[ppi] [ppiindia] Bila Kreasionis Melabrak Evolusionis

** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **


(Teori Darwin vs Adam & Hawa) Bila Kreasionis 'melabrak' Evolusionis
=20
Pengantar
=20
Kawans,
Diskusi kali ini menyentuh tentang keberadaan kelompok kreasionis -=20
didukung kaum agamawan - yang begitu gencar 'melabrak' Teori Darwin dan
evolusionis penerusnya. Sebelumnya, saya sampaikan email dari rekan
Tular Sudarmadi <tular_s@xxxxxxxxx>, dosen Arkeologi UGM, yang bertutur
tentang temuan Homo floresiensis di Liang Bua, Pulau Flores -dikirim
ke milis MUDA WIJAYA. Menurutnya, penelitian Mike Morwood di Flores=20
sudah berlangsung  sejak 1987 lalu. Pada tahap awal, dana yang=20
diperoleh masih kecil, tetapi temuan yang diperoleh pada saat=20
itu cukup dapat dipakai untuk membuktikan kepotensialan wilayah=20
Flores sebagai hunian manusia purba.
=20
"Kesuksesan tersebut berlanjut dengan diturunkannya dana yang lebih=20
besar oleh Australian Research Council untuk melakukan penelitian=20
lanjutan di Flores selama 5 tahun (2000-2005). Penelitian ini kemudian=20
melibatkan berbagai bidang disiplin ilmu antara lain Geologi, Fisika,=20
Polenologi, Arkeologi, dan Antropologi. Topik penelitian tidak lagi=20
hanya berkutat pada manusia purba, tetapi juga meluas ke arah pembuatan
monografi Pulau Flores."
=20
"Kala itu saya memang menjadi tim anggota penelitian Mike Morwood,=20
tetapi bidang kajian saya bukan paleoarchaeology atau kehidupan masa=20
prasejarah. Sesuai dengan spesialisasi saya saat menyelesaikan S2 di UNE,
saya ditugasi untuk melakukan penelitian terhadap 'recent archaeology'=20
atau tradisi masa prasejarah yang masih survive di Flores - diantaranya
tradisi peninggalan megalitik, dan upaya-upaya untuk melakukan=20
manajemen sumberdaya budaya (cultural resource management), khususnya=20
terhadap tradisi megalitik."=20
=20
"Oleh karena itu penjelasan saya tentang manusia purba di Flores tidak
dapat saya berikan secara panjang lebar, karena sesuai dengan etika=20
keilmuan, khususnya dalam penelitian, yang berhak untuk memberikan=20
informasi secara detail dan terperinci adalah team yang terlibat dalam=20
ekskavasi di Situs Liang Bua."
Salam Pencerahan!

Radityo Djadjoeri=20
<radityo_dj@xxxxxxxxx>
-----------------------------------------------------------

Teori Evolusi omong kosong belaka?
=20
Cukup banyak orang 'termakan' kampanye kelompok kreasionis. Misalnya=20
saja rekan Hendro Pramono <hendro_vici@xxxxxxxxx> yang memberikan gambaran
sebagai berikut: "Jika manusia bisa hidup milyaran tahun, mungkin kita=20
akan tahu bagaimana sih sebenarnya proses evolusi. Kalau benar monyet=20
itu berevolusi menjadi sosok seperti kita sekarang ini, mungkin monyet=20
yang sekarang atau ribuan tahun lalu sudah mencirikan akan menjadi=20
seperti manusia. Atau mungkin kakek nenek kita yang bongkok akan=20
kembali ke asal menjadi monyet. Seandainya besok kita kehabisan sumber=20
makanan dan yang ada hanya batu dan logam, apa mungkin organ tubuh kita
berevolusi menjadi mesin gilas dalam proses adaptasi selama jutaan atau
milyaran tahun? Jadi, teori evolusi adalah omong kosong dan pembodohan=20
manusia!"
=20
Rekan Albert Salim <samsungx101@xxxxxxxxx> menganggap basi jika Teori
Darwin yang tak ada pembuktian ilmiahnya masih saja dipakai dan=20
dibincangkan. "Sudah banyak ilmuwan kelas dunia yang menyangkal Teori=20
Darwin dengan disertai pembuktian yang nyata bahwa segala kehidupan=20
tidak dapat tercipta secara acak," kilahnya. Ia memberi contoh sederhana:=20
"Saya yakin tidak ada seorangpun yang setuju jika dikatakan komputer=20
berevolusi dari seperangkat besi-besi kecil yang menyatu bersama=20
beberapa baut dan plastik lainnya. Yang mengatakan hal tersebut akan=20
segera menghadapi tuntutan hukum dari pencipta barang itu atau paling=20
tidak masuk RSJ.=20
=20
Bagaimana mungkin hal serumit kehidupan dikatakan
terjadi secara kebetulan? Kalau dikatakan Teori Darwin mengenai monyet=20
yang berevolusi jadi manusia, kok sekarang monyet masih ada, bahkan=20
tambah banyak? So, sebelum meyakini sesuatu hal saya kira perlu
mengetahui background dari orang yang mengatakan hal tersebut."
=20
Rekan Van Helsing <helsing744@xxxxxxxxx> masih teringat prinsip pokok
yang dipegang sebagai kebenaran oleh Teori Darwin adalah: "Siapa yang=20
kuat akan bertahan". Tapi menurutnya, prinsip itu salah kaprah. "Yang
benar adalah "the most adabtable is the survivor".=20
=20
Kemudian rekan Ferry RKP <ferry_rkp@xxxxxxxxx> mengaku pernah membaca tenta=
ng
Teori Magnetik Bumi. Ilmuwan di bidang ini telah menganalisa kedalaman
Bumi dan memperkirakan bahwa umur Bumi hanya sekitar 30.000 tahun. Tentu
saja teori ini berlawanan dengan penemuan fosil-fosil manusia purba yang
berumur jutaan tahun - otomatis umur Bumi pun pasti jutaan bahkan puluhan=20
juta tahun. "Temuan ini amat menarik, karena sejak pertama kali Teori=20
Darwin dikemukakan telah terjadi pertentangan antara ilmuwan yang pro=20
dan kontra, bahkan perseteruan tersebut berlanjut hingga kini," ujar
Ferry.
=20
Ia juga pernah membaca buku berjudul "Sains, Iman dan Teknologi" - nama
pengarangnya ia lupa. Buku itu bertutur tentang sebuah peristiwa di=20
Lousiana, AS era 70-an. Kala itu kalangan Kristen tak mengizinkan
pengajaran Teori Darwin di sekolah-sekolah di negara bagian tersebut.
Kemudian ilmuwan pro Darwin membuat suatu konspirasi. Mereka membujuk
seorang guru untuk mengaku mengajarkan teori tersebut. Kemudian=20
negara bagian tersebut gempar, karena guru tersebut diprotes
(ini memang yang diinginkan para ilmuwan pro Darwin).=20
=20
Kemudian mereka
- ilmuwan pro Darwin - mengajukan hal ini ke pengadilan. Mereka menyewa
pengacara-pengacara tenar untuk membela guru tersebut. Mereka pun=20
membesar-besarkan peristiwa tersebut agar diketahui secara luas.
Dan akhirnya mereka menang dan teori Darwin akhirnya diajarkan di negara=20
bagian tersebut dan juga negara bagian lainnya. Beberapa waktu setelah=20
kejadian tersebut, guru itu ditanya mengenai hal tersebut, ia mengaku=20
tidak yakin apa ia pernah mengajarkan Teori Darwin atau tidak ...
=20
Die Hard Creationist vs Evolutionist
=20
Rekan Zhao Yun <zhaoyun1964@xxxxxxxxx> mencoba luruskan info dari=20
Ferry ZY. Menurutnya, pengarang buku itu pasti pro-kreasionis. "Sering=20
saya temui para 'die hard creationist' yang tidak segan-segan=20
memanipulasi informasi, bahkan sering tidak jujur secara intelektual=20
serta 'licik' dalam berbagai hal, demi mengkampanyekan 'fundamental=20
belief' mereka," ujar Zhao Yun.=20
=20
Tentang umur bumi yang diklaim para kreasionis, Zhao Yun bilang,=20
"beberapa website dari para kreasionis mengutak-atik fenomena peluruhan (de=
cay) medan magnet bumi,=20
kemudian secara ngawur diekstrapolasi dan, voila, didapat umur bumi=20
kurang dari 20.000 tahun. Kesimpulannya: Mereka ingin membentuk opini
bahwa Bumi diciptakan Allah seperti tertulis di Kitab Genesis."
=20
Menurut Zhao Yun, ejekan dan sinisme yang paling klasik terhadap=20
evolusionis - para pendukung Teori Evolusi Darwin - adalah olok-olok=20
bahwa kaum evolusionis itu keturunan monyet. Ejekan seperti ini -
jika terus dilontarkan - maka sebenarnya membuka 'borok' ketidak tahuan
diri sendiri akan Teori Darwin - yang kemudian dikembangkan menjadi Teori=20
Evolusi. "Dari tanya jawab dan diskusi dengan para penentang teori=20
evolusi yang pernah berdebat dengan saya, hampir semuanya belum pernah=20
membaca buku 'The Origin of Species' yang boleh dibilang menjadi salah
satu referensi utama - kalau bukan cikal bakal - teori evolusi modern,"
keluh Zhao.=20
=20
"Kalaupun ada yang sudah membaca, umumnya sulit secara=20
jernih mengambil saripati dan 'keindahan' teorinya Darwin ini. Saya=20
curiga bahwa mereka terlalu banyak 'denial' dari dalam diri mereka=20
sendiri akan 'kebenaran' teori ini. Sebab, saya ragu kalau mereka=20
bodoh. Apalagi mengharapkan mereka membaca ulasan-ulasan yang lebih=20
modern tentang teori evolusi dari para kampiun evolusionis seperti=20
Richard Dawkins ataupun Stephen Jay Gould, agar diskusi lebih terarah,"
tambahnya.=20
=20
Menurut Zhao, salah satu sumber informasi tentang evolusi yang terolah=20
dengan baik adalah Talk Origins <www.talkorigins.org>. "Berton-ton=20
informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan teori evolusi bisa Anda
dapatkan disini. Setelah itu Anda bisa cari aspek-aspek lainnya=20
lewat search engine, misalnya: bagaimana proses terjadinya fosil,=20
bagaimana prinsip radiodating, paleontologi tentang hominid dan=20
sebagainya. Itu semua bisa didapat secara gratis, kecuali pulsa internet,
tentu saja. Dan - last but not least - percayalah, untuk mengerti
dasar-dasar keilmiahan teori evolusi tidaklah dibutuhkan kesarjanaan
S1 ataupun S3, tapi cukup bermodal cara berpikir yang jernih dan tidak=20
bias," ujar Zhao.
=20
Kreasionis ala Indonesia
=20
Rekan Handita B.M. <handita@xxxxxxxxxxxxxx> di milis KATY berkomentar,
kreasionisme - sebagai lawan evolusionisme - telah berkembang cukup
lama. Sejumlah publikasi sudah terbit tahun 1960-an, bahkan sebelumnya.
Beberapa institut kreasionisme yang amat banyak jumlahnya dapat dibaca
pada link website ini:=20
http://www.creationism.org/topbar/linksWeb.htm
=20
Lembaga ICR <www.icr.org> sebagai salah satu lembaga riset kreasionism=20
bahkan memiliki museum kreasionisme <http://icr.org/museum/>
Tentang Harun Yahya, ia agak ragu kalau dia adalah pembawa gagasan=20
pertama tentang 'creasionism' - seperti dicitrakan pada sejumlah buku -
sekalipun tidak dipungkiri kompilasinya cukup banyak beredar di=20
Indonesia akhir-akhir ini. Di Indonesia, tokoh kreasionisme antara lain=20
Dr. Stanley Heath, dosen Teknik Kimia ITB. Ia juga menerbitkan buku yang=20
menentang sejumlah pandangan kaum evolusionis di awal tahun 70-an. Sebagai
catatan, edisi pertama buku tersebut masih dicetak dengan stensil dan
masih bisa ditemui di Perpustakaan Kalam Hidup, Bandung.
=20
"Persoalan terhadap 'kreasionisme' adalah sejauh mana klaim-klaim yang=20
bersumber pada kitab-kitab agama tersebut dapat dijadikan bukti ilmiah.
Perkembangan interpretasi teks buku agama juga banyak yang condong=20
'bukan' pada penafsiran literal. Tetapi melihat kisah penciptaan dan=20
tokoh Adam-Hawa sebagai metafora yang bermakna relijius. Jadi lepas=20
dari keilmiahan evolusi diteropong dari tafsir teks agama, tafsir=20
terhadap teks tersebut perlu sungguh-sungguh dicermati. Sejauh mana=20
tafsir itu dapat ditarik ke wilayah sains sebagai 'bukti'," ujar=20
Handita.
=20
Modal kaum kreasionis itu-itu saja
=20
Rekan Babat Gongso <bgongso@xxxxxxxxx> yang sudah 'googling' di Talk=20
Origins, mendukung saran Zhao Yun, "Talk Origins benar-benar menjawab
dengan tegas 'isu gombal' teori magnetik bumi karangan para kreasionis."=20
Menurutnya, sains itu logikanya tidak 'bolong-bolong' - tak seperti=20
mitologi atau legenda - karena garis besarnya sudah koheren, walau=20
detailnya bisa terus diisi. Soal umur Bumi, bukti-bukti geologis,=20
bukti-bukti fossil itu tidak ada yang bertentangan satu sama lain,=20
walau mudah sekali terjadi pertentangan jika dipikirkan, karena=20
masing-masing cabang ilmu itu tidak 'bersekongkol' - satu sama lain=20
masih asyik dengan dirinya sendiri. "Berdiskusi soal evolusi selalu=20
geger - karena campur tangan orang-orang yang tak tahu sama sekali apa=20
yang mereka ucapkan, namum 'penuh dendam' hanya karena 'engkong' mereka
dulu bersabda untuk tidak percaya pada teori ini," tegas Babat.
=20
"Modal kaum anti-evolusi ya itu-itu terus. Kalau muslim ya Harun Yahya,
kalau Kristen ya kreasionis dalam berbagai bentuknya. Secara realistis,
jika sistem pendidikan di AS saja tetap dirongrong oleh agamawan=20
yang masih saja ngotot -- maka di negara-negara lain pasti lebih parah
kondisinya. Plus banyaknya 'pseudo-science' yang saling silang."=20
=20
"Di Wired ada ulasan kejadian di AS tentang serangan gegap-gempita
dari kaum ID (intelligent design =3D nama baru kaum creationist) yang
menghajar kurikulum SD dengan mengatakan bahwa teori evolusi itu baru=20
'work-in-progress' jadi harus diberikan 'teori alternatif'nya yaitu=20
ID alias creationism alias 'bible-talk': penemuan sains itu 'tidak=20
lengkap', asumsinya isi kitab-suci itu sudah lengkap."
=20
"Ada yang bilang, penemuan  Homo floresiensis adalah 'bukti' gagalnya=20
teori-teori 'Intelligent Design' (ID) alias 'creationism' -- karena=20
menunjukkan adanya species homo yang bukan sapiens hidup sampai 12 ribu
tahun lampau. Tetapi kalau pakai 'aji pengeyelan' tetap saja gampang=20
didebat (kusir)," sindir Babat.
=20
Agama berangkat dari Meyakini, Sains berangkat dari Menyangsikan
=20
Masih menurut Babat Gongso <bgongso@xxxxxxxxx>, pernyataan Tular Sudarmadi=
=20
(dosen Arkeologi UGM) tentang 'science vs faith' benar-benar diplomatis.=20
"Kalau mau diskusi itu memang tergantung dengan lawan bicara. Kalau mau
bicara agama ya agama lah,  kalau dicap bidah malah celaka. Jika bicara
kenyataan, apa yang sesungguhnya terjadi, ya lain lagi. Sains membahas=20
apa yang sesungguhnya terjadi secara faktual, ya evolusi itu, homo=20
sapiens adalah percabangan lanjut dari genus homo yang diawali dengan=20
Homo erectus. Sedangkan Homo floresiensis adalah suatu cabang lain dari=20
Homo erectus Asia - most likely - ini suatu penemuan penting dalam=20
evolusi."
=20
"Nah, thread yang perlu dibuka adalah debat penerjemahan alegori=20
mitologi agama: seberapa jauh ajaran agama itu berguna bagi umat manusia?=20
Karena 'kegunaan' ajaran agama itu bukan dalam penunjukan fakta=20
kenyataan pada manusia, tetapi suatu ajaran moralitas tentang kehidupan
- yang dibakukan berdasar pengetahuan pada saat pembakuan. Beda sekali=20
tujuannya, seperti membandingkan tujuan R & D Department yang meriset dan
mengembangkan produk yang efisien dan bermutu, dan tujuan Marketing=20
Department yang merancang, mengemas dan menjual produk/jasa dan menetapkan
harga yang diterima konsumen dalam suatu perusahaan. Beda sekali. Dua-
duanya penting, tetapi beda penekanannya."
=20
Rekan Jamal Senjaya <jamal_senjaya@xxxxxxxxxx> yang mengaku tak lebih
pintar dari Sun Go Kong berkomentar pendek. Penemuan fosil Homo floresiensi=
s=20
'the missing link' - manusia setengah kera - membuatnya berpikir:=20
"Ternyata manusia hanyalah mahluk yang sedikit lebih pintar dari kera.=20
Namun kera-kera pintar ini begitu sombong, sehingga mengaku hanya dirinyala=
h yang paling benar, paling baik,=20
mengatur Tuhan harus seperti ini pasti seperti itu. Lalu membuat doktrin-
doktrin sendiri mengenai siapa Tuhan. Tuhan saja tidak begitu sombong=20
sehingga tidak terang-terangan menunjukkan siapa dirinya."
=20
Wallacea, sumbangan Indonesia untuk Teori Evolusi
=20
Rekan IGG Maha Adi <iggm-adi@xxxxxxxxxxxxxx>, wartawan Majalah TEMPO,=20
di milis Community Gallery menyarankan agar kita harus berhati-hati=20
untuk mengkaji ilmu pengetahuan apabila "alat" yang dipakai adalah=20
agama. Bila kurang hati-hati, percayalah, keduanya akan tampak saling=20
berlawanan. Untuk sebagian besar kasus, mungkin sulit sekali melihat=20
keduanya bertemu dan "berdamai" di satu titik - entah dimana. "Jadi=20
kalau membahas teori evolusi, mari kita tengok dulu bukunya Darwin=20
edisi Bahasa Inggris, atau terjemahannya yang juga digarap dengan bagus,=20
penerbitnya Yayasan Obor Indonesia," ujar Adi.
=20
Menurutnya, sumbangan Indonesia untuk teori evolusi lumayan banyak,=20
tentu saja lewat Wallacea yang saat itu verifikasinya ditunggu Darwin=20
sebelum menyelesaikan bukunya. "Oleh sebab itulah, kemarin saya pusing=20
mencari kalimat di buku itu yang menuliskan 'manusia adalah keturunan=20
kera' atau sejenisnya. Apakah benar Darwin menyatakannya? Di buku itu
tak ada sama sekali pernyataan itu. Dan kalimat pada diskusi lalu yang
saya baca: 'Agama berangkat dari Meyakini dan Sains berangkat dari=20
Menyangsikan', kurang lebih bisa menggambarkan polarisasinya kan?"=20
Jelas Adi.
=20
Erich Fromm bicara
=20
Rekan Robertus Budiarto aka Bobby <budiartobobby@xxxxxxxxx> dengan=20
hati-hati berpandangan bahwa bahwa filsafat dan agama itu tidak perlu=20
dipertentangkan. "Sekularitas dan spiritualitas itu adalah harmoni.
Yang selalu bertentangan biasanya ISME melawan ISME. Yang selalu=20
harmoni biasanya TAS dengan TAS. Bukti bahwa agama dan filsafat bisa=20
harmoni mungkin perlu menunggu perkembangan lebih lanjut dari Fisika=20
Modern yang menggunakan istilah a-nihilasi dan kreasi, konsepnya mirip=20
dengan transendensi dan imanensi (atau apalah)," ujar Bobby.
=20
"Yang jelas saya sulit menerima jika manusia tidak boleh menggunakan=20
akal budi. Tuhan atau siapapun yang menciptakan kita pasti mempunyai=20
maksud mulia memberikan manusia akal budi/nurani. Kadal, gajah, kecoa,=20
jangkrik dan lainnya tak diberi akal budi/nurani - cuma manusia yang
dapat keistimewaan itu. Lha kok nggak boleh digunakan? Tentu saja yang=20
harus dihindarkan adalah pendapat akulah yang paling benar. Dengan=20
meyakini akulah yang paling benar maka, aku mengambil posisi Tuhan.=20
Dan ini sepertinya malah jadi dosa yang paling besar."
=20
"Sementara mengenai ajaran bahwa nenek moyang manusia adalah Adam dan=20
Hawa, menurut penafsiran Erich Fromm, itu adalah bahasa Tuhan pada=20
masyarakat patrilineal. Ketika umat manusia masih kanak-kanak, Tuhan=20
tampak sebagai ayah yang menghukum anak nakal dan memberi hadiah anak=20
yang baik. Khusus mengenai Adam dan Hawa, ini mitos yang menerangkan=20
pada umat manusia bahwa manusia itu harus dewasa, tidak bisa kembali=20
menjadi kanak-kanak. Manusia harus berkembang terus dan makin bersikap
dewasa. Dan (ingat), masyarakat patrilineal dengan pasti lebih=20
menonjolkan tokoh laki-laki. Laki-laki menjadi dewasa ketika dia telah
mampu menerima "apel" dari seorang perempuan.
=20
"Lalu kenapa Adam diusir dari surga? Surga adalah pangkuan Ibu dan=20
perlindungan Bapak. Pengusiran itu menyimbolkan betapa berat hukumnya=20
jika manusia tidak mau dewasa tapi mau kembali menjadi kanak-kanak=20
lagi, mau netek terus. Kembali ke surga berarti kekacauan sosial=20
bahkan kosmologis. Jagat akan 'gonjang ganjing' (atau sudah?). Bukankah=20
zaman edan ini kebanyakan disebabkan oleh orang-orang berbadan bongsor=20
tapi bermental kanak-kanak alias infantil? Bukankah anak-anak sering=20
menangis karena Ibu tidak ada di sekitarnya? Demikian juga manusia=20
fanatik. Fanatikun persis seperti anak kecil yang kehilangan Ibu,=20
makanya mereka menjadi agresif jika ada yang berani mengusik keyakinannya=20
Agresifitas itu sesungguhnya adalah manifestasi ketakutan, ketakutan=20
kehilangan sesuatu."=20
=20
"Tidak heran teori evolusi misalnya dilihat sebagai ancaman, bukan=20
karena teori ini berbeda dengan ajaran gereja atau agamanya. Tapi=20
karena fanatikun memegang terlalu erat keyakinannya. Karena apa?=20
Karena keyakinan bagi fanatikun adalah payudara Ibu. Sebuah kepastian=20
atau gandulan hidup. Bayi mana yang tidak marah jika lagi asyik
menyusu terus dicabut susunya?"
=20
Penutup
=20
Nah, kawan-kawan semua, pada sebuah diskusi, munculnya pro dan kontra=20
adalah hal yang wajar - anggap saja itu biasa. Di lain waktu akan=20
saya beberkan issue-issue baru yang dibeberkan para peserta diskusi lintas
milis ini - yang kemungkin analisisnya kian menajam. Semoga=20
hasil diskusi ini kian menambah wawasan kita. Apabila Anda ingin=20
melemparkan opini, silakan kirim email ke: radityo_dj@xxxxxxxxx

Dirangkum dan disunting seperlunya oleh Radityo Djadjoeri <radityo_dj@yahoo=
.com>
=20

Topik-topik yang sudah diposting sebelumnya:
---------------------------------------------------------
1. Heboh Homo floresiensis (Hf)
2. Mereka yang anti Teori Darwin bersuara
3. Harun Yahya: Evolusi adalah suatu kebohongan yang terbungkus rapi
4. Meluruskan yang bengkok
5. Menjawab fosil semut
6. Hawa ternyata lebih perkasa dibandingkan Martina Navratilova
7. Homo floresiensis: Teuku Jacob gugat
8. Adam & Hawa: Antara ada dan tiada
=20
-------------------------------------------------------
Quotations:
-------------------------------------------------------
"The Truth is hurt, and  many person can=92t receive that" - Anon
"Satisfaction is the death of desire"
"God made Adam and Eve, not Adam and Steve," Anon. (Philadelphia, anti-gay =
movement)=20
"Kenali dirimu maka kau akan mengenal Tuhanmu" - Muhammad SAW
------------------------------------------------------


=09=09=09
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Check out the new Yahoo! Front Page. www.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->=20
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->=20

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
 Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
=20
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20



--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius 
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri 
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg 
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke: 
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi 
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------


Other related posts: