[ppi] [ppiindia] Buruh Keracunan dan Kesurupan
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Fri, 31 Mar 2006 00:16:33 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/032006/31/0201.htm
Buruh Keracunan dan Kesurupan
Terjadi Secara Beruntun di PT Shinko Toyobo Gistex
BANDUNG,(PR).-
Sedikitnya 45 orang karyawati PT Shinko Toyobo Gistex (STG) Garment dilarikan
ke AMC Hospital, Jln. Cileunyi, Kab. Bandung, Rabu (29/3) malam, karena
keracunan makanan. Namun, sejauh ini, belum diketahui jenis makanan yang
menjadi penyebab keracunan.
DUA perawat memeriksa jarum infus di lengan seorang pasien yang keracunan
di AMC Hospital Cileunyi Kabupaten Bandung, Kamis (30/3). Sekira 45 karyawan
pabrik STG Garment keracunan dan 11 lainnya kesurupan saat bekerja.*M. GELORA
SAPTA/"PR"
Belum usai masalah keracunan, esok paginya, Kamis (30/3), karyawati lainnya
mengalami kesurupan. Sedikitnya 11 orang yang kesurupan juga dibawa ke AMC
Hospital pukul 7.00 WIB.
Namun, setelah dirawat 2 jam, 10 orang dipulangkan. Hingga pukul 11.00 WIB
tinggal 1 orang yang masih berada dalam perawatan. Cocoh (40) diduga mengalami
tekanan mental cukup berat. Ia dirawat di ruang emergency.
Menurut dokter ahli penyakit dalam AMC Hospital, dr. Rudi Supriadi, para
karyawati yang keracunan mengeluh mual dan muntah setelah mengonsumsi makan
siang di PT STG yang terletak di Jln. Panyawungan KM 19 Desa Cileunyi Wetan,
Kabupaten Bandung.
Lima dari tujuh orang yang dirawat telah diperbolehkan pulang. Seorang dirawat
karena terluka dan satu orang lainnya masih dalam observasi, karena hamil.
"Kami khawatir dengan kondisi ibu yang sedang hamil muda," ujar Rudi.
Jumlah korban yang banyak, sempat membuat kebingungan AMC Hospital menempatkan
pasiennya.
"Kami memisahkan korban dengan tingkat keracunan ringan, berat, dan ibu hamil.
Jadi kami membagi ruang emergency ini menjadi beberapa area," ujar Rudi.
Kesurupan
Sedangkan mengenai kesurupan yang dialami beberapa karyawati, Rudi menyebutnya
gejala histeria sebagai reaksi psikologis yang timbul dari rasa penderitaan
yang sama dalam lokasi pekerjaan yang sama.
"Bahkan orang normal pun bisa terkena," katanya.
Disebutkan Rudi, melihat rekan yang kesurupan, satu orang yang mencetuskan dan
yang lain ikut terkena. Kondisi itu diperlihatkan dengan perilaku mereka yang
berteriak-teriak mengeluarkan unek-unek yang dipendam selama ini.
Rosmayanti (22), karyawati yang kesurupan, mengatakan ia tidak ingat dengan
kejadian yang menimpa dirinya.
"Saat kerja pagi-pagi, semua biasa saja. Tidak lama kemudian ada yang
menjerit-jerit. Setelah itu, saya tidak ingat lagi. Begitu sadar saya ada di
rumah sakit," ujarnya.
Menolak berkomentar
Seorang pejabat PT SGT yang dimintai keterangannya seputar keracunan dan
kesurupan massal, Kamis (30/3) siang, menolak berkomentar banyak.
"Maaf saya tidak bisa beri keterangan. Tanya saja ke Polsek Cileunyi, karena
kami sudah melapor ke sana," kata pria berkaca mata yang mengaku bernama Budi.
Kapolsek Cileunyi AKP Sunarya melalui Kanitreskrim Ipda Masturi mengatakan
sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengambil barang bukti.
"Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan di antaranya koki kantin milik H.
Dadang," katanya.
Barang bukti yang diambil sebagai alat bantu penyelidikan ialah sisa muntahan,
bumbu masak, nasi, dan sisa soto ayam dari kantin H. Dadang.
"Karena libur, barang-barang bukti itu belum diperiksanakan ke BP POM. Mungkin
baru besok bisa diserahkan ke BP POM di Jln. Terusan Pasteur," katanya.
Menurut Masturi, kejadian keracunan di PT STG memang baru pertama kali terjadi.
"Tapi, kalau kesurupan sudah pernah di sekitar situ. Tidak hanya PT STG, tapi
juga PT Derma yang dekat PT STG," ujarnya. (A-153/A-128)***
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Buruh Keracunan dan Kesurupan