[ppi] [ppiindia] Harus Ada Syarat Berhubungan dengan AS

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **SUARA PEMBARUAN 
DAILY 

--------------------------------------------------------------------------------

Soal Papua 

Harus Ada Syarat Berhubungan dengan AS
JAKARTA - Indonesia harus menjadikan sikap Kongres Amerika Serikat (AS) dalam 
menjalin hubungan bilateral dengan AS di masa mendatang. Sikap anggota House of 
Representative yang tidak mendukung Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik 
Indonesia (NKRI) dengan mengutak atik persoalan Papua seharusnya tidak terjadi 
andai Presiden George W Bush mampu dan mau menjelaskan sikap pemerintah AS 
terhadap keutuhan NKRI. 

Demikian dikemukakan anggota DPR Happy Bone Zulkarnaen menanggapi pernyataan 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas campur tangan AS menyelesaikan persoalan 
di Papua. Happy yang ikut dalam rombongan kunjungan kenegaraan Presiden 
Yudhoyono ke Republik Rakyat China, kepada Pembaruan, Sabtu (30/7) menilai, AS 
akan selalu menerapkan politik luar negeri yang standar ganda. "Karena itu kita 
harus selalu punya reserve dalam menjalin hubungan bilateral dengan AS," 
katanya. 

Menurutnya, ke depan wajar jika Indonesia tidak bisa percaya sepenuhnya pada 
AS, terutama pada House yang terkesan menggunting dalam lipatan. "Saya sebagai 
anggota DPR memahami kekecewaan Presiden Yudhoyono dan nanti di komisi satu 
kami juga akan segera membahas soal ini," kata anggota DPR dari Fraksi Partai 
Golkar itu. 

Di Shenzhen, RRC, Jumat malam, Presiden Yudhoyono mengingatkan AS untuk tidak 
campur tangan pada masalah dalam negeri Indonesia, khususnya yang menyangkut 
soal Papua. Presiden mengemukakan hal ini menyusul adanya selebaran yang 
mempertanyakan penentuan pendapat rakyat (Pepera) di Papua tahun 1969 dan saat 
ini beredar di beberapa kota di Papua. 


Otsus Papua 

Sementara itu, Sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) Thaha Al Hamid dalam 
konferensi pers di Jayapura, Jumat (29/7) mengatakan Otonomi Khusus (Otsus) 
yang diberikan kepada rakyat Papua bukan lahir dari keikhlasan politik 
Pemerintah Indonesia. Tetapi keterpaksaan untuk menjawab tekanan internasional 
yang menginginkan adanya penyelesaian segera secara adil dan damai atas masalah 
Papua. 

Menurut Thaha, akibatnya pemerintah sangat tidak bersungguh-sungguh dalam 
menjalankan otonomi khusus di Tanah Papua seperti diamanatkan didalam TAP MPR 
RI NO. IV/MPR/i999 tentang GBHN dan TAP MPR RI No. IV/MPR/2000 tentang 
Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Tetapi sebaliknya 
yang terjadi justru semakin banyak daftar kesalahan, kebohongan, serta 
kecurangan yang terjadi secara terang-terangan dihadapan rakyat. 

Oleh sebab itu, berdiri diatas realitas yang ada, maka dalam salah satu butir 
ketetapan Pernyataan Umum sidang ke 3 di Manokwari dari tanggal 31 Januari 
hingga 4 Februari 2005, masyarakat adat Papua telah menyatakan sikap untuk 
memberi waktu bagi pelaksanaan otsus sampai tanggal 15 Agustus 2005. 

Thaha juga menyatakan selama ini telah terjadi penyangkalan hak menentukan 
nasib sendiri rakyat Papua dari waktu-ke waktu oleh pemerintah pusat, 
mengakibatkan banyak nyawa yang hilangnya hak hidup secara terpaksa. Untuk itu 
rakyat Papua minta pemerintah pusat, Belanda dan Perserikatan Bangsa-Bangsa 
(PBB) berkewajiban secara moral untuk memberikan jaminan atas hak hidup rakyat 
Papua sebagai cipataan Tuhan Yang Maha Kuasa. 

"Maka kami akan melakukan perayaan pada 15 Agustus nanti. Jadi perayaan ini 
bukan hari kemerdekaan. Diambil tanggal 15 Agustus berkaitan tak dilibatkan 
rakyat Papua dalam New York Agreement 15 Agustus 1962, "katanya. 

Berkaiatan dengan perayaan pengembalian Otsus tersebut kata Fadhal, Dewan Adat 
Papua menyerukan agar semua pihak berpegang teguh kepada keyakinan theologis 
masin-masing individu, melalui penyerahan diri kepada Tuhan. 

Setiap anak adat Papua diharapkan partisispasinya secara wajar den proposional 
dalam (1) Pleno khusus dan terbuka Dewan Adat Papua yang akan diselenggarakan 
5,6 dan 8 Agustus di Jayapura, (2) Perayaan Hari Bangsa Pribumi Internasional 
tanggal 9 Agustus di seluruh tanah Papua serta (3) Aksi damai yang akan digelar 
pada tanggal 15 Agustus 2005 di halaman kantor DPRP dan semua kantor DPRD 
Kabupaten/Kota setanah Papua. 

Semua kegiatan dilaksanakan dengan berpegang kepada keputusan Sidang III DAP di 
Manokwari yakni bagi pengembalian Undang-Undang No 21 Tahun 2001 kepada 
Pemerintah Pusat. (Y-3ROB/W-8) 



Last modified: 30/7/05

http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/30/index.html 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h3f6nu4/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122724951/A=2896112/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children¿s Research 
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: