[ppi] [ppiindia] Biaya Reses DPR Tambah Rp 35 Juta
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Tue, 25 Jul 2006 04:59:49 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
KOMPAS
Selasa, 25 Juli 2006
Biaya Reses DPR Tambah Rp 35 Juta
Agung: Upaya untuk Menjaga Kemandirian
Jakarta, Kompas - Uang rakyat yang dihabiskan anggota Dewan Perwakilan Rakyat
untuk keperluan reses semakin banyak dari tahun ke tahun. Reses kali ini,
setiap anggota DPR mendapat tambahan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara untuk kegiatan penyerapan aspirasi sebesar Rp 35,5 juta.
Rinciannya Rp 31,5 juta untuk tujuh kali pertemuan dan Rp 4 juta untuk delapan
kali transportasi lokal. Uang itu di luar biaya perjalanan dinas perorangan ke
daerah pemilihan masing-masing yang selalu diterima pada masa reses
sebelum-sebelumnya, sebesar Rp 7,7 juta untuk sepuluh hari (uang harian Rp 4
juta, uang representasi Rp 3 juta, dan tunjangan Rp 700.000).
Besaran ini juga di luar dari biaya tiket pesawat kelas bisnis ke daerah
pemilihan yang besarnya disesuaikan dengan jarak tempuh masing-masing atau
anggaran untuk kunjungan kerja komisi saat reses yang besarnya Rp 560 juta per
komisi.
Angka ini pun di luar gaji dan berbagai tunjangan yang diterima anggota Dewan
secara rutin setiap bulannya, yang menurut keterangan Sekretaris Jenderal
Faisal Djamal, sekitar Rp 27 juta. Menurut keterangan salah seorang anggota DPR
bahkan mencapai lebih dari Rp 40 juta per bulan. "Tapi itu sebelum dipotong
partai dan lain-lain," ucapnya.
Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa Nursyahbani Katjasungkana juga membenarkan
adanya dana kegiatan penyerapan aspirasi. Dia baru mengetahui setelah menemui
Biro Keuangan.
"Uangnya diberikan cash," ucap Nursyahbani sambil menunjukkan amplop di tasnya
ketika ditemui wartawan. Menurutnya, dengan uang yang besar ini anggota DPR
harus mempertanggungjawabkannya pada publik. "Di Perancis juga empat hari
sidang, 3 hari ke konstituen dan dibiayai negara. Tapi, di sana gunakan kartu
kredit sehingga penggunaannya terpantau jelas," kata Nursyahbani.
Faisal Djamal menegaskan anggaran DPR secara keseluruhan masih kecil
dibandingkan departemen lain, yaitu Rp 1,1 triliun atau hanya 0,023 persen
dibandingkan APBN keseluruhan.
Dia yakin uang itu tidak untuk memperkaya diri karena setiap anggota harus
membuat pernyataan tentang kegiatan penyerapan aspirasi yang dilakukannya dan
ditandatangani pengurus partai di daerah bersangkutan.
Sekjen Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia Sebastian Salang mengatakan,
"DPR kelihatannya ingin menyesuaikan dengan negara lain, tapi hanya soal
duitnya. Sedangkan desain reses, penyerapan aspirasi, tidak diperbaiki,"
ucapnya.
Menurut Sebastian, desain yang diperbiki, misalnya mengharuskan setiap anggota
membuat rincian jadwal kegiatan masa reses yang bisa terpantau publik. "Siapa
yang akan ditemui, berapa orang, kapan harus diumumkan sehingga publik bisa
tahu. DPR juga membuat progress report dari reses itu," jelasnya. Tanpa
perbaikan desain, Sebastian khawatir, uang itu hanya digunakan sekadar pulang
kampung halaman.
Ketua DPR Agung Laksono (F-PG, DKI Jakarta I) berpendapat anggaran penyerapan
aspirasi di daerah pada masa reses dibutuhkan untuk menjaga kemandirian DPR.
Jangan sampai dalam kunjungan ke daerah, seluruh fasilitas dibiayai anggaran
pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa anggaran diberikan harus disertai
pertanggungjawaban yang jelas. (SUT/dik)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/7EuRwD/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Biaya Reses DPR Tambah Rp 35 Juta