[ppi] [ppiindia] Europa Union, model yang sesuai
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 28 Feb 2004 10:52:08 +0100
** ppi-india **
"Europa Union, model yang sesuai
untuk bangsa-bangsa
di Indonesia"
Oleh: Dr. Husaini Hasan
E-mail: ruseb@xxxxxxxxxx
MENELAAH SITUASI di Indonesia, yang sudah "merdeka" sejak 54 tahun,
tetapi sampai saat ini tidak ada kestabilan dan ketenangan di kawasan ini.
Reaksi pemberontakan dan demokrasi rakyat diseluruh pelosok negeri ini dari
berbagai lapisan masyarakat dan mengakibatkan pembunuhan massal dan
penegkapan berjuta rakyat dari Sabang sampai Marauke, menunjukkan
manifestasi rasa ketidak puasan atas ketidak adilan daripada system
administrasi Republik ini. Indonesia adalah kelanjutan daripada system
penjajahan Hindia Belanda, The Dutch East Indies
HINDIA BELANDA masih berdiri sampai kini, hanya nama dan penjajahnya
yang bertukar. Territorial integrity penjajahan Hindia Belanda masih tetap
intact dari Sabang sampai Marauke. Nama Hindia Belanda bertukar jadi
Indonesia. Dan penjajah Belanda ditukar oleh penjajah Indonesia.
SEBETULNYA Indonesia bukanlah nama bangsa atau satu negara, tetapi
ia adalah nama geographi. Jadi Indonesia bermakna Kepulauan Hindi.
Ibukotanyapun masih ditempat penjajahan Belanda dulu, hanya nama saja yang
bertukar. Kalau dulu namanya Batavia kini namanya Jakarta. Undang-undang
nyapun masih mengikuti undang-undang penjajahan Belanda, mengikuti stadblad
nr. dst. System pemerintahan masih dipusatkan dan tunduk ke Batavia atau
Jakarta sekarang dan semua hasil dari luar Jawa (tanah jajahan) dikumpulkan
ke Jakarta. Bedanya kalau dulu semasa penjajahan Belanda hasil-hasil yang
ditumpuk di Jakarta lalu di bawa ke Negeri Belanda, maka kini hasil-hasil
tersebut di tinggal di Jawa untuk membangun Jakarta dan Pulau Jawa.
NEGERI-NEGERI DILUAR JAWA masih diperlakukan sebagai tanah jajahan,
di-exploiter dan hasil tambang nya seperti minyak. LNG, intan, emas, tembag=
a
dilarikan ke Jawa. Tidaklah heran kalau kita melihat kepincangan pembanguna=
n
di Jawa yang yang telah mengikuti perkembangan dunia modern penuh dengan
gedung bertingkat, jalan raya asfalt sampai ke pedalaman dan listerik dan
telefon sampai ke pelosok desa; sedangkan di luar Jawa rakyatnya masih
banyak yang buta huruf dan masih ada yang hidup seperti di zaman batu
seperti di Papua Barat (Irian Jaya), memakai lampu teplok; dan kematian
akibat malaria, cholera eltor, dycentri, dan malnutrition masih merajalela.
SYSTEM CENTRALIZATION yang berpusat di Jakarta ini memungkinkan
korupsi bermilyard dollar oleh pemimpin-pemimpin Indonesia mulai dari
Presidennya, Jendral-jendralnya, sampai ke tingkat penghulu dan
kerani-keraninya. Tidak ada rasa tanggung jawab kepada Negeri-negeri dan
bangsa-bangsa karena mereka tidak mempunyai sentimen kebangsaan dan memang
Indonesia bukan satu bangsa. Wakil-wakil rakyat yang dipilih bukanlah
representativ dari bangsa-bangsa sehingga mereka tidak mempunyai sentimen
kebangsaan serta tanggung jawab terhadap bangsa yang diwakilinya. Seorang
bangsa Jawa yang bertugas di Irian Jaya (Papua Barat) tidak akan merasa
bahwa rakyat Papua adalah sebangsa dengan dia, yang harus dibela dan
diperjuangkan haknya. Ia dengan mudah akan melakukan korupsi dan
mengumpulkan harta untuk dibawa pulang ke Jawa.
INDONESIA TIDAK mempunyai sejarah sebelum 1945. Yang dikatakan
sejarah Indonesia itu sebenarnya adalah sejarah bangsa Aceh Sumatra, sejara=
h
bangsa Sunda di Jawa Barat, sejarah bangsa Jawa di pulau Jawa, sejarah
bangsa Bugis di Sulawesi, sejarah bangsa Bali di pulau Bali, sejarah bangsa
Timor, sejarah bangsa Maluku di Ternate, Tidore dan Ambon, dst, dst.
Demikian pula yang disebut dengan pahlawan-pahlawan Indonesia itu sebenarny=
a
adalah pahlawan-pahlawan bangsa dari negara-negara dimana mereka berasal.
Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Potjut Baren, Tengku Tjhik di Tiro Mohd.Saman
dan banyak lagi pahlawan Aceh; mereka semua bukanlah pahlawan Indonisia,
karena mereka tidak berjuang mempertahankan Indonesia, tetapi mereka
mengalirkan darah dan menyambung nyawa mereka untuk mempertahankan
kedaulatan Negara Aceh dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Aceh dari
pendudukan dan penjajahan bangsa luar, apakah dia Belanda, Inggeris ataupun
Jepang. Mereka tentu menangis didalam kubur mereka melihat anak cucu mereka
telah mensia-siakan pengorbanan mereka dengan Cuma-Cuma menyerahkan
Kedaulatan dan kemerdekaan Negara Aceh kepada Indonesia begitu saja.
Sentimen yang dirasakan oleh bangsa Aceh akan pahlawan-pahlawannya tidaklah
dapat dirasakan oleh bangsa -bangsa lain, sebab pahlawan-pahlawan Aceh
bukanlah pahlawan Indonesia, tetapi adalah pahlawan Aceh untuk bangsa Aceh.
Demikian pula sebaliknya pahlawan Maluku, Pattimura untuk bangsa Maluku,
tidak ada sangkut paut dengan bangsa Indonesia. Demikian pula selanjutnya
dengan Diponogoro adalah pahlawan Bangsa Jawa, tidak ada sangkut pautnya
dengan pahlawan Indoensia apalagi dengan bangsa Aceh ataupun Maluku.
YANG ADA PERSAMAANNYA hanya satu yaitu kita bangsa-bangsa di Nusa
tenggara ini yang kini disebut sebagai Indonesia adalah sama-sama di perang=
i
dan dijajah oleh Belanda. Lalu kalau sekarang Belanda tidak ada lagi kenapa
yang merdeka sekarang hanyalah Jawa?! Sedangkan kita bangsa-bangsa diluar
Jawa tidak mempunyai hak untuk bersuara dan menetukan nasib kita sendiri.
Mengapa kita harus menerima perintah dari Jakarta dan mengapa hasil bumi
kita harus diatur dari Jakarta dan dibawa ke Jawa. Apa kelebihan bangsa Jaw=
a
dari kita. Apa hak Suharto dan anak2nya meng-claim tanah-tanah di Aceh, di
Kalimantan, di Sulawesi dan di Papua sebagai tanah-tanah milik mereka. Seja=
k
kapan ada nenek-moyang mereka disana? Kita yang seharusnya menjadi tuan di
negeri kita sendiri. Kini kita menjadi warga negara kelas dua dan yang lebi=
h
hina lagi kita menjadi hamba sahaya dinegeri kita sendiri. Saya bukan rasis
terhadap bangsa Jawa, tidak, tetapi saya menghormati bangsa Jawa dan
menempatkannya setaraf dengan bangsa-bangsa kita bangsa Aceh, bangsa Bugis,
bangsa Maluku, bangsa Timor, bangsa Banjar, bangsa Papua seperti
bangsa-bangsa lain didunia ini.
SALAHNYA ADALAH karena kita mau ditipu dan dipanggil dengan sebutan
"bangsa indonesia." Dengan kita mengaku bangsa Indonesia maka hilanglah hak
kebangsaan kita masing-masing. Dan otomatis bangsa Jawa dapat datang ke
Aceh, ke Maluku, ke Papua dst mengambil harta kekayaan negeri Aceh, Maluku,
Papua, dst bukan lagi milik dan hak rakyat Aceh, rakyat Maluku atau Papua
tetapi adalah hak dan milik Indonesia.
KETIDAK PUASAN DARI BANGSA-BANGSA diluar Jawa yang dijajah oleh
Indonesia ini dicetuskan dengan berbagai reaksi sebagai berikut:
1951: Dr Soumokil dari Maluku memproklamirkan Republik Maluku
Selatan. Sebagai ganjarannya ia disalib dan dihukum tembak. Kini 50.000
rakyat Maluku hidup dalam pengasingan di negeri Belanda menanti Kemerdekaan
Negeri Maluku.
1953: Pemberontakan Tengku Daud Beureueh di Aceh.
1953: Pemberontakan Karto Suwiryo di Jawa Barat.
1953: Pemberontakan Kahar Muzakkar di Sulawesi. Ketiga-tiga
pemberontakan ini juga telah melibatkan pembunuhan massal di Cot Jeumpa
Aceh, dan pembakaran kampung sehingga beratus ribu orang telah terkorban
termasuk ayah dan keluarga penulis sendiri dibunuh dengan kejam dan dirampa=
s
hartanya. =B7
1960: Pemberontakan Ibnu Hajar di Kalimantan. =B7
1965: Pemberontakan Partai Kommunis Indonesia. Demonstrasi rakyat,
pemuda dan mahasiswi di Jakrta, Medan, dst. Kudeta Suharto. Beratus ribu
orang telah terkorban dan ditahan dengan sewenang-wenang, sesuka hati
mereka. =B7
1971: Pernyataan Kemerdekaan Papua Barat. OPM =3D Operasi Papua
Merdeka.
1975: Reaksi rakyat Timor Timur yang menuntut kemerdekaannya. Merek=
a
jelas bukan bangsa Indonesia. Mereka telah diberi kebebasan untuk menentuka=
n
nasib mereka sendiri oleh Portugis yang telah menjajah mereka. Tetapi
Indonesia dengan rakus menyerbu dan membunuhi rakyat Timor Timur untuk
menaklukkannya dibawah penjajahan Indonesia.
1976: Pernyataan Kemerdekaan Rakyat Aceh, yang berlanjut sampai har=
i
ini. Ribuan rakyat Aceh dibunuh, dipenjarakan, disiksa dan diperkosa.
1984: Pembunuhan massal Rakyat Tanjung Periok.
1987: Kerusuhan di Lampung. Ratusan orang dibunuh dan dikubur
hidup-hidup.
1989: Pembunuhan massal, perampokan dan perkosaan dan perlakuan
sewenang-wenang terhadap rakyat Aceh, sehingga Aceh di claim dengan DOM
(Daerah Operasi Militer). Dengan itu bermakna serdadu Indonesia boleh
melakukan apa saja yang mereka suka kepada rakyat Aceh, apakah merampok
harta rakyat, ataukah melampiaskan nafsu kebinatangannya dengan memperkosa
gadis-gadis atau isteri-isteri orang yang mereka senangi ataukah memukuli
rakyat lemah yang tidak berdaya dan mebunuh siapa saja yang mereka kehendak=
i
dengan tidak ada tuntutan atau pengadilan apapun. Kini beribu rakyat Aceh
hidup dalam pembuangan di seluruh dunia, menanti kemerdekaan Aceh.
1998: Kembali demonstrasi rakyat, pemuda dan mahasiswa, diseluruh
Indonesia terutama di University2 di Jakarta, di Surabaya, Jogyakarta,
Semarang, Makassar, Medan, Padang, Palembang dan Bandar Aceh, dst.
JUTAAN ORANG telah terkorban dan teraniaya. Kemiskinan dan
pengangguran akan terus berkepanjangan, melibatkan ber-juta rakyat di Neger=
i
yang disebut dengan Indonesia ini. Jelas bagi kita bahwa reaksi-reaksi
diatas menunjukkan bahwa sistem Republik Indonesia ini tidaklah dikehendaki
oleh rakyat "Indonesia". Sistem pengaturan ini bukanlah merupakan aspirasi
atau kemauan serta kerelaan bangsa-bangsa di Indonesia.
INDONESIA DAPAT DIPERTAHANKAN sampai saat ini bukanlah dengan
keadilan dan demokrasi atau musyawarah, tetapi dengan kekuatan militer dan
paksaan senjata, membunuh dan "mengamankan" bangsa-bangsa yang menuntut
keadilan dan hak nya sebagai bangsa-bangsa yang merdeka. Malah dengan jelas
Indonesia telah mengikrarkan genocide kepada ke tiga bangsa di Indonesia
yaitu Bangsa Aceh, Bangsa Timor Timur dan Bangsa Papua. Serdadu Indonesia
mengeluarkan perintah "TUNTAS" yi. Tumpas tandas sampai ke akarnya, bermakn=
a
bunuh sampai ke anak cucunya. Mereka tidak ada belas kasihan atau peri
kemanusiaan karena mereka tidak merasa bahwa mereka adalah satu bangsa.
KEKEJAMAN SEDEMIKIAN telah dikutuk oleh seluruh dunia seperti yang
terjadi di Bosnia dan Kosovo oleh bangsa Serbia. Tetapi kekejaman dan
pelanggaran Hak Azasi Manusia di Indonesia yang telah berlaku selama 54
tahun ini dalam jumlah yang lebih besar dan lebih dahsyat telah
ditutup-tutupi oleh Republik Indonesia dari mata dunia dengan menyogok dan
menyuap Perusahaan-perusahaan raksasa dari Barat seperti Mobil Oil, Stanvac=
,
British Petroleum, Asamera, Bofors, Mitsubishi, dll. Kapitalis-kapitalis
yang hanya mementingkan kepentingan keuntungan mereka, mempengaruhi
Negara-negara mereka untuk menyokong keutuhan Republik Indonesia. Karena
dengan system Centralisation/Kesatuan Indonesia memudahkan bagi mereka untu=
k
memegang satu orang yang memegang kunci lumbung-lumbung harta di Indonesia
apakah dia Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, atau siapa saja yang memegang
tampuk pemerintahan di Republik ini. Kapitalis-kapitalis ini tentu saja
tidak senang kalau banyak Kepala Negara di Indonesia sehingga mereka harus
berurusan dengan banyak orang. Mereka tidak akan peduli dengan keadilan dan
Hak serta Nasib rakyat setempat. Karena prinsip mereka adalah membeli denga=
n
harga yang semurah-murahnya dan mengaut keuntungan yang sebesar-besarnya.
Sebetulnya kita menderita bukan karena Negeri kita miskin. Sebaliknya kita
menderita karena Negeri kita kaya, dan orang luar datang merampok kekayaan
alam dan bumi kita dan menyingkirkan kita dan kalau perlu membunuh kita
pemiliknya.
ALHAMDULILLAH. masih ada rakyat yang berhati mulia dan ikhlas di
Negeri-negeri Eropa dan Amerika, yang masih ingin turun tangan membela
bangsa yang tertindas dan memperjuangkan hak-hak azasi manusia dann berusah=
a
menegakkan keadilan dimuka bumi. Tugas ini bukanlah mudah. Mereka tidak aka=
n
berhasil kalau kita sendiri tidak berusaha melepaskan diri kita dari
cengkraman penjajahan Indonesia. Penderitaan dan pergolakan di Indonesia
akan berterusan selama Republik Indonesia masih tegak. Demonstrasi dan
reformasi tidak akan menghasilkan apa-apa selagi sistem Republik Indonesia
tidak berubah. Sistem DPR, MPR, Panca Sila, Sumpah Pemuda, Pemilihan Umum
itu semuanya omomg-kosong dan tidak ada manfaatnya untuk kitabangsa-bangsa
diluar Jawa. Hanya Jawa dan pemimpin-pemimpin Indonesia yang mengaut
keuntungan dan manfaat dari sistem tersebut diatas.
SAUDARA-SAUDARA SENASIB yang dijajah oleh Indonesia! Berpikirlah
dengan bebas sebagai satu bangsa yang merdeka. Republik Indonesia bukanlah
satu Negara yang paling kuat di dunia. USSR (United Soviet Socialis
Republic) yang jauh lebih kuat dari R.I. yang merupakan satu Super Power
pada masanya toh hancur juga, pada masa bangsa-bangsa tersebut telah sadar
akan dirinya dan tahu menentukan nasib dirinya sendiri sebagai bangsa yang
merdeka dan berdaulat didunia dan menempatkan dan mewakili dirinya sendiri
di Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa.
MARILAH KITA mempelajari Sejarah bangsa-bangsa yang telah lebih
dahulu merdeka dari kita.Yang telah mengalami banyak pergolakan dan revolus=
i
seperti bangsa-bangsa Eropa.Kalau kita bandingkan dengan luas Indonesia dar=
i
Sabang sampai ke Marauke adalah sama jauhnya seperti dari Lissabon ke
Moscow. Dan dari Utara ke Selatan seperti dari Stockholm ke Rome. Dpl. Luas
Indonesia adalah seumpama gabungan Eropa Barat dangan Eropa Timur. Dan
mereka terdiri dari berpuluh Negara, berpuluh bangsa dan bahasa. Negeri
mereka tidaklah sekaya hasil alam negeri kita. Tetapi mereka dapat membangu=
n
negeri mereka disebabkan kestabilan politik mereka dan sistem demokrasi
administrasi pemerintahan mereka. Ini tercipta akibat rasa respect terhadap
sejarah, bahasa dan kebudayaan dari bangsa-bangsa tersebut. Kini setelah
sekian lama mereka merdeka dan hidup dengan berkebudayaan tinggi kini merek=
a
bergabung kembali dalam satu Pergabungan Eropa (Europa Union). Satu gabunga=
n
yang unik untuk abad ini. Mereka bukan bergabung seperti Republik Kesatuan
Indonesia, dimana satu bangsa menjajah bangsa yang lain, dimana semua
bahasa, sejarah, satu budaya Indonesia. Hal ini tidak mungkin terjadi,
buktinya berjuta manusia telah terkorban dan masih akan terus berlangsung.
Eropa Union bukan gabungan Federasi, Negara-negara yang bergabung tersebut
adalah Negara-negara yang berdaulat dan merdeka dan masing-masing mempunyai
kursi diperwakilan Majelis P.B.B. Makin banyak kursi mereka di PBB maka
makin banyak suara mereka. Gabungan mata uang mereka "EURO" kini telah mula=
i
mengimbangi US. Dollar. Europa Union ini menurut hemat saya adalah model
yang sangat up to date dan sangat sesuai bagi kita bangsa-bangsa di
Indonesia ini. Indonesia nantinya akan menjadi paling kurang 10 Negara,
berdasarkan kepada Sejarah bangsa-bangsa tersebut sebelum dijajah oleh
Belanda. Dan ini tergantung kepada kesadaran dan keaktivan bangsa-bangsa it=
u
dalam menentukan nasib dirinya sendiri (self determination). Kita
bersama-sama harus saling membantu berdirinya bangsa-bangsa tersebut.
10 Negara itu adalah sbb:
(1) United Republic of Aceh Sumatera
(Republik Persatuan Aceh Sumatera)
(2) Negara Pasundan
(3) Negara Jawa
(4) Negara Bali
(5) Negara Sumawa-Flores
(6) Republic Persatuan Timur
(7) Republik Federasi Maluku
(8) Republik Persatuan Sulawesi
(9) United Republic of Borneo
(10) The Republic of West Papua
Nama dan bentuk dari Negara-negara ini hanyalah sebagai usulan,
tergantung dari pada kemauan dan aspirasi ra=B4kyat masing-masing, dan akan
ditentukan kemudian dengan musyawarat dari bangsa-bangsa tersebut diatas.
Setelah Negara-negara ini terbentuk dan memperolah kedudukannya
masing-masing di United Nations maka akan dibentuk pula satu Confederation
diantara bangsa-bangsa tersebut, dalam bentuk pertahanan, ekonomi, dan apa
yang dianggap perlu. Pada waktu itu kita akan mengajak kerja sama yang lebi=
h
luas dalam segi pertahanan dan ekonomi dengan bangsa-bangsa lain di Asia
Tenggara.
Stockholm, Juli 1999.
E-Mail: ruseb@xxxxxxxxxx
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Europa Union, model yang sesuai