[ppi] [ppiindia] Keputusan Privatisasi di Tangan Komite Privatisa

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**Refleksi: Para koruptor mempunyai akal pelanduk yang luar biasa hebat. 
Umumnya mereka rajin memberi sumbangan untuk pembangungan rumah-rumah ibadah. 
Tentunya ini suatu refleksi kemurahan hati yang sangat gemilang. Tetapi dibalik 
kegemilangan semacam itu terkandung harapan agar Tuhan mencatat dan ingat bahwa 
mereka melakukan kebaikan bagi umat di bumi, dan kelak jika napas mereka habis 
spererti balon kehabisan udara,  supaya mereka  tidak dilemparkan untuk 
dipanggang seperti kebab diatas bara api neraka, tetapi turut dilimpahkan 
menikmati kelesatan surgawi. Senang di bumi selamat ke surga. 

Dengan adanya sumbangan  koruptor untuk membangun rumah ibadah mereka 
menampilkan image kepada rakyat yang  dininabobokan dengan mantra-mantra 
kesucian untuk berpendapat bahwa kemurahan hati penderma mempunyai berperhatian 
besar untuk menyelematkan kaum miskin melarat di dunia seberang. 

Secara jasmaniah duniawi maupun surgawi boleh dibilang mereka mau selamat dan 
diselamatkan. Tetapi, bagaimana dengan harta-harta hasil korupsi yang 
membengkak bertambah banyak di tempat-tempat persembunyian. Apakah mau terus 
gelap-gelapan? Tentu tidak.  Setiap penjahat yang bersembunyi di tempat gelap,  
suatu ketika perlu keluar  untuk disinari matahari seperti orang biasa, atau 
lehi jelas lagi sebagai orang saleh yang tak bernoda kebengisan. Hal ini pun 
berlaku pada harta-haryang disembunyikan oleh para koruptor. Mereka membutuhkan 
salauran legalisasi harta sebagai harta milik yang halal. Salah satu cara umum 
ialah menanamkan modal-modal gelap nan kotor menjadi modal bersih di 
perusahaan-perusahaan [BUMN] yang diprivitasikan. Makin cepat privatisasi BUMN 
makin cepat pula duit gelap menjadi duit legal yang berish. Koruptor menyulap 
milik rakyat menjadi milik perorangan atau segelintir manusia berkuasa menjadi 
resmi milik legal  7 turunan mereka.



http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2005/09/23/brk,20050923-67000,id.html



Keputusan Privatisasi di Tangan Komite Privatisasi


Jum'at, 23 September 2005 | 13:43 WIB 
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Menteri Negara BUMN Muhammad Said Didu 
mengatakan keputusan untuk melakukan privatisasi 2005 kini sepenuhnya berada di 
tangan Komite Privatisasi. 

Komite itu beranggotakan Menteri Negara BUMN, Menteri Keuangan, menteri teknis 
BUMN bersangkutan, dan diketuai oleh Menko Perekonomian. Komite ini dibentuk 
pemerintah sebagai wadah koordinasi privatisasi.

?Privatisasi dilakukan dalam rangka mencapai value creation (penciptaan nilai), 
yaitu berupa perbaikan stuktur keuangan dan manajemen, penciptaan struktur 
industri yang sehat dan kompetitif, pemberdayaan BUMN yang mampu bersaing dan 
berorientasi global, dan pengembangan pasar modal domestik,? kata Said di 
Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/9).

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2005 tentang Tata Cara Privatisasi 
Perusahaan Perseroan disebutkan bahwa Komite Privatisasi adalah wadah 
koordinasi yang dibentuk pemerintah untuk membahas dan memutuskan kebijakan 
privatisasi sehubungan kebijakan lintas sektoral. PP tersebut ditandatangani 
Presiden pada 5 September 2005. 

Said menjelaskan bahwa privatisasi dilakukan dengan terlebih dahulu mendapat 
persetujuan Presiden dalam bentuk Peraturan Pemerintah dan berkonsultasi dengan 
DPR. Untuk anggaran 2005, BUMN yang sudah pasti akan diprivatisasi adalah PT 
Perusahaan Gas Negara Tbk dengan jumlah saham sebanyak 7,1 persen, yang 
diperkirakan dapat menghasilkan Rp 1 triliun. 

tito sianipar 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help Sudanese refugees rebuild their lives through GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/V8WM1C/EbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: