[ppi] [ppiindia] Dunia Pendidikan Di 61 Tahun Indonesia Merdeka
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Wed, 30 Aug 2006 10:40:42 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.indomedia.com/bpost/082006/30/opini/opini3.htm
Dunia Pendidikan Di 61 Tahun Indonesia Merdeka
Oleh : Alfian R
Kabis Eksternal Badko HMI Kalselteng
Perlu kesadaran kolektif bagi seluruh komponen pendidikan termasuk di dalamnya
segala lapisan masyarakat, agar tujuan dunia pendidikan bukan lagi sebagai
ajang coba-coba.
Sejarah biasa ditafsirkan sebagai potret peristiwa masa lalu yang dapat diambil
pelajaran. Maka, tidak heran jika hampir dari seluruh manusia becermin dari
sejarah yang dialaminya ketika bangsa ini mengukuhkan dirinya sebagai bangsa
yang merdeka 61 tahun silam dengan dibacakannya teks proklamasi oleh 'sang
singa podium' waktu itu, hingga membangkitkan adrenaline ribuan anak bangsa
yang jenuh dan bosan pada semua yang berkaitan dengan penjajah.
Senandung proklamasi tersebut disambut gembira, bagaikan kokok ayam jantan
menyambut pagi nan cerah dan penuh harapan. Hari demi hari berjalan, minggu
demi minggu berlalu, tahun demi tahun terlewati. Sampai saatnya semangat
kemerdekaan itu hanya serentak dikumandangkan satu tahun sekali, ketika
perjuangan tidak lagi diartikan mengangkat sebatang senjata tapi lebih pada
mengangkat sebatang pena.
Di sisi lain, perlu dievaluasi alangkah merasa berdosanya kita yang telah
mempercayakan ujung tombak bangsa ini kepada manusia yang mengatasnamakan
kepentingan rakyat untuk kepentingan pribadi, keluarga dan konco-konconya.
Tatkala, bangsa ini asyik mengasah mata pena mereka di sekolah dasar hingga
perguruan tinggi yang diharapkan bisa mempertahankan dan memperkuat kedaulatan
bangsa di masa mendatang.
Sekolah atau apa pun istilahnya, tempat putra-putri harapan bangsa mengasah
mata penanya dan menghiasi diri mereka dengan kepribadian. Melalui, tahapan
birokrasi atau prosedur teknis dan nonteknis hingga nanti dianggap mampu
berpartisipasi aktif dalam tata dan aturan main masyarakat modern serta
berpendidikan baik di tingkat individu, nasional bahkan internasional.
Agar yang kita harapkan dapat tercapai, maka perlu kesadaran kolektif bagi
seluruh komponen pendidikan termasuk semua lapisan masyarakat agar tujuan dunia
pendidikan bukan lagi sebagai ajang coba-coba (kurikulum yang berubah-ubah),
unjuk gigi demi kepentingan mikro bukan makro,bahkan sebagai lahan empuk bagi
pakar yang notebane adalah hungang dengan berdalih pada proyek peningkatan dan
pengembangan pendidikan.
Tak heran, proyek pendidikan dijadikan ajang main-main. Maka, perubahan
kultural pada sistem dan standarisasi kemampuan pendidikan sebagai tolak ukur
keberhasilan atau semua yang berkaitan dengan perubahan, cenderung lebih
diminati. Karena, anggaran yang akan diperoleh pasti sangat banyak, padahal
omong kosong belaka. Timbul pertanyaan, apakah semua yang telah terjadi ini
peningkatan kualitas atau pembodohan massal?
Kalau kemarin kita ramai-ramai membahas sampai menolak terbitnya salah satu
majalah luar negeri yang berlogo kepala kelinci, tapi justru tanpa sadar
ternyata semua peserta didik di negara ini malah menjadi 'kelinci saikungan'
karena tujuan inovatif yang kita harapkan tak lebih dari seumur jagung. Hal ini
membuktikan, masa depan bangsa ini tidak lagi terlalu serius dipermasalahkan.
Sudah menjadi top secret di masyarakat, secara teknis pelaksanaan pendidikan
khususnya di daerah tertentu terdapat banyak sekali kekurangan. Karena, dunia
pendidikan sangat tergantung situasi dan kondisi politis pusat yang lebih
mengutamakan banyak kepentingan, sehingga konsep pendidikan jelas kelihatan
simpang siur.
Kalau memang negara yang kaya ini bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, maka
timbul sebuah pertanyaan yang tak perlu dijawab sekarang. Biarlah waktu yang
akan menjawabnya. Kenapa, kurikulum sebagai salah satu komponen pendidikan
diubah dengan berbagai alasan yang salah satunya adalah keterbasan biaya? Atau,
karena kebobrokan pemimpin bangsa yang mempercayakan dunia pendidikan kepada
intelektual kadondong sehingga tidak mampu memikirkan hal yang demikian.
e-mail: alvie_borneo@xxxxxxxxx
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Dunia Pendidikan Di 61 Tahun Indonesia Merdeka