[ppi] [ppiindia] Di Yogyakarta, menteri SBY cuma sibuk rapat

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.harianterbit.com/artikel.php?kategori=HEADLINE&id=39426

31 May 2006 - 15:40


Di Yogyakarta, menteri SBY cuma sibuk rapat



JAKARTA - Korban gempa Yogyakarta terus menjerit. Distribusi bantuan belum juga 
sampai ke mereka. Karuan saja membuat para korban marah, lalu mereka menyerbu 
posko-posko bantuan. Keadaan ini, kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din 
Syamsudin, akibat pemerintah daerah dan pusat sudah kehilangan disorientasi, 
tak tahu apa yang mau dikerjakan.

"Sedangkan para menteri SBY dan pejabat pemerintah pusat maupun daerah yang 
hadir di Yogya hanya sibuk dengan rapat-rapat, tanpa bisa berbuat apa-apa. 
Kehadiran mereka di sana hanya simbolik aja, tak berbuat banyak. Padahal rakyat 
sudah kelaparan dan kesehatan mereka semakin menurun," ujar Din yang terjun 
langsung ke tenda-tenda pengungsian menjawab Harian Terbit, di Yogyakarta, Rabu 
pagi [31/5].

Din yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu menilai, penanganan 
gempa Yogya memasuki hari kelima oleh pemerintah masih sangat buruk. Bantuan 
pangan, obat-obatan dan tenda belum diterima semua korban. 

"Padahal, tenda cukup banyak, tapi hanya menumpuk di posko, tanpa 
didistribusikan. Terlihat koordinasi pemerintah pusat dengan daerah sangat 
lemah. Inilah kalau menteri dan pejabatr daerah hanya sibuk rapat," papar Din.

Sementara itu Sosiolog Universitas Indonesia yang juga Wakil Ketua Dewan 
Perwakilan Derah (DPD) Dr Laode Ida mengatakan, banyaknya anggota-anggota 
partai politik yang terlibat dalam kegiatan kemanusian di Yogyakarta tak bisa 
dipisahkan dengan upaya berebut simpati massa. Kendati begitu dia mengingatkan 
bahwa rakyat sekarang semakin dewasa dalam berpolitik.

"Kenapa di Jogyakarta banyak sekali relawan dari parpol yang turun dibandingkan 
ketika terjadi bencana di Aceh. Jawabnya adalah karena Jogya loksinya relatif 
dekat dan penduduknya juga cukum banyak. Bagi parpol, itu kesempatan yang baik 
untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang keperdulian mereka sekaligus 
membuktikan tentang janji-janji mereka saat kampanye dulu," katanya pada Harian 
Terbit Rabu [31/5].

Menurut Laode, kegiatan-kegiatan seperti itu memang tak bisa dibendung, kendati 
mungkin secara terselubung policynya memiliki pamrih. Bahkan Presiden Susilo 
Bambang (SBY) sendiri sampai-sampai merasa perlu berkantor di salah satu Istana 
Negara di Jogyakarta. Semua ini secara sosiologis tak bisa dipisahkan dengan 
upaya mempertahankan citra dan berebut pengaruh.

"Ya Pak SBY saja sampai berkantor di Jogya, Padahal lazimnya dalam urusan 
bencana alam Wapres lah yang lebih banyak berperan. Tapi inilah yang terjadi. 
Presidennya di lokasi bencana, sementara Wapresnya di Jakarta," katanya.

Menurut Laode, bagi partai-partai politik kegiatan seperti itu sangat positif. 
Begitu juga bagi warga yang mendapatkan bantuan pasti akan merasa senang. 

"Saya cuma mengingatkan lakukanlah kegiatan seperti itu dengan penuh keikhlasan 
supaya rakyat bisa menilai. Bagi presiden, sebetulnya kepeduliannya yang tinggi 
juga bisa memberikan dampak positif untuk meningktkan citra, tetapi jika aparat 
birokrasinya di tingkat bawah tak bisa mengimbangi saya khawatir justru yang 
dilakukan bisa menjadi bumerang," tuturnya.

Laode menunjuk contoh tentang lambannya penyaluran bantuan dari propinsi yang 
di drop di pendopo-pendopo kabupaten. Adanya persyaratan dari oknum birokrat 
untuk mengambil bantuan harus menujukkan KTP jelas itu sesuatu yang berlebihan.

"Bayangkan warga yang tertimpa musibah dan rumahnya hancur masih diminta 
menunjukkan KTP hanya sekedar untuk mengambil bantuan. Padahal bantuan sudah 
sangat menumpuk. Mestinya kan dibagikan saja kalau cuma untuk mengambil 
sembako. Lima kali balik pun saya kira bantuan belum akan habis. 
Kondisi-kondisi seperti itu justru tak mengangkat citra sebaliknya menurunkan 
citra pemerintahan," ktanya. (emf/pnb

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com";><img 
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif"; height="67" width="200" 
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>

Other related posts: