[ppi] [ppiindia] Hentikan Pembodohan
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 26 May 2006 01:32:30 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/5/26/p2.htm
Orasi
Hentikan Pembodohan
Berbagai langkah mulai dilakukan sejumlah tokoh menjelang Pilkada Buleleng.
Hal itu tampak dari persaingan pada pemilihan ketua partai. Mereka tak hanya
mewarnai pemilihan ketua partai di Buleleng, juga di Bali.
Pemilihan ketua partai itu pun sempat diwarnai saling sikut, saling serang,
bahkan saling tipu di antara mereka. Kasus menarik adalah dipermalukannya
seorang birokrat oleh parpol tertentu untuk meraih tiket kursi pimpinan partai
tersebut. Hal ini menambah hangatnya suasana politik di bumi Panji Sakti ini.
Kalau lolos, tentu akan sangat berarti bagi tokoh tersebut untuk meraih tiket
kursi kekuasaan.
Persoalannya menjadi menarik lantaran dia tak hanya tersisih di satu parpol.
Kekalahan oknum birokrat tersebut berimbas pada pencalonannya di parpol lain.
Golkar melalui Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry
terang-terangan menyatakan tokoh tersebut bukan kader Golkar. Itu terbukti dari
pencalonannya di partai lain. Itu berarti tokoh tersebut diragukan
keindependenannya sebagai syarat masuk konvensi. Secara tak langsung, upaya
tersebut juga bermaksud menghadang laju tokoh tersebut untuk bersaing pada
Konvensi Golkar.
Akankah habis perjalanan politik tokoh tersebut setelah dipermalukan oleh dua
parpol? Banyak yang memprediksikan belum. Ketua Fraksi Kerta Mandala DPRD Bali
Ketut Rudis, S.H. menyatakan tokoh itu belum habis karena yang bersangkutan
incumbent. Artinya, tokoh tersebut masih menempati posisi penting di eksekutif.
Rudis melihat peluang tokoh itu pada parpol gurem. Ada empat parpol yang
berpeluang menampilkan calonnya. Selain PDI-P dan Golkar, juga gabungan
partai-partai kecil yang kemungkinan bisa menelorkan dua paket calon. Dari
sinilah tokoh itu muncul. Penasihat PNI-Marhenisme Bali ini menyatakan soal
tipu-menipu dan saling mempermalukan tokoh dalam politik, sah-sah saja. Namun,
jarang terungkap ke permukaan. Persoalannya menjadi menarik, ketika tokoh
birokrat itu berani secara lugu menyampaikannya ke publik.
Namun ke depan, etika berpolitik mesti dikedepankan. Sudah saatnya
parpol-parpol menghentikan pembodohan terhadap rakyat. Seolah parpol hanya bisa
berebut kursi dan bagaimana mempertahankan kekuasaan. Peranan parpol tak lagi
sedominan dulu ketika anggota Dewan menentukan kepala daerahnya. Parpol hanya
melahirkan pasangan calon kepala daerah. Itu pun kalau suaranya 15 persen atau
lebih pada pemilu lalu. Selebihnya penampilan figur lebih menentukan. ''Ya...
banyak pertimbangan mesti diperhatikan. Misalnya kemampuan finansial,
kebersihannya, kemampuan berkomunikasi serta jaringannya ke lapisan masyarakat
bawah,'' katanya. Sentuhan kepada masyarakat penting karena merekalah yang
paling menentukan dalam pilkada. Hanya, dia menyayangkan motivasi mereka lebih
mengedepankan nonideologis. Bagaimana memperjuangkan peningkatan kesejahteraan
rakyat menyeluruh bukan individu. Padahal dalam kondisi ekonomi rakyat Buleleng
yang carut-marut saat ini, hal itu mesti ditonjolkan.
Diakui, dalam kondisi kemiskinan rakyat yang masih menonjol, permainan uang
sangat mudah ditemukan di kalangan masyarakat bawah. Hanya bentuk perhatiannya
beragam. Mulai dari bantuan langsung kepada pemilih sampai bantuan tak
langsung untuk perbaikan balai subak atau pengaspalan jalan. Mereka rajin
menyumbang dan datang ke masyarakat walaupun sekadar bergotong royong.
Pendekatan tokoh tersebut sudah dilakukan jauh sebelum pilkada. Paling tidak
mereka sudah bisa mempetakan secara kasar kekuatannya di masyarakat sebagai
bahan pertimbangan maju atau tidak dalam pilkada. Inilah yang dilakukan saat
ini para tokoh tersebut.
Ke depan dalam menuju pilkada yang lebih baik, mestinya ada formulasi yang
lebih jelas dalam aturan main berkaitan upaya mensejahterakan rakyat ini. Tak
terkesan manuver para calon dan parpol itu hanya berorientasi kepada upaya
mencari dan mempertahankan kekuasaan. (sua)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free.
http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Hentikan Pembodohan