[ppi] [ppiindia] Hadang Separatisme Papua dengan Sejahterakan Rakyat
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Wed, 26 Jul 2006 00:17:06 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=258082&kat_id=23
Hadang Separatisme Papua dengan Sejahterakan Rakyat
Jayapura-RoL-- Cara terbaik untuk menghambat upaya separatisme di Papua adalah
dengan meningkatkan kesejahteraan, memberantas kebodohan dan keterbelakangan
agar rakyat Papua hidup sejajar dengan saudara-saudaranya di wilayah lain
Indonesia.
Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu, SH mengatakan hal itu sehubungan
dengan pelantikan dirinya sebagai gubernur Provinsi Papua berpasangan dengan
Alex Hesegem sebagai wakil gubernur Papua periode 2006-2011 oleh Menteri Dalam
Negeri (Mendagri) M.Ma`ruf di Jayapura, Selasa.
"Pada jumpa pers sehari sebelum pelantikan, Senin (24/7) kami telah menegaskan
bahwa untuk menuntaskan separatisme di Papua maka jalan satu-satunya adalah
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jika rakyat sudah sejahtera maka mereka
tidak akan bertindak macam-macam. Orang berteriak karena dia tidak sejahtera,"
katanya.
Menurut Barnabas, teriakan mengancam keluar dari bingkai NKRI itu bukan hanya
terjadi di Papua tetapi juga di daerah lain. Rakyat melakukan itu karena mereka
merasa kehidupannya tidak sejahtera, tidak adil dan tidak aman.
Jika seluruh lapisan masyarakat Papua hidup sejahtera, aman dan damai serta
merasakan keadilan dalam kehidupan bersama maka tentu saja mereka tidak akan
meneriakkan hal-hal yang bertentangan dengan semangat persatuan dan kesatuan
bangsa dan negara Indonesia.
Untuk itu, lanjutnya, langkah konkret yang akan dilakukannya selama lima tahun
memimpin Provinsi Papua adalah meninjau kembali alokasi dana pembangunan
Provinsi Papua yang berjumlah triliunan rupiah itu, apakah anggaran pembangunan
tersebut berpihak pada kepentingan dan kebutuhan rakyat atau tidak.
Selain itu, lanjutnya, dia bersama dengan Wagub Alex Hesegem berusaha menata
pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi yang telah menjalar di berbagai
instansi, badan dan lembaga di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.
"Tahun ini Papua mendapat dana otonomi khusus dalam jumlah triliunan rupiah.
Kita ingin melihat secara cermat apakah dana itu benar-benar diperuntukkan bagi
rakyat Papua yang banyak di antaranya masih bermukim di kampung-kampung
terpencil di wilayah pegunungan, bukit-bukit, lembah dan ngarai. Rakyat harus
disejahterakan dan ini merupakan tugas kita semua," katanya dengan tegas.
Menyinggung tentang keberadaan PT Freeport, perusahaan pertambangan emas dan
mineral ikutan lainnya, Suebu mengatakan, demi kesejahteraan rakyat dan
tercipta perdamaian, pihaknya berupaya agar dapat terjadi keadilan dalam
membagi hasil usaha pertambangan itu.
"Kita akan duduk bersama membahas persoalan ini di mana rakyat pemilik tanah di
wilayah pertambangan itu ikut menjadi pemilik saham. Mereka harus juga menjadi
pemegang saham dari perusahaan itu agar ada rasa keadilan dan tercapai
kesejahteraan. Pola ini haruslah juga menjadi daya dorong bagi para investor
lainnya yang menanamkan modal di Papua," katanya.
Dia mengakui bahwa masalah PT Freeport ini telah pula dibahasnya bersama
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan Gubernur Barnabas Suebu dan wakil
Gubernur Alex Hesegem yang dilakukan Mendagri M. Ma`ruf melalui Rapat Paripurna
Istimewa DPR Papua dipimpin Ketua DPRP Drs John Ibo, MM itu berlangsung aman
dan lancar dihadiri berbagai komponen masyarakat Papua, baik pemuka masyarakat,
tokoh adat, pemimpin agama, tokoh pemuda dan perempuan.
Tampak hadir pada kesempatan itu antara lain Gubernur Provinsi Irian Jaya
Barat, Abraham O. Atururi, Pangdam XVII/Trikora, Mayjen TNI George Toisutta,
Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs Tommy Jacobus, Komandan Lantamal V Jayapura,
Brigjen TNI Mar. Sumantri Dipraja. antara/pur
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/7EuRwD/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Hadang Separatisme Papua dengan Sejahterakan Rakyat