[ppi] [ppiindia] Jusuf Kalla Makan Malam Bersama Petinggi GAM
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 27 Apr 2006 22:55:42 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
HARIAN ANALISA
Edisi Jumat, 28 April 2006
Jusuf Kalla Makan Malam Bersama Petinggi GAM
Jakarta, (Analisa)
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediaman Jalan Diponegoro Jakarta, Kamis (27/4),
makan malam bersama rombongan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang terdiri
antara lain Zaini Abdullah, Malik Mahmud.
Saat menerima rombongan petinggi GAM, Wapres Jusuf Kalla didampingi oleh Menko
Pol Hukam Widodo AS, Menkominfo Sofyan Djalil, serta Seswapres Gembong.
Dalam jamuan makan malam tersebut juga dihadiri Plt Gubernur NAD Mustafa
Abubakar serta beberapa orang lainnya.
Jamuan makan malam tersebut tertutup oleh wartawan yang terdiri dari puluhan
wartawan elektronik dan media massa cetak.
66 NAPI GAM
Secara terpisah, dilaporkan, pihak GAM mengklaim masih terdapat 66 narapidana
mantan GAM hingga kini belum mendapat amnesti dari Pemerintah Indonesia,
sebagai bentuk implementasi butir-butir nota kesepahaman (MoU) Perdamaian
RI-GAM di Helsinki 15 Agustus 2005.
Perwakilan senior GAM di Aceh Monitoring Mission (AMM), Irwandi Yusuf kepada
wartawan di Banda Aceh, Kamis (27/4), menyatakan, para napi GAM tersebut
seharusnya sudah dibebaskan sesuai MoU Helsinki paling lambat pada 31 Agustus
2005, tapi kenyataannya sampai sekarang masih ditahan.
Puluhan napi GAM tersebut kini berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pulau
Jawa, seperti Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Lapas Kelas 2 Karawang,
Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dan Sumatera Utara, di antaranya
di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta, Medan, Lapas Dewasa Kelas 1 Tanjung
Gusta, Medan, Lapas Dewasa Rantau Prapat, dan Lapas Binjai.
Ketika ditanya mengapa puluhan napi GAM belum dibebaskan pada 31 Agustus 2005,
Irwandi menyatakan, alasan pemerintah pada waktu itu tahanan tersebut terlibat
kriminal dan sebagian besar terlibat narkotik.
Dikatakan, para napi GAM tersebut pada saat diberlakukan darurat militer di
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) atau sesudahnya, banyak tentara GAM
yang melarikan diri ke Medan untuk mencari perlindungan kepada teman-teman
mereka.
Tapi, sebagian teman mereka tersebut bandar narkotika sehingga pada saat
digerebek aparat kepolisian, anggota GAM tersebut ikut juga tertangkap dan ikut
terlibat dalam kasus narkotik, katanya.
"Karena mereka telah divonis majelis hakim terlibat narkotik, maka kita akan
melakukan proses peninjauan kembali, untuk bisa berubah status tahanan mereka,
sehingga nantinya bisa mendapat amnesti," ujarnya.
Menyinggung adanya bantuan pengacara dari Uni Eropa untuk para napi GAM
tersebut, Irwandi menyatakan, masalah tersebut sedang dibahas oleh AMM.
"Kami berharap sebelum 15 Juni 2006, 66 napi GAM tersebut sudah dilepaskan,
tapi kalau tidak akan kami ajukan ke forum yang lebih tinggi, yakni Crisis
Management Initiative (CMI)," ujarnya.
Tapi, lanjut Irwandi, Pemerintah Indonesia telah menyatakan tidak keberatan dan
akan serius untuk memberi amnesti 66 napi GAM tersebut.
Sebelumnya, Menteri Informasi dan Komunikasi, Sofyan Djalil menyatakan,
pemerintah tidak keberatan untuk memberi amnesti kepada teman-teman GAM yang
belum dapat amnesti, akan dilihat oleh pengacara yang ditunjuk khusus.
"Kalau memenuhi syarat dan standar hukum, maka teman-teman GAM yang masih
dipenjara akan dilepas setelah 'direview' oleh pengacara yang ditunjuk Uni
Eropa," katanya. (Ant)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Jusuf Kalla Makan Malam Bersama Petinggi GAM