[ppi] [ppiindia] Fw: [kusfiardi] Bebaskan Ust. Abu Bakar Baasyir! [SIARAN PERS KAU]

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **

----- Original Message ----- 
From: kusfiARDI 
To: Wartawan Indonesia 
Sent: Friday, April 30, 2004 8:34 PM
Subject: Fw: [kusfiardi] Bebaskan Ust. Abu Bakar Baasyir! [SIARAN PERS KAU]



----- Original Message ----- 
From: Koalisi Anti Utang 
To: kusfiardi@xxxxxxxxxxxxxxx 
Sent: Friday, April 30, 2004 8:30 PM
Subject: [kusfiardi] Bebaskan Ust. Abu Bakar Baasyir! [SIARAN PERS KAU]


SIARAN PERS Koalisi Anti Utang (KAU)

Atas Nama Demokrasi,

Lawan Intervensi dan Imperialisme Amerika!

Bebaskan Ust. Abu Bakar Baasyir!

 

Kepentingan Modal Internasional di Balik Penangkapan Kembali 

Abu Bakar Baasyir

 

Sekali lagi, insiden kekerasan negara -aparat kepolisian- terjadi lagi. Kali 
ini para santri dan pendukung Abu Bakar Baasyir yang menjadi Korbannya. 
Peristiwa pemukulan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian 
terjadi ketika  mereka membubarkan ribuan pendukung Ust. Abu Bakar Baasyir yang 
ingin menyambut pembebasan beliau di sekitar Rutan Salemba Jumat (30/04) dini 
hari. Tercatat 33 orang luka dari kalangan santri dan pendukung Abu Bakar 
Baasyir dan 32 orang dari aparat kepolisian (detik.com).

Berdasarkan keputusan hukum yang dikeluarkan oleh MA, Abu Bakar Baasyir 
seharusnya bebas hari ini. namun aparat kepolisian justeru menahan kembali Abu 
Bakar Baasyir dengan tuduhan yang sama dan menggunakan dasar UU Terorisme. 
Tindakan polisi yang bertentangan dengan hukum ini sangat sarat dengan 
diskriminasi. Padahal prinsip penegakkan hukum harus menjamin kesamaan 
kedudukan setiap orang. Jika sudah diadili, dan dinyatakan bebas maka segera 
harus dibebaskan. Tapi tidak demikian halnya dengan Abu Bakar Baasyir. Tindakan 
melawan hukum yang dilakukan oleh kepolisian ini jelas tidak terlepas dari 
intervensi Amerika Serikat yang tidak menginginkan Abu Bakar Baasyir bebas. 
Kenyataan ini sekaligus menegaskan bahwa AS merupakan hambatan utama bagi 
penegakkan hukum di Indonesia.

 Bagi Koalisi Anti Utang, hal tersebut tidaklah mengherankan. Keterangan Duta 
Besar Amerika Serikat Ralp L. Boyce yang meminta Abu Bakar Baasyir ditahan atas 
tuduhan teroris dan amir Jamaah Islamiah, serta pernyataan pemerintah Amerika 
yang menolak keputusan hukum peradilan Indonesia (Mahkamah Agung) yang 
memberikan keringanan hukum terhadap Abu Bakar Baasyir, menandakan penagkapan 
tersebut sangat kuat nuansa intervensinya. 

Memang bukan hal yang baru, bahwa negara-negara maju seperti Amerika melakukan 
intervensi terhadap apa saja yang dianggap menghalangi kepentingan politik dan 
ekonominya di Indonesia. Mungkin kita juga masih ingat. Awal Nopember tahun 
lalu, ketika Duta Besar Inggris, Richard Gozney yang mendesak Wapres Hamzah Haz 
untuk menaikan tarif Air Minum PAM Jaya karena perusahan Inggris (THAMES) yang 
menguasai Perusahaan Air Minum milik pemerintah DKI Jakarta itu mengalami 
kerugian. Hal yang hampir sama kali ini dalam kasus Abu Bakar Baasyir. tindakan 
AS yang meminta Abu Bakar Baasyir tetap ditahan adalah menandakan Amerika sudah 
jauh melakukan intervensi terhadap sistem hukum dan peradilan di Indonesia.

 Intervensi yang dilakukan oleh AS dan negara-negara maju lainnya juga terjadi 
pada wilayah ekonomi-politik Indonesia. Kebijakan neo-liberalisme yang juga 

 

 

 

 

 

disponsori oleh Amerika Serikat, lewat tangan IMF dan Bank Dunia melakukan 
intervensi terhadap APBN negara ini. mereka 'memaksakan' pemerintah memotong 
anggaran negara untuk subsidi rakyat bagi pembayaran utang. IMF dan Bank Dunia 
juga 'memaksa'  pemerintah untuk melakukan privatisasi terhadap sejumlah BUMN 
di negeri ini. belum lagi, sejumlah undang-undang yang lahir untuk menyokong 
agenda neo-liberalisme di Indonesia. Parahnya, semua kebijakan tersebut lahir 
akibat jasa baik para kaki tangan mereka dalam rezim pemerintahan yang berkuasa 
di Indonesia saat ini. 

Berdasarkan kenyataan di atas, kami Koalisi Anti Utang (KAU) menyatakan: 
Pertama, bahwa penangkapan kembali Ust. Abu Bakar Baasyir merupakan tindakan 
diskriminasi hukum dan tidak mengindahkan dan prinsip demokrasi. Oleh karena 
itu mendesak pihak kepolisian segera membebaskan Ust. Abu Bakar Baasyir. Kedua, 
Menolak intervensi Amerika Serikat dalam kasus tersebut. 

Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan solidaritas pada Ustadz 
Ba'asyir demi tegaknya hukum dan keadilan di negeri ini.

 

 

 

 

Dani Setiawan

Proram Officer

08129671744



--------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

  a.. To visit your group on the web, go to:
  http://groups.yahoo.com/group/kusfiardi/
    
  b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
  kusfiardi-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
    
  c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: