[ppi] [ppiindia] Kasus Timika - Massa Tolak Pemindahan Tersangka ke Jakarta

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0601/14/sh03.html

Kasus Timika
Massa Tolak Pemindahan Tersangka ke Jakarta

Oleh
Odeodata H Julia/ Paskalis Worot

Jayapura-Sejumlah mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Front Pepera di 
bawah pimpinan Hans Gebze, memblokir ruas jalan di depan kampus utama 
Universitas Cenderawasih (Uncen), Sabtu (14/1) pagi. Mereka menentang 
pemindahan para tersangka penembak para pekerja dan keluarga PT Freeport, 
tanggal 31 Agustus 2002, untuk dibawa ke Jakarta. 


Selain membakar ban, mereka memblokade jalan dengan menghancurkan pot bunga di 
sepanjang jalan tersebut, serta membentangkan ranting pohon. Aksi ini membuat 
ruas jalan utama macet total. Ruas jalan ini satu-satunya yang menghubungkan 
Jayapura-Sentani. 


Aksi ini dilancarkan sehubungan rencana pemindahan delapan tersangka kasus 
penembakan dua warga Amerika Serikat dan satu orang WNI di jalur Mile 62-63 
Tembagapura, Papua, itu diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani penyidikan di 
Mabes Polri. Menurut rencana, mereka diberangkatkan pukul 12.00 WIT dengan 
pesawat komersial Merpati Nusantara.


Pemindahan tersangka selain untuk memudahkan penyidikan, juga karena sebagian 
besar saksi korban sudah tidak berada di Papua bahkan ada yang sudah kembali ke 
AS. Delapan tersangka itu adalah Hardi Tsugumol, Agustinus Anggaibak, Markus 
Kalabetme, Yohanes Kasemol, Yulianus Deikme, Jerius Kiwak, Pdt Isak Onawame dan 
Anthonius Wamang.


Massa pengunjuk rasa menginginkan proses penyidikan sampai ke tingkat 
pengadilan dilaksanakan di Papua. Mereka mengancam akan terus memblokir jalan 
selama sepuluh hari dan meminta berdialog dengan Kapolda Papua, Irjen Tonny 
Yacobus. 


Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Jayapura AKBP Paulus Waterpauw 
didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1701 Jayapura Letkol Victor Tobing di 
hadapan massa mengatakan aspirasi massa akan disampaikan kepada Kapolda. Ia 
juga menjelaskan proses penyidikan terhadap tersangka berlangsung secara 
terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

 
Penasihat hukum para tersangka, Aloysius Renwarin, juga menolak pemindahan para 
tersangka ke Jakarta. 


"Yang kami dengar, alasan kepindahan ini karena takut ada intervensi dari pihak 
militer dalam hal ini Kodam XVII/Trikora," katanya. Alasan lainnya, kata 
Aloysius, karena lebih dekat dengan tim yang ada di Jakarta, dan terkait dengan 
rencana kedatangan 17 saksi warga Negara AS yang akan datang ke Jakarta. 


Uskup Timika, Mgr John Philip Saklil, Pr dalam siaran pers mengharapkan semua 
tersangka dalam kasus penembakan tersebut diberi jaminan keamanan, agar mereka 
dapat memberikan kesaksian yang benar dan jujur, bukan demi kepentingan 
kelompok tertentu. Proses penegakan hukum sangat diharapkan agar masalah ini 
tidak lagi menghantui masyarakat Timika dan memberi jalan keluar yang adil bagi 
semua korban.


Diharapkan masyarakat kecil tidak lagi mengalami intimidasi teror dan menjadi 
sasaran operasi intelijen yang membuat suasana tidak tenang, meski kasus ini 
hanyalah bagian kecil dari rangkaian masalah yang mewarnai kehidupan masyarakat 
di Timika. n





[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: