
kita tergelitik untuk menyoroti penyakit yang sering luput dari perhatian kita, 
yakni penyakit kejiwaan. Penyakit tersebut, sekarang ini sudah merupakan 
fenomena yang memprihatinkan.

Kualitas kesehatan jiwa selama ini sering dikaitkan dengan persoalan dan 
kejadian di masyarakat yang bisa menjadi faktor penyebabnya. Misalnya, 
kesulitan ekonomi keluarga akibat naiknya harga BBM atau tragedi meledaknya 
bom, yang sering membuat orang trauma, stres, atau yang menyebabkan anggota 
keluarganya cacat fisik bahkan meninggal. Kondisi dan kejadian seperti itu bisa 
mempengaruhi keseimbangan jiwa atau kualitas kesehatan jiwa seseorang.

 Sebaliknya, kelabilan jiwa bisa juga berdampak pada timbulnya jenis penyakit 
lain. Jenis-jenis penyakit dalam yang sering menimpa organ tubuh yang vital, 
selain bisa membuat jiwa seseorang labil, juga bisa timbul akibat rendahnya 
kualitas kesehatan jiwa seseorang. Kasus bunuh diri dan tindak kekerasan di 
lingkungan rumah tangga yang cenderung meningkat akhir-akhir ini bisa juga 
akibat kelabilan jiwa atau dengan kata lain rendahnya kualitas kesehatan jiwa 
seseorang.

Dalam upaya menanggulangi penyakit multidimensi ini, diperlukan penanganan 
menyeluruh dan terpadu. Hal tersebut dilakukan seiring upaya untuk meningkatkan 
kualitas kesehatan jiwa seseorang yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan 
jiwa sosial.

Sebagaimana jenis penyakit lain, penyakit yang terkait kejiwaan ini seyogianya 
tidak diatasi setelah penyakitnya parah. Juga berlaku di sini prinsip bahwa 
mencegah lebih baik daripada mengobati.

Timbulnya kelabilan jiwa saat menghadapi persoalan besar yang tak kunjung 
terpecahkan sebenarnya bisa dicegah apabila yang bersangkutan memiliki kualias 
kesehatan jiwa. Bunuh diri tidak dijadikan jalan pintas, tindak kekerasan di 
lingkungan rumah tangga maupun sikap arogan di masyarakat tidak dijadikan cara 
satu-satunya untuk memecahkan masalah. Persoalan kuncinya, bagaimana mewujudkan 
kualitas kesehatan jiwa itu.

Kita hargai upaya-upaya penanganan pasien yang mengidap penyakit kejiwaan 
dengan menerapkan pendekatan multidisiplin. Wajar demikian, karena bicara soal 
kualitas kesehatan jiwa, tidak lepas dari persoalan karakter dan perilaku. 
Perasaan seperti suka menyimpan dendam, cepat tersinggung, karakter seperti 
gampang putus asa, mudah marah, akan sangat mempengaruhi kesehatan jiwa 
seseorang. Sebaliknya, karakter sabar, perasaan berbahagia, besar pula 
pengaruhnya.

Fenomena penyakit kejiwaan akhir-akhir ini seyogianya mendorong kita untuk 
lebih serius menangani dan menerapkan pola hidup sehat. Perlu ada sosialisasi 
tentang pemahaman yang benar terhadap faktor-faktor yang bisa menunjang 
terwujudnya pola hidup sehat, secara perorangan, di lingkungan keluarga, atau 
di tengah masyarakat luas. Gerakan melenyapkan kebiasaan menenggak minuman 
keras, misalnya, juga harus ditempatkan sebagai bagian integral dari upaya 
mewujudkan pola hidup sehat dan harus dilakukan dengan hati yang tidak mendua.  
 

Selain pendekatan agamais, cobalah tiap persoalan yang terkait kejiwaan, mental 
maupun moral, karakter maupun perilaku, disentuh pula dengan pendekatan praktis 
dan kongkret, di antaranya lewat pendekatan kesehatan.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts:

  • » [ppi] [ppiindia] Kualitas Kesehatan Jiwa Masyarakat Kita