[ppi] [ppiindia] Belum Ada Skenario Jatuhkan Presiden
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 1 Sep 2005 00:04:30 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
**http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/9/1/n1.htm
Belum Ada Skenario Jatuhkan Presiden
Jakarta (Bali Post) -
Pihak intelijen menilai anjloknya nilai tukar rupiah sangat mungkin
dimanfaatkan untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah. Namun, sejauh ini
intelijen belum menyimpulkan adanya skenario menjatuhkan pemerintahan Presiden
Yudhoyono. ''Sampai saat ini kami melihat ini masih murni masalah ekonomi.
Kalau masalah ini tidak mampu ditangani dengan baik, kemudian dimanfaatkan oleh
orang-orang yang tidak senang dengan pemerintah, bisa saja,'' ujar Kepala Badan
Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar, Rabu (31/8) kemarin.
Menurut Syamsir, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pasti ada
batasnya. Sampai berapa rupiah akan melemah, ia mengatakan tidak memiliki
indikator. ''Tetapi yang jelas ada batas tertentu rupiah melemah,'' katanya.
Syamsir juga mengatakan, pihaknya telah mengingatkan Presiden sebelum menaikkan
harga BBM kembali. Presiden diminta memperhitungkan dampak sosial yang ada di
masyarakat. Kenaikan BBM tidak bisa sekaligus karena harus juga memperhitungkan
kepentingan dan kebutuhan rakyat.
Anjloknya rupiah juga menjadi keprihatinan Dewan. Usai rapat konsultasi
pimpinan Dewan dengan pimpinan fraksi, DPR memutuskan meminta langkah kongkret
pemerintah untuk mengimplementasikan kebijakannya. Misalnya membatalkan
sejumlah kunjungan ke negara lain yang dianggap tidak perlu. ''Jika kondisi
sudah membaik, kunjungan-kunjungan bisa dilakukan lagi,'' ujar Ketua DPR Agung
Laksono usai memimpin rapat.
Selain itu, Agung mengatakan bentuk-bentuk kebijakan yang akan dilakukan
pemerintah akan dibicarakan melalui komisi terkait yaitu Komisi VII yang
membidangi BBM, Komisi XI yang membidangi masalah keuangan dan Panitia
Anggaran.
Anggota Komisi XI DPR Drajat Wibowo menambahkan, melemahnya rupiah merupakan
akibat dari melemahnya ekonomi makro. Selain itu, juga dipengaruhi adanya
krisis kepercayaan dan ditambah kegiatan spekulatif antara lain memborong
dolar. (kmb4)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Belum Ada Skenario Jatuhkan Presiden