[ppi] [ppiindia] Hentikan Pembodohan

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2006/5/26/p2.htm

Orasi
Hentikan Pembodohan 

Berbagai langkah mulai dilakukan  sejumlah tokoh menjelang Pilkada Buleleng. 
Hal itu tampak dari persaingan pada pemilihan ketua partai. Mereka tak hanya 
mewarnai pemilihan ketua partai di Buleleng, juga di Bali. 

Pemilihan ketua partai itu pun sempat diwarnai saling sikut, saling serang, 
bahkan saling tipu di antara mereka.  Kasus menarik adalah dipermalukannya 
seorang birokrat oleh parpol tertentu untuk meraih tiket kursi pimpinan partai 
tersebut. Hal ini menambah hangatnya suasana politik  di bumi Panji Sakti ini. 
Kalau lolos, tentu akan sangat berarti bagi tokoh tersebut untuk meraih tiket 
kursi kekuasaan.

Persoalannya menjadi menarik lantaran dia tak hanya tersisih di satu parpol. 
Kekalahan oknum birokrat tersebut berimbas pada pencalonannya di parpol lain. 
Golkar melalui Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry 
terang-terangan menyatakan tokoh tersebut bukan kader Golkar. Itu terbukti dari 
pencalonannya di partai lain. Itu berarti tokoh tersebut diragukan 
keindependenannya sebagai syarat masuk konvensi. Secara tak langsung, upaya 
tersebut juga bermaksud menghadang laju tokoh tersebut untuk bersaing pada 
Konvensi Golkar. 

Akankah habis perjalanan politik tokoh tersebut setelah dipermalukan oleh dua 
parpol? Banyak yang memprediksikan belum. Ketua Fraksi Kerta Mandala DPRD Bali 
Ketut Rudis, S.H. menyatakan tokoh itu belum habis karena yang bersangkutan 
incumbent. Artinya, tokoh tersebut masih menempati posisi penting di eksekutif. 
Rudis melihat peluang tokoh itu pada parpol gurem. Ada empat parpol yang 
berpeluang menampilkan calonnya. Selain PDI-P dan Golkar, juga gabungan 
partai-partai kecil yang kemungkinan bisa menelorkan dua paket calon. Dari 
sinilah tokoh itu muncul. Penasihat PNI-Marhenisme Bali ini menyatakan soal 
tipu-menipu dan saling mempermalukan tokoh dalam politik, sah-sah saja. Namun, 
jarang terungkap ke permukaan. Persoalannya menjadi menarik, ketika tokoh 
birokrat itu berani secara lugu menyampaikannya ke publik. 

Namun ke depan, etika berpolitik mesti dikedepankan. Sudah saatnya 
parpol-parpol menghentikan pembodohan terhadap rakyat. Seolah parpol hanya bisa 
berebut kursi dan bagaimana mempertahankan kekuasaan. Peranan parpol tak lagi 
sedominan dulu ketika anggota Dewan menentukan kepala daerahnya. Parpol hanya 
melahirkan pasangan calon kepala daerah. Itu pun kalau suaranya 15 persen atau 
lebih pada pemilu lalu. Selebihnya penampilan figur lebih menentukan. ''Ya... 
banyak pertimbangan mesti diperhatikan. Misalnya kemampuan finansial, 
kebersihannya, kemampuan berkomunikasi serta jaringannya ke lapisan masyarakat 
bawah,'' katanya. Sentuhan kepada masyarakat penting karena merekalah yang 
paling menentukan dalam pilkada. Hanya, dia menyayangkan motivasi mereka lebih 
mengedepankan nonideologis. Bagaimana memperjuangkan peningkatan kesejahteraan 
rakyat menyeluruh bukan individu. Padahal dalam kondisi ekonomi rakyat Buleleng 
yang carut-marut saat ini, hal itu mesti ditonjolkan. 

Diakui, dalam kondisi kemiskinan rakyat yang masih menonjol, permainan uang 
sangat mudah ditemukan di kalangan masyarakat bawah. Hanya bentuk perhatiannya 
beragam. Mulai dari bantuan langsung  kepada pemilih sampai bantuan tak 
langsung untuk perbaikan balai subak atau pengaspalan jalan. Mereka rajin 
menyumbang dan datang ke masyarakat walaupun sekadar bergotong royong. 
Pendekatan tokoh tersebut sudah dilakukan jauh sebelum pilkada. Paling tidak 
mereka sudah bisa  mempetakan secara kasar kekuatannya di masyarakat sebagai 
bahan pertimbangan maju atau tidak dalam pilkada. Inilah yang dilakukan saat 
ini para tokoh tersebut.  

Ke depan dalam menuju pilkada yang lebih baik, mestinya ada formulasi yang 
lebih jelas dalam aturan main berkaitan upaya mensejahterakan rakyat ini. Tak 
terkesan manuver para calon dan parpol itu hanya berorientasi kepada upaya 
mencari dan mempertahankan kekuasaan. (sua)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free.
http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: