[ppi] [ppiindia] Harus Ada Syarat Berhubungan dengan AS
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 30 Jul 2005 12:02:19 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **SUARA PEMBARUAN
DAILY
--------------------------------------------------------------------------------
Soal Papua
Harus Ada Syarat Berhubungan dengan AS
JAKARTA - Indonesia harus menjadikan sikap Kongres Amerika Serikat (AS) dalam
menjalin hubungan bilateral dengan AS di masa mendatang. Sikap anggota House of
Representative yang tidak mendukung Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) dengan mengutak atik persoalan Papua seharusnya tidak terjadi
andai Presiden George W Bush mampu dan mau menjelaskan sikap pemerintah AS
terhadap keutuhan NKRI.
Demikian dikemukakan anggota DPR Happy Bone Zulkarnaen menanggapi pernyataan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas campur tangan AS menyelesaikan persoalan
di Papua. Happy yang ikut dalam rombongan kunjungan kenegaraan Presiden
Yudhoyono ke Republik Rakyat China, kepada Pembaruan, Sabtu (30/7) menilai, AS
akan selalu menerapkan politik luar negeri yang standar ganda. "Karena itu kita
harus selalu punya reserve dalam menjalin hubungan bilateral dengan AS,"
katanya.
Menurutnya, ke depan wajar jika Indonesia tidak bisa percaya sepenuhnya pada
AS, terutama pada House yang terkesan menggunting dalam lipatan. "Saya sebagai
anggota DPR memahami kekecewaan Presiden Yudhoyono dan nanti di komisi satu
kami juga akan segera membahas soal ini," kata anggota DPR dari Fraksi Partai
Golkar itu.
Di Shenzhen, RRC, Jumat malam, Presiden Yudhoyono mengingatkan AS untuk tidak
campur tangan pada masalah dalam negeri Indonesia, khususnya yang menyangkut
soal Papua. Presiden mengemukakan hal ini menyusul adanya selebaran yang
mempertanyakan penentuan pendapat rakyat (Pepera) di Papua tahun 1969 dan saat
ini beredar di beberapa kota di Papua.
Otsus Papua
Sementara itu, Sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) Thaha Al Hamid dalam
konferensi pers di Jayapura, Jumat (29/7) mengatakan Otonomi Khusus (Otsus)
yang diberikan kepada rakyat Papua bukan lahir dari keikhlasan politik
Pemerintah Indonesia. Tetapi keterpaksaan untuk menjawab tekanan internasional
yang menginginkan adanya penyelesaian segera secara adil dan damai atas masalah
Papua.
Menurut Thaha, akibatnya pemerintah sangat tidak bersungguh-sungguh dalam
menjalankan otonomi khusus di Tanah Papua seperti diamanatkan didalam TAP MPR
RI NO. IV/MPR/i999 tentang GBHN dan TAP MPR RI No. IV/MPR/2000 tentang
Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Tetapi sebaliknya
yang terjadi justru semakin banyak daftar kesalahan, kebohongan, serta
kecurangan yang terjadi secara terang-terangan dihadapan rakyat.
Oleh sebab itu, berdiri diatas realitas yang ada, maka dalam salah satu butir
ketetapan Pernyataan Umum sidang ke 3 di Manokwari dari tanggal 31 Januari
hingga 4 Februari 2005, masyarakat adat Papua telah menyatakan sikap untuk
memberi waktu bagi pelaksanaan otsus sampai tanggal 15 Agustus 2005.
Thaha juga menyatakan selama ini telah terjadi penyangkalan hak menentukan
nasib sendiri rakyat Papua dari waktu-ke waktu oleh pemerintah pusat,
mengakibatkan banyak nyawa yang hilangnya hak hidup secara terpaksa. Untuk itu
rakyat Papua minta pemerintah pusat, Belanda dan Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB) berkewajiban secara moral untuk memberikan jaminan atas hak hidup rakyat
Papua sebagai cipataan Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Maka kami akan melakukan perayaan pada 15 Agustus nanti. Jadi perayaan ini
bukan hari kemerdekaan. Diambil tanggal 15 Agustus berkaitan tak dilibatkan
rakyat Papua dalam New York Agreement 15 Agustus 1962, "katanya.
Berkaiatan dengan perayaan pengembalian Otsus tersebut kata Fadhal, Dewan Adat
Papua menyerukan agar semua pihak berpegang teguh kepada keyakinan theologis
masin-masing individu, melalui penyerahan diri kepada Tuhan.
Setiap anak adat Papua diharapkan partisispasinya secara wajar den proposional
dalam (1) Pleno khusus dan terbuka Dewan Adat Papua yang akan diselenggarakan
5,6 dan 8 Agustus di Jayapura, (2) Perayaan Hari Bangsa Pribumi Internasional
tanggal 9 Agustus di seluruh tanah Papua serta (3) Aksi damai yang akan digelar
pada tanggal 15 Agustus 2005 di halaman kantor DPRP dan semua kantor DPRD
Kabupaten/Kota setanah Papua.
Semua kegiatan dilaksanakan dengan berpegang kepada keputusan Sidang III DAP di
Manokwari yakni bagi pengembalian Undang-Undang No 21 Tahun 2001 kepada
Pemerintah Pusat. (Y-3ROB/W-8)
Last modified: 30/7/05
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/07/30/index.html
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h3f6nu4/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122724951/A=2896112/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com
">Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children¿s Research
Hospital</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Harus Ada Syarat Berhubungan dengan AS