[ppi] [ppiindia] Fatwa MUI Memicu Kontroversi
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 29 Jul 2005 23:32:00 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Fatwa MUI Memicu
Kontroversi
Ma'ruf Amin: MUI Siap Menanggapi
Jakarta, Kompas - Sejumlah fatwa Majelis Ulama Indonesia, yang di antaranya
mengharamkan ajaran Ahmadiyah, faham pluralisme, sekularisme, dan liberalisme
agama memicu kontroversi dan reaksi keras dari sejumlah tokoh agama. Mereka
mengkhawatirkan implikasi dari fatwa MUI tersebut.
Jumat (29/7) siang sejumlah tokoh agama, seperti Djohan Effendi, Dawam
Rahardjo, Syafii Anwar, Ulil Abshar-Abdala, dan Weinata Sairin menemui Ketua
Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa KH Abdurrahman Wahid di Gedung PB
Nahdlatul Ulama.
Dalam pertemuan itu Abdurrahman menolak keras fatwa MUI tersebut. Menurut
Abdurrahman, Indonesia bukan suatu negara yang didasari satu agama tertentu.
Selain itu, MUI juga dinilai bukan institusi yang berhak menentukan apakah
sesuatu hal benar atau salah.
Secara terpisah, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menilai fatwa MUI itu
merupakan langkah mundur terutama bagi kehidupan antarumat beragama.
Tokoh agama mempertanyakan fatwa yang mengharamkan pluralisme, padahal
pluralisme dipercaya menjadi dasar hubungan umat beragama di Indonesia, yang
masyarakatnya majemuk.
Sebelas butir fatwa MUI dipaparkan Ketua Komisi Fatwa MUI Ma'ruf Amin kepada
pers di Istana Wakil Presiden. Mengenai adanya pengabaian masyarakat terhadap
fatwa MUI, Ma'ruf berujar, Saya kira itu wajar saja. Jangankan fatwa, Al Quran
saja yang sudah pasti, hadis saja yang sudah pasti dari Nabi masih banyak yang
belum menjalankan.â??
Mengenai munculnya reaksi, Ma'ruf mengemukakan, MUI menanggapi sejauh memakai
pisau analisis keagamaan.
Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra menilai ada
kesalahpahaman tentang arti pluralisme yang dipakai sebagai acuan oleh MUI
dengan pengertian pluralisme dalam wacana akademik.
Ia merisaukan implikasi dari fatwa MUI dalam penciptaan suasana yang kondusif
bagi penciptaan kerukunan hidup beragama. Sebab, masyarakat tidak tahu apa yang
dimaksud dengan pluralisme oleh MUI.
Secara terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta ulama memberikan pemahaman
dan pencerahan kepada masyarakat mengenai bagaimana menyikapi perbedaan
pandangan di antara umat. (INU/HAR/MAM/dwa)
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0507/30/utama/1937905.htm
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hlq36qt/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122679925/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">DonorsChoose.
A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Fatwa MUI Memicu Kontroversi