[ppi] [ppiindia] Doc. Temu_Eropa: Kwik Kian Gie: Tembak Mati Koruptor
- From: "la_luta" <la_luta@xxxxxxxxx>
- To: >, "PDI MEGA" <pdimega@xxxxxxxxxxxxxxx>, "X_PPI 77-87" <x-ppi_se-eropa77-87@xxxxxxxxxxxxxxx>, "TE 2003" <temu_eropa@xxxxxxxxxxxxxxx>, "ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>, "proletar" <proletar@xxxxxxxxxxxxxxx>, "kuasa Rakyat Miskin" <kuasa_rakyatmiskin@xxxxxxxxxxxxxxx>, "koran Sastra" <koran-sastra@xxxxxxxxxxxxxxx>, "publik seni" <publikseni@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Nasional-list" <nasional-list@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Wahana News" <wahana-news@xxxxxxxxxxxxxxx>, "offstream" <email@xxxxxxxxxxxxx>, "penyair" <penyair@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Indonesia Damai" <indonesia_damai@xxxxxxxxxxxxxxx>, "islam_liberal" <islam_liberal@xxxxxxxxxxxxxxx>, jaker@xxxxxxxxxxxxxxx, "puisi kita" <puisikita@xxxxxxxxxxxxxxx>, "bumi manusia" <bumimanusia@xxxxxxxxxxxxxxx>, "das-capital" <das-capital@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Ilmukomputer" <ilmukomputer-berita@xxxxxxxxxxxxxxx>, "musyawarah burung" <musyawarah-burung@xxxxxxxxxxxxxxx>, "Cari" <cari@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Tue, 31 Aug 2004 13:40:49 -0000
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
DOC temu_eropa@xxxxxxxxxxxxxxx:
From: Hokan@xxxx
Date: Wed Nov 12, 2003 10:17 am
Subject: Kwik Kian Gie: Tembak Mati Koruptor
--- In temu_eropa@xxxxxxxxxxxxxxx, Hokan@xxxx wrote:
Kwik Kian Gie:
Tembak Mati Koruptor
JAKARTA - Korupsi yang terjadi di Indonesia sudah sangat parah,
sehingga para pejabat negara yang melakukan korupsi harus ditembak
mati. Hukuman yang sangat berat bagi para koruptor telah dilakukan
oleh Pemerintah Cina dan hasilnya tingkat korupsi di sana terus
berkurang.
Pernyataan tersebut dikemukakan Menteri Negara Perencanaan
Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kwik Kian Gie dalam rapat kerja
dengan Komisi IX (Perbankan, Keuangan, dan
Pengawasan Pembangunan) DPR di Jakarta, Selasa (11/11). Dikatakan,
sebelum menerapkan hukuman yang sangat berat itu, perlu dilakukan
sejumlah pengkajian, seperti apakah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang
kini berjumlah sekitar empat juta orang berlebihan atau tidak, serta
jumlah kementerian harus ditinjau ulang.
Kementerian mana saja yang harus dibubarkan dan mana yang tetap
dipertahankan.
Langkah ini dikenal dengan sebutan audit manajemen dan organisasi.
Perusahaan-perusahaan besar biasa melakukannya tiga sampai lima
tahun sekali untuk mempertahankan tingkat keefektifan perusahaan.
Setelah dilakukan pengkajian, para pejabat negara dan PNS diberikan
gaji yang adil, sesuai tanggung jawabnya.
Selanjutnya, gaji mereka dinaikkan setinggi-tingginya, tidak saja
untuk sekadar hidup layak, tetapi bisa hidup gagah.
''Kita di sini lucu. Masa gaji Presiden RI kalah dengan gaji Presiden
Direktur Bank Mandiri atau Bank Danamon.
Gaji pejabat pemerintah harus lebih tinggi dari manajer perusahaan
swasta karena mereka melayani ratusan juta rakyat. Manajer
perusahaan hanya melayani satu cukong,'' ujar Kwik.
Tak Boleh Korup
Apabila gaji pejabat negara dan PNS sudah memadai, mereka tidak boleh
lagi korupsi. Kalau korupsi, mereka harus ditembak mati. Tidak hanya
itu, istri dan anak-anaknya juga harus menerima hukuman karena
sekitar 80 persen korupsi didorong oleh keluarga inti, sesuai hasil
penelitian di Cina.
''Istri dan anak-anak koruptor harus naik kendaraan umum dan tinggal
di rumah sederhana,'' tegas Kwik.
Untuk memberikan gaji yang tinggi, tentu saja diperlukan dana yang
besar. Dana tersebut, katanya, bisa diperoleh dari pendapatan negara
yang selama ini disia-siakan. Menurut perhitungan Kwik, jumlahnya
tidak kurang dari Rp 305 triliun. Dana sebesar itu diperoleh dari
Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN),
kekayaan alam yang dicuri, serta bunga obligasi rekap.
PPh dan PPN yang saat ini diterima negara dinilai tidak maksimal.
Wajib pajak hanya membayar maksimal 50 persen dari PPh dan PPN yang
seharusnya dibayar. Kemudian, pencurian kekayaan alam, seperti
pasir, ikan, dan kayu gelondongan, nilainya mencapai US$ 9 miliar.
Sedangkan, bunga obligasi rekap bisa dihemat Rp 14 triliun.
Penghematan itu memang tidak membuat bank rekap untung, tetapi juga
tidak membuatnya kolaps.
Langkah besar ini, lanjut Kwik, hanya bisa dilakukan oleh Presiden
yang mempunyai visi memberantas korupsi dan betul-betul kuat. Dia
bisa memulainya dengan memilih jaksa agung yang cakap. Jaksa agung
menerima gaji Rp 600 juta per tahun, serta mendapat fasilitas mobil
dan rumah mewah.
Syaratnya, jaksa agung tidak boleh korupsi dan menegakkan supremasi
hukum. Langkah serupa diteruskan kepada pembantu-pembantu presiden
lainnya.
''Ini semua bukan mimpi. Singapura pernah menjalankannya di tahun
1965 dan sukses. Cina pun menjalankan hal serupa dan korupsi di sana
pun berkurang,'' kata Kwik. (A-16)
Last modified: 12/11/03
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Doc. Temu_Eropa: Kwik Kian Gie: Tembak Mati Koruptor