[ppi] [ppiindia] Jaminan Keamanan Dipertanyakan
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 30 Mar 2006 22:55:47 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
CENDRAWASIH POS
Jumat, 31 Maret 2006
Jaminan Keamanan Dipertanyakan
Menyusul aksi penembakan mahasiswa di jalan Buper, Waena, Selasa (28/3) malam
lalu, mengundang reaksi dan perhatian serius dari sejumlah anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) dan mahasiswa. Mereka mempertanyakan pernyataan
dan jaminan keamanan yang pernah diutarakan Menkopolhukam Widodo AS dan Kapolda
Papua Irjen Pol.Drs.Tommy T Jacobus.
"Sebagai wakil rakyat, kami merasa prihatin dan sangat menyesalkan adanya
tindak kekerasan seperti ini, mengingat beberapa waktu lalu pasca bentrok kasus
abepura itu, Kapolda sendiri sudah memberikan jaminanan keamanan bagi seluruh
masyarakat terutama mahasiswa, namun kenapa aksi penembakan bisa terjadi
lagi,"kata Anggota Komisi E DPRP, Yosephina Pigay,S.Sos, kepada Cenderawasih
Pos, Rabu (29/3).
Yosephina mengutuk keras tindakan aksi penembakan itu. Pihaknya juga meminta
kepada Kapolda untuk segera dapat mengungkap siapa aktor di balik aksi ini
dengan menangkap dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. ''Jika
persoalan ini tidak segera diungkapkan dengan trasparan kepada masyarakat,
jelas dapat menimbulkan dampak negatif. Bukan saja bagi daerah ini, tetapi juga
bangsa dan negara ini,"tegasnya.
Hal serupa diungkapkan anggota Komisi A DPRP Ramses Walli. Menurutnya, Polda
Papua harus bekerja serius untuk mengungkapkan kasus ini, sehingga para
pelakunya dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Kami sangat menyesalkan adanya kasus penembakan ini, pasalnya di saat semua
pihak baik pemerintah daerah maupun segenap komponen masyarakat sedang berusaha
keras memulihkan kembalikan kondisi keamanan Papua yang nyaman dan kondusif
pasca kasus bentrok Abepura beberapa waktu lalu, tapi masih ada pihak-pihak
yang berusaha dengan sengaja mengacaukan daerah ini,"ujarnya.
Untuk itu, kepada pihak kepolisian khususnya Polda Papua diminta agar dapat
segera mengungkapkan apa motif dan siapa pelaku kasus penembakan ini, sehingga
kondisi kemananan di Papua yang sudah mulai kondusif ini tetap terjaga.
Bukan hanya Yosephina dan Ramses Walli, anggota komisi A DPRP lainnya, Henny
Aroboya juga mengutuk tindakan penembakan ini. Dirinya juga meminta agar pihak
kepolisian segera mengungkap pelaku penembakan ini. "Kapolda harus segara
mengungkap siapa pelaku penembakan, sehingga dapat diproses sesuai dengan hukum
yang berlaku,"ujarnya.
Dalam kesempatan yang berbeda Ketua Badan Pengawas Organisasi (BPO) Asosiasi
Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia (AMPTI), Diaz Gwijangge
mengatakan, dengan tertembaknya wisudawan Uncen, Asyo Richard, maka sangat
jelas bahwa jaminan keamanan kepada rakyat Papua terutama mahasiswa pasca
bentrok aparat keamanan dan massa di depan kampus Universitas Cenderawasih pada
tanggal 16 Maret lalu itu, semu. "Suatu tindakan yang tidak manusiawi dimana
mahasiswa FISIP Universitas Cenderawasih yang baru saja diwisuda pada pagi
harinya dan 6 jam kemudian ditembak," kata Diaz.
Ia sangat menyesalkan kasus penembakan ini dan meminta dengan tegas minta kasus
ini harus diselesaikan dengan tuntas. ''Ini tindakan yang sangat tidak
prosedural dan sangat emosional. Tindakan-tindakan seperti ini harus segera
dihentikan di Papua. Aparat harus mengedepankan upaya-upaya dialogis dan
persuasive dalam menyelesaikan seluruh persoalan di Papua ini,''paparnya.
(and/ito
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Jaminan Keamanan Dipertanyakan