[ppi] [ppiindia] Bupati Jalan-jalan ke Jakarta

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**SUARA PEMBARUAN DAILY 
Tajuk Rencana II

Bupati Jalan-jalan ke Jakarta 
BUPATI dan para walikota ternyata lebih sering berada di Jakarta ketimbang 
berkunjung ke desa-desa di kabupaten yang dipimpinnya. Tidak sedikit para 
kepala daerah tersebut ke ibu kota tanpa minta izin kepada gubernur, sehingga 
gubernur sering tidak tahu keberadaan bupatinya. 

Situasi ini telah berputar seratus delapan puluh derajat dari masa lalu. Dulu 
seorang bupati sangat taat kepada gubernur. Sekarang, undang-undang otonomi 
daerah telah memberi kekuasaan besar kepada bupati dan walikota sampai-sampai 
gubernur pun tak dianggap lagi. Karena sering ke ibu Kota, ada bupati yang 
tidak malu-malu mengakui memiliki rumah pribadi di Jakarta. 

Bupati dan walikota yang lebih banyak berada di Jakarta menjadi sorotan Menteri 
Dalam Negeri (Mendagri) Mohammad Ma'ruf. Dia mengimbau agar bupati untuk lebih 
banyak berada di kabupatennya daripada di Jakarta secara liar. 

Mendagri tidak melarang bupati atau walikota datang ke Jakarta, namun harus 
melewati prosedur, seperti memberi tahu kepada gubernur per surat atau minimal 
per telepon. "Jangan liar," tegas Ma'ruf. Akan menjadi runyam lagi bila agenda 
keberadaan bupati atau walikota di Jakarta tak jelas. Mendagri telah 
menginstruksikan para gubernur, kalau ke Jakarta harus memberitahu kepadanya 
apa agenda mereka. Apalagi kalau keluar negeri. 

Imbauan Mendagri terhadap para bupati dan walikota itu positif. Dari sisi 
pemerintahan, bupati dan wali kota adalah birokrasi tingkat paling bawah yang 
berhubungan langsung dengan Departemen Dalam Negeri. Namun se- orang menteri 
jangan hanya mengimbau. Dia mestinya menegur bupati atau walikota yang datang 
ke Jakarta secara diam-diam. Bukankah imbau bersifat bisa dituruti, bisa tidak? 

Seorang bupati atau walikota mestinya lebih banyak berada di daerahnya. Kenapa? 
Karena persoalan-persoalan daerahnya berada di daerah itu sendiri terutama di 
desa-desa, bukan di meja kerja para bupati dan walikota, apalagi di Jakarta. 

Semakin sering seorang bupati atau wali kota tidak mengunjungi desa-desa di 
daerahnya, maka kebijakan-kebijakan yang dibuat untuk daerahnya juga jauh dari 
harapan dan kepentingan rakyat banyak. Bupati atau wali kota macam itu tidak 
dibutuhkan rakyat. 

KENAPA para bupati dan walikota lebih banyak datang ke Jakarta? Para bupati itu 
mengaku terus terang bahwa mereka harus mencari investor dan dana untuk 
pembangunan di daerahnya. Sejak kabupaten dan kotamadya menjadi daerah otonom, 
bupati atau walikota harus berpikir keras untuk menghidupi daerahnya. 

Sering terjadi, alur dana dari pusat terlambat. Karena itu, mereka perlu lobi 
dengan pejabat pusat agar proyek tidak terhambat, termasuk untuk meningkatkan 
jumlah anggaran. Ketidakpastian inilah yang kemudian membuka peluang munculnya 
calo, termasuk sejumlah anggota DPR yang diduga terlibat. Para calo ini 
menawarkan jasa kepada para bupati yang sedang memperjuangkan proyek 
pembangunan di daerahnya. Yang menyedihkan, beberapa anggota DPR yang 
seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat yang menjadi konstituennya justru 
diduga telah memainkan jurus-jurus untuk mendapatkan proyek dari pusat untuk 
daerah dan mereka mendapatkan fee untuk itu. 

Seorang kepala daerah seperti bupati atau walikota selayaknya lebih sering 
berada di daerahnya. Namun pemerintahan pusat juga harus menjamin kepastian 
turunnya anggaran pembangunan agar bupati tidak perlu berjuang ke pusat, 
mengorbankan rakyatnya. 


Last modified: 28/9/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ; 
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ; 
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: