[ppi] [ppiindia] DARI NOTES BELAJAR SEORANG AWAM: THEODOR ADORNO
- From: "Budhisatwati KUSNI" <katingan@xxxxxxxxxxxxxxxx>
- To: "kmnu2000" <kmnu2000@xxxxxxxxxxxxxxx>,<wanita-muslimah@xxxxxxxxxxxxxxx>,"ppiindia" <ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx>
- Date: Mon, 28 Jun 2004 17:28:04 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
DARI NOTES BELAJAR SEORANG AWAM:
THEODOR ADORNO -- SEBAGAI SAKSI ZAMAN
Sebagai musikolog, komponis, sosiolog, kritikus sastra, teoritisi estetika =
dan filosof, kiranya nama Theodor Adorno bukanlah nama asing lagi, apalagi =
bagi mereka yang mengikuti perkembangan ilmu sosiologi Eropa Barat. Nama Th=
eodor Ludwig Wiesengrund-Adorno [1903-1969] dan Frankfurt School adala=
h dua nama yang erat bertautan. Adorno merupakan salah seorang tokoh terkem=
uka dari aliran Frankfurt [Frankfurt School].=20
Adorno mula-mula adalah seorang musikus, lahir pada tahun 1903 di Frankfurt=
di tengah-tengah keluar borjuasi yang cukup berada dari ayah yang Yahudi d=
an ibu yang beragama Katolik. Ayah ibu Adorno, atau kakeknya, adalah seseor=
ang yang berdarah Korsika, berpandangan liberal, dengan pergaulan yang kosm=
opolitan, pencinta seni dan orang yang bersikap terbuka. Latarbelakang beg=
inilah yang melingkungi Adorno sejak kecil hingga ia melalukan masa remaja=
yang bahagia dikitari oleh lingkungan penuh musik. Di lingkungan begini ,=
Adorno belajar memainkan biola, celo lalu piano. Pada saat Adorno muda me=
masuki pintu universitas, ia langsung menekuni masalah penelitian filsafat =
dan musik. Sejak di universitas, Adorno sudah menulis berbagai esai tentan=
g Sch=F6nberg, Bela Bartok, Hindemith bahkan telah mulai, menulis kritik te=
rhadap tesis fenomenologi Husserl.
Dalam korespondensi dengan berbagai teman dari tahun 1925 sampai dengan tah=
un 1935, Adorno intensif mempertanyakan sastra, perfileman dan terutama ma=
salah permusikan di mana Adorno antara lain mempersalahkan Aliran Wina.Alba=
n Berg, lawan koresponden Adorno pada periode ini cenderung membela tradisi=
, sebaliknya Adorno berkecenderungan putus. Sikap untuk cenderung meninggal=
kan tradisi ini, erat bertautan dengan analisa musik dan sikap atau pandang=
an filsafat Adorno. Adorno melihat bahwa dunia kekinian adalah sebuah dunia=
yang yang sudah berkeping-keping. Dunia modern di mata Adorno tidak lagi m=
erupakan satu kohesi seperti halnya pada zaman romantik, karena itu di pand=
angan Adorno hanya pengungkapan subyektiflah yang masih memberikan kemungki=
nan membawa kebenaran secara isi. Ini tidak berarti harus melakukan dekonst=
ruksi terhadap bahasa musik, tapi suatu bentuk baru akan lebih koheren dari=
pada bentuk-bentuk tradisional, demikian Adorno. Dalam, tahun-tahun ini, Ad=
orno intensif bertukarpikiran dengan Ernst Bloch, Walter Banjamin, dan Max =
Horkheimer membicarakan soal: Apa yang harus dilakukan oleh para filosof di=
hadapan ilmu modern? Apa bagaimana jawaban para pemikir terhadap kemerosot=
an masyarakat? Banyak orang mengira bahwa Adorno adalah seorang Marxis. Tap=
i menurut Francine de Martinoir, dari Harian Katolik , La Croix, Paris,=
anggapan demikian tidak lain dari pandangan yang simplistis [Lihat: La Cro=
ix, Paris, 24 Juni 2004]. Adorno memang membaca Marx, Lukacs dan menghargai=
bahkan mentrapkan metode-metode analisa mereka . Hanya jika diperhatikan b=
enar dialektika Adorno sebenarnya lebih dekat kepada pandangan Hegel. Delek=
tika Adorno menentang kebekuan, menentang kemandegan [coagulation] sehingga=
sesuatu itu senantiasa tanggap dengan keperluan nyata kita. Dialektika ini=
pula yang menjadi dasar berlangsungnya ketiadaan kompromi terhadap yang di=
sebut Adorno dengan materialisasi ["intransigeance contre la mat=E9rialisas=
ion]. Karena itu Rudiger Safranski, salah seorang pengikut/murid Adorno, me=
ngatakan bahwa hakekatnya Adorno adalah "pelanjut dari idealisme Jerman" te=
rutama idealisme Schilling yang mengatakan bahwa "Aku adalah sesuatu yang t=
idak membiarkan diri dimaterialisasikan".=20
Masalah lain yang diangkat oleh Adorno dalam diskusinya dengan Walter Benja=
min adalah masalah perdagangan karya seni melalui reproduksi. Adorno meliha=
t reproduksi begini sebagai ujud dari pengaruh perkembangan industri di dun=
ia kesenian.=20
Pada saat kaum Nazi mengambil kekuasaan di Jerman, Adorno menyingkir ke Ame=
rika Serikat di mana ia melalukan periode Tahun-tahun California-nya denga=
n bekerja dan menulis. Dari pengasingan ini pula Adorno telah membantu Thom=
as Mann dengan nasehat-nasehat dalam menciptakan tokoh-tokoh roman seperti =
Leverk=FChn, komponis malang dalam cerita "Doktor Faustus", kegagalan yang =
merupakan metafora kegagalan Jerman. Praktek-praktek anti kemanusiaan daro =
Nazi Hitler tercermin dalam karya-karya Adorno berupa pertanyaan ganda meng=
apa petaka metafisik jenis Auschwitz sampai terjadi? Apa yang harus dilakuk=
an agar malapetaka jenis Auschwitz , tidak lagi terulang?=20
Perang Dunia II berakhir dengan kekalahan kaum Nazi Hitler. Adorno pada 19=
49 meninggalkan California kembali ke Jerman. Dengan susah-payah akhirnya =
ia mendapatkan pos di Universitas Frankfurt . Pada tahun 1958, Adorno memim=
pin Lembaga Penelitian yang menjadi pengembang ide-ide yang disebut Alira=
n Frankfurt [Frankfurt School]. Pengaruh Adorno membesar terutama setelah =
karyanya yang berjudul : "Minima Moralia. Refleksi Tentang Kehidupan Yang C=
atat" -- karya yang memberikan sumbangan mendasar bagi Republik Federasi Je=
rman dalam menemukan jatidirinya . Melalui karya ini, Adorno juga mengemban=
gkan lebih lanjut pendekatan Kafka terhadap lambang-lambang barbari, atau p=
endekatan Beckett dan H=F6derlin dalam memberikan bentuk estetika terhadap =
malapetaka. Berhadapan dengan macam-macam bencana yang terjadi pada perteng=
ahan abad lalu, sangatlah sulit bagi Adorno untuk menerima bahwa kemajuan =
[progr=E8s] muncul dari Pencerahan. Adorno lebih lanjut mengembangkan panda=
ngan-pandangannya dalam esai-esai anumerta seperti "Dialetika Negatif [196=
7] atau "Teori Estetika" yang merangsang perdebatan sengit di kalangan par=
a akademisi, filosof dan teoritisi estetika. Adorno tidak sempat mengemban=
gkan lebih lanjut teori-teorinya karena pada 6 Agutus 1969, Adorno yang men=
curigai Gerakan Mahasisiswa Mei 1968, menghembuskan nafas penghabisan. Di b=
elakangnya, Adorno meninggalkan "teori kritik" yang ia susun berdasarkan pe=
ngalaman Auschwitz, teori yang memandang sejarah sebagai "mesin neraka" [ma=
chine infernal]. Dengan melihat sejarah sebagai "mesin infernal" ini juga ,=
Adorno melukiskan pesimisme yang mendalam , kepekaannya terhadap produksi =
massal karya-karya budaya, terhadap yang disebutnya sebagai "mesin perbudak=
an massa" serupa rousseau-isme naif di Perancis, yang meragukan akan " har=
i esok penuh nyanyi", berbarengan dengan penolakannya pada Heidegger. Di h=
adapan barbarie ekononomi dan budaya yang menggentayangi planet kita, Ador=
no disebut oleh Francine de Martinoir dari Harian La Croix, Paris, "bukan h=
anya saksi masakre masa silam, tetapi juga merupakan sismograf petaka kekin=
ian dan atau yang akan tiba" [Lihat: Harian La Croix, Paris, 24 Juni 2004].
Stefan M=FCller -Doohm secara lebih rinci menguraikan riwayat, pandangan da=
n karya-karya Adorno dalam karyanya "Adorno. Une Biographie" [Editions Gall=
imard, Paris, 2004, hlm].
Paris, Juni 2004.
---------------
JJ.KUSNI=20
Catatan: oto terlampir melukiskan Adorno di ruang kerjanya. [Dok. JJK]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] DARI NOTES BELAJAR SEORANG AWAM: THEODOR ADORNO