[ppi] [ppiindia] DPR Siapkan Aturan Hak Pilih TNI
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sat, 18 Feb 2006 01:37:00 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/02/17/brk,20060217-74130,id.html
DPR Siapkan Aturan Hak Pilih TNI
Jum'at, 17 Pebruari 2006 | 20:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat akan menyiapkan aturan
peralihan untuk mempersiapkan penggunaan hak pilih anggota Tentara Nasional
Indonesia pada pemilihan umum 2009 mendatang. "Penggunaan hak pilih itu hak
asasi warga negara termasuk prajurit, dan tidak bisa ditunda lagi," kata
anggota Komisi Pertahanan DPR, Effendi Choirie dalam diskusi di gedung DPR/MPR,
Jumat (17/2).
Effendi menegaskan sesuai Ketetapan MPR Nomor VII tahun 2000, hak pilih anggota
TNI harus dilaksanakan paling lambat pada 2009. Pada pemilu 2004 lalu, Panglima
TNI ketika itu, Jenderal Endriartono Sutarto, menolak penggunaan hak pilih
anggotanya dengan alasan dapat membuat institusi militer terkotak-kotak.
"Sekarang tidak ada alasan lagi, militer harus siap. Masa transisi sudah
berakhir," kata Effendi.
Politikus Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini menjelaskan hal utama yang harus
disiapkan TNI adalah kepastian bahwa struktur komando tentara tidak akan
disalahgunakan komandan atau panglima tentara untuk memobilisasi prajurit
memilih partai atau calon tertentu. "Sekarang ini memang masih rawan," katanya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, menekankan penggunaan hak pilih
anggota TNI hanya bisa dilakukan kalau sudah ada jaminan netralitas TNI secara
institusi. "Kalau tidak, bisa merusak sistem demokrasi yang susah payah kita
bangun paska Orde Baru," katanya.
Dia mencontohkan masih banyaknya anggota TNI di daerah-daerah yang terlibat
memenangkan partai dan calon tertentu dalam pemilu 2004 lalu. "Para babinsa dan
prajurit di koramil masih ada yang diperintahkan mendukung calon tertentu,"
katanya. Bahkan organisasi purnawirawan seperti Persatuan Purnawirawan Angkatan
Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) pun, menurut Tjahjo, masih punya
kekuasaan komando atas anggotanya dari pusat sampai daerah. "Jadi kalau militer
masih belum siap untuk netral, sebaiknya ditunda dulu sampai pemilu 2014,"
katanya.
Pengamat politik Arbi Sanit, yang berbicara dalam diskusi yang sama, menilai
partai politik terjebak oleh wacana penggunaan hak politik TNI. "Itu bukan soal
besar. Kalaupun semua memilih partai yang sama, toh cuma dapat satu kursi di
DPR," katanya.
Tapi jika parlemen tidak mau mengambil resiko keterlibatan TNI yang terlalu
jauh dalam proses politik, Arbi menyarankan, penggunaan hak pilih ditunda
sampai 25-30 tahun lagi. "Saat ini, TNI belum siap. Dalam waktu tiga tahun pun,
belum tentu siap," katanya. Indikator kesiapan TNI, menurut Arbi, adalah jika
struktur komando sudah tetap dan jelas, kultur TNI sudah tidak anti demokrasi,
ada undang-undang dan aturan main yang jelas, dan militer sudah profesional
sepenuhnya. "Sekarang kesejahteraan prajurit belum memadai, peralatan militer
usang dan anggaran TNI amat minim. Bagaimana mengharapkan TNI bisa profesional
dan fokus pada urusan militer?" katanya. Wahyu Dhyatmika
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] DPR Siapkan Aturan Hak Pilih TNI