[ppi] [ppiindia] Di Yogyakarta, menteri SBY cuma sibuk rapat
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 1 Jun 2006 03:24:36 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.harianterbit.com/artikel.php?kategori=HEADLINE&id=39426
31 May 2006 - 15:40
Di Yogyakarta, menteri SBY cuma sibuk rapat
JAKARTA - Korban gempa Yogyakarta terus menjerit. Distribusi bantuan belum juga
sampai ke mereka. Karuan saja membuat para korban marah, lalu mereka menyerbu
posko-posko bantuan. Keadaan ini, kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din
Syamsudin, akibat pemerintah daerah dan pusat sudah kehilangan disorientasi,
tak tahu apa yang mau dikerjakan.
"Sedangkan para menteri SBY dan pejabat pemerintah pusat maupun daerah yang
hadir di Yogya hanya sibuk dengan rapat-rapat, tanpa bisa berbuat apa-apa.
Kehadiran mereka di sana hanya simbolik aja, tak berbuat banyak. Padahal rakyat
sudah kelaparan dan kesehatan mereka semakin menurun," ujar Din yang terjun
langsung ke tenda-tenda pengungsian menjawab Harian Terbit, di Yogyakarta, Rabu
pagi [31/5].
Din yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu menilai, penanganan
gempa Yogya memasuki hari kelima oleh pemerintah masih sangat buruk. Bantuan
pangan, obat-obatan dan tenda belum diterima semua korban.
"Padahal, tenda cukup banyak, tapi hanya menumpuk di posko, tanpa
didistribusikan. Terlihat koordinasi pemerintah pusat dengan daerah sangat
lemah. Inilah kalau menteri dan pejabatr daerah hanya sibuk rapat," papar Din.
Sementara itu Sosiolog Universitas Indonesia yang juga Wakil Ketua Dewan
Perwakilan Derah (DPD) Dr Laode Ida mengatakan, banyaknya anggota-anggota
partai politik yang terlibat dalam kegiatan kemanusian di Yogyakarta tak bisa
dipisahkan dengan upaya berebut simpati massa. Kendati begitu dia mengingatkan
bahwa rakyat sekarang semakin dewasa dalam berpolitik.
"Kenapa di Jogyakarta banyak sekali relawan dari parpol yang turun dibandingkan
ketika terjadi bencana di Aceh. Jawabnya adalah karena Jogya loksinya relatif
dekat dan penduduknya juga cukum banyak. Bagi parpol, itu kesempatan yang baik
untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang keperdulian mereka sekaligus
membuktikan tentang janji-janji mereka saat kampanye dulu," katanya pada Harian
Terbit Rabu [31/5].
Menurut Laode, kegiatan-kegiatan seperti itu memang tak bisa dibendung, kendati
mungkin secara terselubung policynya memiliki pamrih. Bahkan Presiden Susilo
Bambang (SBY) sendiri sampai-sampai merasa perlu berkantor di salah satu Istana
Negara di Jogyakarta. Semua ini secara sosiologis tak bisa dipisahkan dengan
upaya mempertahankan citra dan berebut pengaruh.
"Ya Pak SBY saja sampai berkantor di Jogya, Padahal lazimnya dalam urusan
bencana alam Wapres lah yang lebih banyak berperan. Tapi inilah yang terjadi.
Presidennya di lokasi bencana, sementara Wapresnya di Jakarta," katanya.
Menurut Laode, bagi partai-partai politik kegiatan seperti itu sangat positif.
Begitu juga bagi warga yang mendapatkan bantuan pasti akan merasa senang.
"Saya cuma mengingatkan lakukanlah kegiatan seperti itu dengan penuh keikhlasan
supaya rakyat bisa menilai. Bagi presiden, sebetulnya kepeduliannya yang tinggi
juga bisa memberikan dampak positif untuk meningktkan citra, tetapi jika aparat
birokrasinya di tingkat bawah tak bisa mengimbangi saya khawatir justru yang
dilakukan bisa menjadi bumerang," tuturnya.
Laode menunjuk contoh tentang lambannya penyaluran bantuan dari propinsi yang
di drop di pendopo-pendopo kabupaten. Adanya persyaratan dari oknum birokrat
untuk mengambil bantuan harus menujukkan KTP jelas itu sesuatu yang berlebihan.
"Bayangkan warga yang tertimpa musibah dan rumahnya hancur masih diminta
menunjukkan KTP hanya sekedar untuk mengambil bantuan. Padahal bantuan sudah
sangat menumpuk. Mestinya kan dibagikan saja kalau cuma untuk mengambil
sembako. Lima kali balik pun saya kira bantuan belum akan habis.
Kondisi-kondisi seperti itu justru tak mengangkat citra sebaliknya menurunkan
citra pemerintahan," ktanya. (emf/pnb
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Everything you need is one click away. Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Di Yogyakarta, menteri SBY cuma sibuk rapat