[ppi] [ppiindia] Duet Rida-Taufik Ismail Memukau

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Duet Rida-Taufik Ismail Memukau

MENYAMBUT ulang tahun komunitas Rumahitam yang ke-4, sastrawan 
kondang dari Jakarta dan Kepulauan Riau tampil di panggung terbuka 
Rumahitam seperti Rida K Liamsi, Taufik Ismail, Husnizar Hood, Abdul 
Kadir, Tarmizi serta beberapa orang penyair lainnya.
Meskipun acara tersebut dilakukan secara sederhana dan sepi 
pengunjung, namun tidak membuat semangat para penyair menjadi kurang 
dalam membaca puisi terbaik mereka. Bahkan dengan berapi-api, mereka 
membaca puisi yang umumnya berisikan kritikan sosial ini di hadapan 
para pengunjung. 

Ketika para penyair membacakan puisi, sesekali terdengar decak kagum 
dan tepuk tangan yang meriah dari para pengunjung yang haus akan 
hasil karya sastra. Selain menampilkan para penyair kondang, pihak 
Rumahitam juga mempertunjukan salah satu kesenian tradisional 
melayu `Mak Yong' yang hampir punah ditelan oleh hiburan kota besar 
yang penuh dengan gemerlap kehidupan. 

Penampilan mereka mendapatkan sambutan yang meriah dari penonton, 
apalagi masyarakat sudah rindu akan kesenian tradisional yang 
menceritakan tentang Budaya Melayu. Setelah pertunjukan `Mak Yong', 
baru para penyair membacakan puisi di atas panggung. Penampilan 
tersebut diawali dengan pembacaan puisi oleh Bellia, penyair cilik 
Batam dengan membawakan puisi Rumah Hitam 4 buah karya Tarmizi. 
Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan Mazoemi Daud yang 
membacakan dua buah puisi yakni Hikayat Selat dan Orang Sekanak. 

Selain itu juga tampil penyair dari Pekanbaru Hang Kafrawi dengan 
puisi Sajak Untuk Jakarta, Menolok Hangtuah serta puisi lainnya yang 
terdapat dalam kumpulan puisi membaca Riau. Selain itu, juga tampil 
Tarmizi serta Jenewal Lawen Mucktar, yang membawakan puisi dari karya 
terbaik mereka. 

Pada kesempatan tersebut, Rida K Liamsi yang datang dari Pekanbaru, 
sempat menampilkan tiga sajak terbaiknya yang terdapat dalam kumpulan 
puisi Tempuling yang berjudul Kode yang pernah terbit di majalah 
Horizon, puisi Pulang Cahaya serta satu lagi puisi Elegi Pertama yang 
dikhususkan untuk mengenang salah seorang sastrawan Jepang. 

Dalam penampilan tersebut terlihat Rida menghayati puisi yang 
diciptakan, meskipun dirinya tampil sudah cukup malam, namun suaranya 
tetap membahana dan memikat para penonton. Sesekali terlihat ia 
mengekspresikan melalui gerakan tangan dan mimik mukanya. 

Selesai membacakan puisi, selanjutnya ia menyerahkan kumpulan puisi 
Tempuling ke pada Taufik Ismail sebagai kenang-kenangan. Dan buku 
tersebut langsung diterima oleh Taufik Ismail yang malam itu datang 
bersama istrinya. 

Setelah penampilan Rida, Huznizar Hood naik ke atas panggung dengan 
membawakan puisi Rekontruksi Mak Yong dan Aduh Mak Batam yang 
menceritakan tentang pertama kalinya pemberlakuan perdaduk di Batam. 

Yang tak kalah menariknya adalah pembacaan puisi yang dibawakan oleh 
Taufik Ismail, yang sekaligus merupakan penutup acara. Dalam 
kesempatan tersebut, Taufik membacakan buah karya yang berhubungan 
dengan bahaya yang ditimbulkan oleh Adiksi Alkohol, Narkoba. 

Apalagi negara Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang, 
banyak di antara generasi mudanya yang terlibat dalam narkoba. "Saat 
ini di Indonesia sekitar 12 juta dari anak-anak Indonesia sudah 
ketagihan Narkoba," ujarnya sebelum membacakan puisi. 

Selain itu, puisinya juga banyak memberikan nasehat bagaimana 
menyikapi kehidupan di dunia, apalagi dengan adanya perkembangan 
zaman yang serba maju ini. Dalam kesempatan tersebut Taufik 
mengatakan kalau penyair di Batam dan Riau cukup kreatif dalam 
menulis puisi, meskipun mereka menemukan kendala di lapangan. Untuk 
itu dirinya menghimbau kepada penyair untuk terus meningkatkan 
kreatifitas dan produktifitas dalam menulis.(bni/rpg)  

Sumber: Riau Pos, Minggu, 25 April 2004
http://www.riauposonline.com/site/content/view/867/40/




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: