[ppi] [ppiindia] Golkar Minta Segera Dinaikkan HARGA BBM + ENAM LANGKAH BI Tak akan Mampu Dongkrak Rupiah
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Wed, 31 Aug 2005 00:19:24 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=119922
HARGA BBM
Golkar Minta Segera Dinaikkan
Rabu, 31 Agustus 2005
JAKARTA (Suara Karya): Partai Golkar mendesak pemerintah agar
segera menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Itu dipandang relevan dan
urgen guna menghindari kebangkrutan keuangan negara akibat terus naiknya harga
minyak dunia.
"Memang, kenaikan harga BBM merupakan pilihan yang amat sulit dan
pahit. Tetapi saat ini tidak ada pilihan lain. Jika harga BBM tidak dinaikkan,
cadangan devisa negara bisa kian terkuras," ujar Ketua Korbid Ekonomi & UKM DPP
Partai Golkar Tadjuddin Noer Said dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Tadjuddin didampingi Ketua Korbid ESDM Partai Golkar Enggartiasto Lukito, Ketua
Komisi VII DPR-RI Agusman Effendy, Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR-RI Hafiz
Zawawi, dan anggota Panitia Anggaran DPR-RI Syamsul Bachri.
Menurut Tadjuddin, kenaikan harga BBM tidak terelakkan lagi
mengingat beratnya beban keuangan yang harus ditanggung pemerintah, sementara
cadangan devisa terus menurun. "Untuk menyelamatkan keuangan negara, pemerintah
perlu mempercepat kenaikan harga BBM. Kenaikan lebih cepat lebih baik,"
katanya.
Partai Golkar, menurut Tadjuddin, melihat kondisi keuangan negara
saat ini di ambang kebangkrutan akibat tersedot untuk subsidi BBM. Pemerintah
melalui Pertamina harus mengeluarkan 1,5 miliar dolar AS untuk impor BBM.
Menurut Enggartiasto, kenaikan harga minyak dunia mengakibatkan
besaran subsidi BBM dalam APBN meningkat drastis. Untuk setiap kenaikan minyak
satu dolar AS per barel, katanya, kebutuhan subsidi bertambah sekitar Rp 4
triliun -- berdasar asumsi kurs Rp 9.700 per dolar AS. (Indra)
++++
ENAM LANGKAH BI
Tak akan Mampu Dongkrak Rupiah
PENJELASAN PRESIDEN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan
keterangan kepada wartawan tentang langkah yang akan diambil pemerintah dalam
mengatasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, di Kantor Presiden,
Jakarta, Selasa (30/8). Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS mencapai
hampir Rp 12.000/dolar. (AP/Achmad Ibrahim)
Rabu, 31 Agustus 2005
JAKARTA (Suara Karya): Langkah Bank Indonesia (BI) menaikkan BI
rate (patokan suku bunga BI) sebesar 75 basis poin menjadi 9,5 persen tidak
akan banyak membantu memperkuat kurs rupiah. Bahkan langkah tersebut, kata
pengamat pasar uang Farial Anwar, percuma saja.
"BI rate dijadikan patokan supaya orang bisa memrediksi. Tapi
kenyataannya kenaikan BI rate tidak pernah ada jangka waktu tetapnya, dan
selalu bersifat dadakan," ujar Farial kepada Suara Karya di Jakarta, kemarin,
menanggapi kebijakan BI menyiapkan enam langkah guna mengatasi gejolak nilai
tukar rupiah sekarang ini.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin menyatakan
bahwa hari Rabu ini pemerintah akan mengeluarkan paket kebijakan dalam rangka
mengatasi gejolak rupiah. Presiden juga sore kemarin memimpin sidang kabinet
paripurna di Istana Negara hingga tengah malam. Rapat membahas masalah moneter,
fiskal, dan migas. Juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng menyatakan
kebijakan pemerintah mengenai tiga masalah itu akan diumumkan Rabu siang ini.
Ekonom yang juga anggota Komisi XI DPR-RI Dradjad Wibowo dalam
kesempatan terpisah menyatakan pendapat senada dengan Farial Anwar. "Kenaikan
BI rate tidak mempersempit selang arbitrase secara signifikan. Terlebih
likuiditas untuk arbitrase masih banyak," katanya.
Enam langkah BI itu sendiri, selain menaikkan BI rate, adalah
menaikkan suku bunga Fasilitas Bank Indonesia (Fasbi), menyerap likuiditas
secara maksimal melalui fine tune kontraksi dengan penawaran bunga mengambang,
menaikkan maksimum suku bunga penjaminan simpanan untuk September 2005,
menetapkan giro wajib minimum baru rupiah, menaikkan imbalan jasa giro,
menyediakan fasilitas swap dalam rangka hedging, melakukan intervensi valas
dengan instrumen swap jangka pendek, menyempurnakan ketentuan kehati-hatian
dalam transaksi devisa, transaksi margin trading, penyesuaian ketentuan posisi
devisa netto, meningkatkan pengawasan intensif terhadap bank atas
non-underlying transaction. (Nunun/Yuliana/Reza/Agus)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Golkar Minta Segera Dinaikkan HARGA BBM + ENAM LANGKAH BI Tak akan Mampu Dongkrak Rupiah