[ppi] [ppiindia] Dien Didesak Mundur dari Kepengurusan MUI
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 31 Jul 2005 23:32:55 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.suaramerdeka.com/harian/0508/01/nas14.htm
Dien Didesak Mundur dari Kepengurusan MUI
SOLO - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah meminta Ketua Umum PP Muhammadiyah
Dien Syamsuddin mundur sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI),
periode 2005-2010. Tak hanya dari Pemuda Muhammadiyah, desakan itu juga
disampaikan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM), Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), dan Nasyiatul Aisyiyah
(NA).
Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Abdul Mu'ti sebelum
memberikan pengarahan pada Pelatihan Melati Dewasa yang diselenggarakan
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah di Balai Muhammadiyah Solo,
Sabtu malam (30/7). Pelatihan Melati Dewasa berlangsung 29-31 Juli dan diikuti
25 Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Tengah.
Lebih lanjut Mu'ti menjelaskan, permintaan mundur dari jabatan Wakil Ketua MUI
itu merupakan hasil kesepakatan bersama yang baru saja dicanangkan di Jakarta,
baru-baru ini. Alasannya, agar Dien bisa sepenuhnya mengurus Muhammadiyah.
''Kami berharap dengan dilandasi jiwa besar, Pak Dien mau mengundurkan diri
dari kepengurusan MUI. Namun semuanya memang terpulang kepada beliau,'' ujarnya.
Posisi Ketua Umum PP Muhammadiyah, kata dia, membutuhkan konsentrasi penuh dan
menyita waktu. Hal itu disebabkan banyaknya masalah organisasi dan
kemasyarakatan yang harus diselesaikan. Apalagi di Muhammadiyah juga terdapat
ketentuan tidak boleh merangkap menjadi pimpinan organisasi yang amal usahanya
sama. ''Padahal amal usaha MUI hampir sama dengan Muhammadiyah.''
Berkaitan dengan kepengurusan MUI periode 2005-2010 yang baru tersusun, Mu'ti
menilai bahwa sebagian figur yang memimpin MUI sekarang adalah figur lama.
''Hanya berganti posisi, sehingga tidak ada yang baru, kecuali Yunahar Ilyas.
Saya memandang ada regenerasi di tubuh MUI.''
11 Fatwa
Mengomentari 11 fatwa MUI hasil Musyawarah Nasional yang baru saja berlangsung,
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah mengemukakan, ada beberapa fatwa yang terlalu
teknis yang sebenarnya tidak perlu difatwakan pada kapasitas Musyawarah
Nasional sebesar MUI.
Namun demikian, dia menilai, ada dua fatwa yang cukup progresif. Misalnya,
fatwa tentang kekayaan intelektual, cukup progresif dan memiliki kesesuaian
yang cukup tinggi dengan persoalan kebangsaan. Selain itu, fatwa yang terkait
dengan Perpres 36 Tahun 2005 tentang Penggunaan Tanah untuk Kepentingan Umum,
juga memiliki efek kebangsaan yang luas.
Adapun fatwa yang lain, seperti doa bersama, beberapa kriteria maslahat, fatwa
mengenai sekulerisme, liberalisme, pluralisme, dan Ahmadiyah, menurutnya
sebenarnya tidak perlu dikeluarkan oleh musyawarah sebesar Munas MUI.
''Fatwa seperti itu, cukup diserahkan kepada ulama-ulama tingkat lokal karena
terlalu teknis dan kriteria maslahat sudah dibahas di mana-mana. Setiap orang
bicara mengenai usul fikih mesti ada kriteria maslahat. Sehingga dalam beberapa
hal, fatwa itu menimbulkan reaksi yang negatif dalam masyarakat.''(G13-34v)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hp6pvpk/M=362329.6886307.7839373.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122852787/A=2894324/R=0/SIG=11hia266k/*http://www.youthnoise.com/page.php?page_id=1998">1.2
million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Dien Didesak Mundur dari Kepengurusan MUI