[ppi] [ppiindia] Desember, Tommy Keluar Penjara
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 27 Nov 2005 00:29:55 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=5944
Minggu, 27 Nov 2005,
Desember, Tommy Keluar Penjara
Dapat Asimilasi, Sore Harus Balik ke Tahanan
CILACAP - Tommy Soeharto tak harus menjalani seluruh masa hukumannya di balik
pengapnya penjara Lapas Batu Nusakambangan. Pada 16 Desember 2005 nanti Tommy
mendapat asimilasi atau penyesuaian kehidupan dengan masyarakat.
Dengan mendapat asimilasi itu, putra kesayangan mantan Presiden Soeharto ini
berhak bekerja di luar penjara mulai pagi hingga sore. Misalnya, bertani,
beternak, atau bertukang di sekitar Lapas Nusakambangan. Dia juga bisa bekerja
pada pihak ketiga. Namun, dia harus kembali ke ruang tahanan sore sepulang
kerja.
"Kalau masih di lingkungan Lapas Nusakambangan, Tommy harus mendapat izin dari
Kalapas setempat atau saya," ujar Kepala Lapas Batu Nusakambangan, Sudiyanto,
kemarin. Tapi, kalau bekerja di pihak ketiga, menurut Sudiyanto, terpidana 10
tahun kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita itu harus mendapat
izin dari Kepala Kanwil Hukum dan HAM Jawa Tengah.
Sudiyanto mengatakan, Tommy diberi asimilasi karena sudah menjalani setengah
dari masa hukuman. Jika semuanya lancar, Pangeran Cendana itu akan bebas
bersyarat setelah menjalani 2/3 masa hukumannya. "Bebas bersyarat Tommy
Soeharto masih lama, sekitar 2007. Tetapi, kalau asimilasi diterima 16 Desember
2005," tegas Sudiyanto.
Dia mendengar bahwa Tommy yang mempunyai nama lengkap Hutomo Mandala Putra itu
akan bekerja pada pihak ketiga atau perusahaan. Dia mengaku belum mengetahui
pasti tempatnya. Dia hanya mendengar bahwa Tommy ingin bekerja di sebuah
perusahaan di Cilacap. "Ya, memang Tommy menginginkan, dan perusahaannya juga
meminta," ujarnya.
Asimilasi, menurut Sudiyanto, menjadi bagian dari proses pemulihan bagi
narapidana penghuni lapas. Orang masuk lapas, kata Sudiyanto, ibaratnya sakit.
Untuk pemulihannya ada beberapa tahap. Tahap pertama orientasi, lalu pembinaan.
Setelah menjalani setengah masa tahanan, mereka mendapat kesempatan asimilasi.
Dari catatan koran ini, jika tidak memperoleh beberapa kali remisi, Tommy belum
menjalani setengah masa tahanannya. Tommy ditangkap polisi pada 29 November
2001. Pada pertengahan Desember 2005 nanti, Tommy baru menjalani masa hukuman 4
tahun satu bulan. Atau belum separo dari hukuman 10 tahun yang dijatuhkan
kepadanya.
"Yang jelas, selama menjalani masa hukuman di lapas ini, Tommy bersikap baik.
Bahkan, saat Lebaran 2005, dia mendapat remisi satu bulan 15 hari," kata
Sudiyanto.
Pengacara Tommy, Elza Syarif, belum bisa dimintai komentar. Tinton Suprapto,
sahabat Tommy, mengatakan bahwa putra bungsu Soeharto tersebut pantas
mendapatkan asimilasi. "Asimilasi itu kan hak. Ada aturannya. Harap dicatat,
meski tak mendapat asimilasi, Mas Tommy selalu bisa punya manfaat untuk
masyarakat sekitarnya. Apalagi, kalau nanti mendapat asimilasi," ujar Tinton,
yang sempat membesuk Tommy pada Lebaran lalu.
Maksudnya? "Mas Tommy ini kan, walau di penjara, tetap menjadi pembayar pajak
besar," katanya. Menurut dia, selama ini, perusahan Tommy yang membawahi ribuan
karyawan (PT Humpuss) tetap bisa jalan. Tommy juga punya kapal tanker. "Jadi,
dia punya tanggung jawab untuk itu," lanjutnya. Dengan demikian, saat
mendapatkan asimilasi, Tommy akan menggunakan kesempatan itu untuk kembali
bertanggung jawab di sejumlah bisnisnya tersebut.
Meski begitu, Tinton mengaku belum mengetahui pasti rencana sahabatnya sesama
penghobi otomotif itu. "Mungkin nanti aktif di otomotif lagi kali ya," ujarnya.
Tinton yang mantan pembalap itu memang dikenal sebagai direktur Sarana
Sirkuitindo Utama yang sehari-hari mengurusi Sirkuit Sentul.
Tommy akan kembali ke Jakarta selama mendapatkan asimilasi? Tinton menjawab,
"Semua kan ada aturannya. Kalaupun dipindah ke Jakarta, tentu Mas Tommy harus
berada di seputar lapas," katanya. Itu, menurut dia, tidak masalah. Sebab, di
mana-mana ada lapas, tidak hanya di Nusakambangan. Di Jatim ada, di Sumatera
juga ada.
Tidak mustahil Tommy bekerja di Jakarta. Jika memang begitu, Tommy akan memilih
lapas terbuka sebagai "tempat tinggal" barunya sepulang bekerja. Dari catatan
koran ini, satu-satunya lapas terbuka di Indonesia adalah di kawasan Gandul,
Cinere, Jakarta Selatan. Lapas tersebut diresmikan lima bulan lalu oleh Menteri
Hukum dan HAM Hamid Awaluddin. Saat itu, Hamid mengatakan bahwa konsep lapas
terbuka bertujuan mengirim pesan kepada narapidana di penjara agar berkelakuan
baik. "Kalau mereka berkelakuan baik, mereka bisa dipindahkan ke lapas
terbuka," katanya saat itu. Menkum HAM yang mempunyai otoritas siapa yang
berhak dipindah ke sana setelah mendapat rekomendasi dari Tim Pengamat
Pemasyarakatan.
Ketika diresmikan itu, jumlah narapidana di lapas tersebut 49 orang. Mereka
berasal dari berbagai rumah tahanan. Di antaranya, Lapas Cipinang, Rumah
Tahanan (Rutan) Salemba, dan Lapas Palendang Bogor. Rata-rata perbuatan pidana
yang mereka lakukan bervariasi, mulai yang paling ringan, seperti pencurian,
sampai yang paling berat, yakni pelaku pembunuhan atau pengeboman. (upi/naz/lin)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Desember, Tommy Keluar Penjara