[ppi] Re: [ppiindia] Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara si netron kita
- From: Logistik-sdg <Logistik-sdg@xxxxxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Mon, 31 Jan 2005 09:40:36 +0700
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Saya setuju sekali dengan pendapat anda, memang jenis sinetron yang
ditayangkan akhir-akhir ini tidak mendidik sama sekali bahkan cenderung
menjerumuskan (harusnya para penulis skenario bisa menbuat jenis cerita
seperti yang pernah ditayangkan di TVRI seperti ACI (Aku Cinta Indonesia),
dan lain sebagainya yang penting ceritanya mengandung nilai positif.
-----Original Message-----
From: radityo djadjoeri [mailto:radityo_dj@xxxxxxxxx]
Sent: 31 January, 2005 6:42 AM
To: wolu; bizzcomm-milis
Cc: mediacare; mudawijaya
Subject: [ppiindia] Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara
sinetron kita
Untuk didiskusikan, dari milis sebelah
Pengirim: Erno Prayud
Email: ernomyhero@xxxxxxxxx
Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kita
Rekan Milis, salam kenal....
Di forum ini saya mohon penjelasan yang positif dan konkret, karena saya
punya keterbatasan diri dalam menangkap hal-hal yang mungkin kurang bisa
dilihat oleh mata publik.
Sinetron:
- Si Cecep (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode
- Yoyo (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode
- Canda (keterbelakangan mental)
- Akulah Miki (keterbelakangan mental)
- Kau dan Aku (Buta)
- Pelangi di Matamu (Buta)
Sebenarnya punya pesan komunikasi apa di masyarakat? Terhibur? Tertawa?
Simpati? Empati? Saya mohon penjelasan saja, apa memang masyarakat kita
membutuhkan hiburan untuk mentertawakan kecacatan orang lain, ataukah bangsa
ini tetap pantas untuk menyaksikan hal-hal yang naif bila kita simpati
karena melihat kecacatan tubuh semata?
Saya takut jawabannya hanya tertuju ke : RATING semata, dan Kenyataannya
Masyarakat Membutuhkan Hiburan Seperti itu.
Atau boleh saya kritik: Penulis skenario sinetron sudah mentok ide / nggak
kreatif lagi hingga mereka bisanya memaksakan ide yang selalu mengekor
kesuksesan yang sudah ada, sementara kenyataannya dia tidak mampu membuat
inovasi cerita baru yang menarik dan orisinal?
Jadi sebenernya bukan tuntutan TV yang meminta cerita dengan tema-tema
seperti itu, tapi penulis naskah sinetron yang mentok ide itu-lah yang hanya
mampu meyakinkan bahwa "Bikin cerita anak cacat mental aja lagi, Boss!!
Pasti laku!!"
Rekan-rekan Member , apakah saya salah bila mengkritik tajam keberadaan
sinetron2 itu?
Apakah negara ini sudah kekurangan manusia kreatif yang bisa bermanfaat
untuk orang lain?
Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] Re: [ppiindia] Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara si netron kita