[ppi] [ppiindia] Kalla: Kultur Oposisi PDI-P Tak Bisa Diubah
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Wed, 27 Jul 2005 18:34:49 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/27/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Kalla: Kultur Oposisi PDI-P Tak Bisa Diubah
JAKARTA - Kultur Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDI-P) berbeda. Partai Golkar berkultur membangun dan memerintah sedangkan
PDI-P berkultur oposisi. Dan itu tidak bisa diubah. Sehingga ketika Partai
Golkar diajak untuk beroposisi, hal itu sangat sulit dilakukan.
Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai Golkar yang juga Wakil Presiden (Wapres)
Muhammad Jusuf Kalla saat memberikan ceramah di depan peserta kursus reguler
angkatan ke-38 Lembaga Pertahanan Nasional di Jakarta, Selasa (26/7).
Jusuf Kalla mengatakan, dua kultur yang berbeda antara Golkar dan PDI-P itu
terlihat sangat jelas ketika Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI-P
menjadi Presiden. Ketika itu, anggota kabinet Gotong Royong yang juga anggota
PDI-P Kwik Kian Gie rajin mengkritik sesama anggota kabinet Gotong Royong.
Sementara Golkar justru mendukung kebijakan pemerintah.
Kultur membangun dan memerintah Partai Golkar itulah yang juga mendorongnya
merebut posisi ketua umum Partai Golkar. Apalagi kultur membangun dan
memerintah itu sudah terlihat jelas sejak partai itu berdiri. Terutama ketika
Soeharto berkuasa, Golkar bahkan menjadi partai utama dengan Soeharto sebagai
ketua penasihat partai. Dan semua pegawai negeri sipil adalah anggota Golkar.
Sekarang pun, Golkar sangat sulit menjadi oposisi. Pasalnya di mana-mana yang
memimpin baik gubernur maupun bupati adalah kader-kader Golkar. Kendati
demikian, anggota Partai Golkar terutama yang diperlemen diminta untuk tetap
kritis terhadap pemerintah. Tetapi sikap kritis itu dilakukan secara
proporsional.
Menyinggung lebih lanjut mengapa dia ikut merebut posisi Ketua Umum Partai
Golkar, Kalla mengatakan tujuan dia hanyalah untuk menciptakan stabilitas
politik. Karena tanpa stabilitas politik akan sangat sulit pemerintah membuat
kebijakan-kebijakan untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Sebab,
untuk mencapai tingkat kemakmuran masyarakat sangat dibutuhkan stabilitas.
Meskipun stabilitas itu dapat juga dengan faktor keamanan yang kondusif. Semua
itu akan mendukung investasi yang pada saatnya akan mendatangkan kemakmuran
rakyat.
Bahkan ketika ditanya bagaimana dia membagi waktu antara memimpin negara dan
memimpin Partai Golkar, Jusuf Kalla menegaskan bahwa hal itu dilakukan secara
bersamaan. Karena dengan menguasai Golkar, sebagai Wapres dia bisa menguasai
parlemen. Sehingga parlemen tidak bisa mengganggu kebijakan pemerintah.
"Sehingga saya tidak sibuk mempertahankan kekuasaan seperti terjadi di
Filipina. Kita tinggal suruh orang lain," kata Kalla.
PDI-P Objektif
Sementara itu, politisi PDI-P, Jacobus Kamarlo Mayongpadang yang juga
Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) di DPR ketika
dihubungi Rabu (27/7) pagi menegaskan, oposisi partainya selalu objektif dan
konstruktif. Sikap oposisi itu selalu terpatri dalam sikap kritis terhadap
pemerintah secara konsisten, termasuk ketika PDI-P sendiri berkuasa.
Oposisi objektif itu, artinya oposisi yang dibangun PDI-P selalu rasional,
bukan sembarang mengkritik pemerintah. Sedangkan, secara konstruktif, artinya
semua kritik diarahkan dalam rangka memperbaiki pemerintahan yang muaranya
untuk meningkatkan pembangunan dengan mensejahterakan rakyat.
Salah satu tujuan negara adalah kesejahteraan rakyat, tetapi sampai hari ini
belum tercapai. Kenyataannya, sebagian besar rakyat justru semakin menderita.
''Karena itu, PDI-P yang rohnya memang harus kritis, berkewajiban mengingatkan
pemerintah, apabila kebijakan tidak sesuai aspirasi rakyat,'' ujar Jacobus.
Berkaitan dengan kondisi sekarang kata wakil rakyat dari daerah pemilihan
Sulawesi Selatan (Sulsel) I itu menegaskan, PDI-P pun kritis terhadap
Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Siapa pun juga, kecuali yang
tidak rasional, tahu bahwa apa yang dilakukan pemerintah sekarang terlalu jauh
dari apa yang dijanjikan dan tertulis dalam visi misi saat kampanye pemilihan
Presiden/Wakil Presiden lalu. (A-21/M-15)
Last modified: 27/7/05
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Kalla: Kultur Oposisi PDI-P Tak Bisa Diubah