[ppi] [ppiindia] Gus Dur, the Loser - Peninggalan sejarah Orde Reformasi
- From: RG Nur Rahmat <garnizoon70@xxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Sat, 4 Dec 2004 10:28:58 -0800 (PST)
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Kekalahan Gus Dur
MEMBUAT organisasi baru atau pengurus tandingan, setelah kalah bertarung, b=
ukan perkara baru. Hal ini terjadi di masa Orde Baru dan diteruskan sampai =
ke zaman sekarang, ketika presiden pun telah dipilih secara langsung oleh r=
akyat.
Sikap seperti itu terakhir dilontarkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia meny=
atakan akan mendirikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tandingan apab=
ila Hasyim Muzadi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Tanfidziah PBNU. Semu=
la, orang mengira itu hanya ancaman belaka dari Gus Dur, sebagai tekanan ag=
ar Hasyim Muzadi mengundurkan diri dari pencalonan.
Hasyim rupanya tak mempan digertak oleh Gus Dur. Ia maju terus dan ternyata=
menang dengan suara yang signifikan. Hasyim kembali terpilih dengan meraih=
346 suara, mengalahkah Masdar F Mas'udi yang hanya meraih 99 suara. Padaha=
l, Masdar adalah calon yang dijagokan Dus Dur.
Bukan hanya itu kekalahan Gus Dur. Ia pun kalah bertarung dengan KH Sahal M=
ahfudz untuk menjadi Rois Aam Syuriah PBNU. Perbandingannya, dari 452 suara=
sah yang dihitung, Sahal memperoleh 363 suara, sedangkan Gus Dur cuma mend=
apat 75 suara. Singkatnya, Gus Dur dan jagonya, Masdar, kalah telak.
Sebuah kekalahan yang wajar dan terhormat karena itulah, memang, pilihan pe=
serta muktamar. Kalah dalam sebuah pemilihan yang demokratis adalah urusan =
yang sangat normal. Sebab, berani maju dalam sebuah pemilihan memang hanya =
punya dua konsekuensi, yaitu menang atau kalah.
Konsekuensi yang sudah pasti sangat dipahami seorang Gus Dur, yang di masa =
Orde Baru dulu memperjuangkan demokrasi dengan melawan arus kekuasaan. Kare=
na itu, setelah Muktamar NU selesai, publik berharap bahwa Gus Dur pun kemb=
ali reda dan menghormati hasil muktamar.
Gus Dur memang seorang tokoh yang mbalelo. Ia sering omong seenaknya. Orang=
pun berharap bahwa ia cuma omong seenaknya hendak membentuk PBNU tandingan=
. Namun, bukankah Gus Dur pun bisa bertindak sesukanya? Sebagai presiden, G=
us Dur mengeluarkan dekrit presiden, yang isinya antara lain membubarkan DP=
R.
Akibatnya sangat pahit, dekrit itu menjadi alasan sangat kuat bagi diseleng=
garakannya Sidang Istimewa MPR, yang kemudian menjatuhkan Gus Dur dari kurs=
i presiden RI. Tindakan Gus Dur yang seenaknya justru telah merugikan dirin=
ya sendiri.
Hal serupa kembali terulang jika Gus Dur benar-benar nekat hendak mendirika=
n PBNU tandingan. Gus Dur yang semula dihormati sebagai guru bangsa, meroso=
t wibawanya setelah dijatuhkan dari kursi presiden, akan semakin melorot la=
gi nilainya, jika tetap mengikuti emosinya mendirikan PBNU tandingan.
Gambarannya ialah Gus Dur pernah menilai DPR masih di tingkat taman kanak-k=
anak. Ia, bahkan, menurunkan DPR di level kelompok bermain atau play group.=
Bersikap 'mutung' terhadap hasil muktamar, lalu mendirikan PBNU tandingan,=
menyebabkan Gus Dur pun bahkan tak layak masuk play group.
Muktamar atau kongres merupakan wahana yang paling konstitusional dalam men=
yelesaikan perbedaan. Termasuk, perbedaan dalam memilih pemimpin organisasi=
. Maka, keputusan muktamar mestinya keputusan yang paling layak dihormati, =
terlebih dari seorang Gus Dur.
Dari seorang Gus Dur, selayaknya publik tetap berharap keteladanan menjunju=
ng demokrasi. Dan, tetap memelihara keutuhan NU sebagai organisasi Islam te=
rbesar di negeri ini.
=09=09
---------------------------------
Do you Yahoo!?
The all-new My Yahoo! =96 Get yours free!=20=20=20=20
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts: