[ppi] [ppiindia] Begitulah Seharusnya Wakil Rakyat Bersikap
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 26 Feb 2006 20:49:45 +0100
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
http://www.suaramerdeka.com/harian/0602/27/opi01.htm
tajuk rencana
Begitulah Seharusnya Wakil Rakyat Bersikap
- Dua pekan terakhir, anggota DPRD Solo khususnya Komisi IV, unjuk gigi. Mereka
mengoreksi keputusan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga tentang penetapan
28 SD calon penerima dana bantuan revitalisasi Rp 6,1 miliar dari Dana Alokasi
Khusus (DAK) Pemerintah Pusat 2006. Para wakil rakyat tersebut menilai, keadaan
hampir semua SD calon penerima bantuan itu cukup baik. Kalaupun ada yang
bangunannya rusak, tidak sampai 60% sebagaimana yang dipersyaratkan. Yang
ironis, banyak SD yang kondisi gedungnya lebih jelek justru tidak diajukan
sebagai calon penerima dana bantuan revitalisasi Rp 220 juta. Muncul dugaan,
ada permainan dari tim seleksi dalam menentukan sekolah-sekolah yang diusulkan.
- Sesuai dengan petunjuk Menteri Pendidikan Nasional, SD yang mendapatkan
bantuan adalah yang bangunannya rusak lebih dari 60%. Revitalisasi diutamakan
pada sekolah yang tidak mendapatkan DAK sebelumnya atau bantuan sejenis kecuali
ada alasan yang bisa diterima. Berdasarkan ketentuan tersebut, wakil rakyat
menganggap tim seleksi SD penerima bantuan DAK bertindak kurang adil dan
proporsional. Sehubungan dengan itu, mereka meminta seleksi ulang dengan
mengedepankan sekolah-sekolah yang keadaannya memprihatinkan. Bahkan dalam
rapat dengar pendapat Jumat pekan lalu, Komisi IV mengancam menggunakan hak
angket jika penetapan 28 SD calon penerima bantuan tak ditinjau ulang.
- Setelah ada ancaman angket, Kasubdin TK-SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan
Olahraga Sulardi, tim seleksi, Dewan Pendidikan, dan para kepala cabang dinas
yang semula bersikap ngotot akhirnya melunak dan bersedia mengikuti saran wakil
rakyat. Penetapan SD-SD calon penerima bantuan akan ditinjau kembali, kemudian
diseleksi ulang. Wali Kota Joko Widodo yang mengaku belum menerima laporan
secara menyeluruh terkait dengan masalah tersebut juga menyatakan hal itu masih
bisa ditinjau ulang. Apalagi hingga kini dananya belum cair sehingga belum
terlambat untuk melakukan koreksi berdasarkan masukan wakil rakyat. Diharapkan
dalam pembagian bantuan DAK itu, sekolah yang kondisinya parah diutamakan.
- Pelajaran apa yang bisa dipetik dari ''perseteruan'' antara wakil rakyat dan
eksekutif, dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Solo itu? Hal
ini tentunya merupakan teladan yang baik dan memang demikianlah seharusnya para
wakil rakyat bersikap. Bukan hanya menjadi tukang stempel keputusan atau
kebijakan yang diluncurkan eksekutif sebagaimana kritik mantan Ketua MPR Amien
Rais, belum lama ini. Mengontrol, mengoreksi, dan memberikan masukan-masukan
kepada eksekutif, itulah beberapa tugas dan kewajiban anggota legislatif selaku
representasi rakyat yang mereka wakili. Kepentingan rakyat harus menjadi nomor
satu, bukan kepentingan pribadi atau partai politik yang dahulu mencalonkan.
- Kasus ngotot-ngototan di DPRD Solo itu mungkin terlampau naif dan kurang
begitu berarti. Namun, di tengah-tengah sinisme masyarakat terhadap kinerja
legislatif dari tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional, contoh dari
Solo itu perlu dikemukakan dan ditonjolkan. Tujuannya, agar menjadi cermin
sekaligus teladan bagi legislatif baik sebagai sebuah lembaga maupun sekumpulan
individu yang terpilih untuk mewakili rakyat. Mereka dipilih melalui mekanisme
demokrasi yang dianggap ideal, yaitu pemilihan langsung. Berbeda dari pemilu
sebelumnya yang memilih partai politik, bukan nama calon anggota legislatif.
Namun bagaimanapun, kita merasa budaya lama masih bercokol di lembaga tersebut.
- Daripada nglencer atau piknik yang diatasnamakan studi banding, kunjungan
kerja, dan sejenisnya, tentu lebih baik para wakil rakyat rajin mengunjungi
rakyat yang diwakili dan telah memilihnya. Selain sebagai bukti kesungguhan
mewakili rakyat, bisa menyerap aspirasi dari bawah yang murni, asli, dan apa
adanya. Dari situ mereka bisa menyampaikan masukan, usulan, dan saran kepada
eksekutif tentang berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Bukan berarti kita mengecilkan arti studi banding, kunjungan kerja, dan
semacamnya. Akan tetapi, ketimbang menghamburkan uang yang tidak ketahuan
juntrungnya, akan lebih baik melakukan kegiatan yang jelas manfaatnya
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Begitulah Seharusnya Wakil Rakyat Bersikap