[ppi] [ppiindia] Ekonomi Mencemaskan
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 30 Aug 2005 22:59:56 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=187149
Rabu, 31 Agt 2005,
Ekonomi Mencemaskan
Situasi ekonomi nasional makin mencemaskan. Selain dampak situasi global, masih
rapuhnya fundamental ekonomi ikut mendorong memburuknya berbagai indikator
ekonomi. Belum tampak, baik pemerintah maupun BI (Bank Indonesia), merumuskan
langkah-langkah konkret yang komprehensif untuk mengatasinya. Akankah Indonesia
kembali terjerembab ke krisis ekonomi seperti 1997-1998?
Ketika harga minyak menyentuh level USD 70 per barel, kurs rupiah merosot
hingga Rp 10.700 per USD. Kemarin, kurs sampai ke Rp 12 ribu per USD. Namun,
beberapa kebijakan jangka pendek BI berhasil mengangkat kurs kembali ke titik
Rp 10.500. Indeks saham awal pekan ini juga terperosok hingga di bawah level
1.000.
Karena situasi tersebut, jelas pemerintah menghadapi kesulitan besar, terutama
dalam aspek fiskal. Kenaikan harga minyak mentah dunia memaksa pemerintah untuk
menyesuaikan asumsi harga minyak. Kalau tidak, jumlah subsidi BBM harus
dinaikkan. Jika dana untuk menaikkan subsidi tidak cukup, harga BBM di pasar
harus dinaikkan.
Melemahnya kurs rupiah akan membawa dampak sangat luas, terutama makin beratnya
beban pemerintah untuk membayar kewajiban dalam bentuk valas. Depresiasi juga
akan membawa akibat naiknya harga-harga, terutama barang impor dan barang yang
berbasis bahan baku impor. Kenaikan harga barang berarti inflasi. Dengan kata
lain, daya beli masyarakat turun.
Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter akan menggunakan instrumen suku
bunga untuk mengendalikan laju inflasi. Semakin tinggi tekanan terhadap harga,
suku bunga akan terus dinaikkan.
Namun, kenaikan suku bunga bukan tanpa risiko. Bila suku bunga bank tinggi,
transaksi di pasar saham akan sepi. Pembiayaan sektor riil juga seret. Jika
pasar saham sepi, masyarakat kehilangan salah satu wahana investasi. Sepinya
transaksi pasar saham juga akan mendorong perusahaan-perusahaan untuk menunda
rencananya menjual saham kepada publik.
Situasi yang cukup mengkhawatirkan itu diperkirakan berlangsung hingga akhir
tahun. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah konkret jika tidak ingin
situasi tersebut memburuk dan berubah menjadi krisis. Langkah itu, misalnya,
menaikkan harga BBM dan merombak jajaran kabinet. Hanya dengan langkah konkret
seperti itulah pasar akan punya harapan. Pergerakan negatif seperti sekarang
juga akan kembali menjadi positif. (*)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Ekonomi Mencemaskan