[ppi] [ppiindia] BUMN rugi, likudiasi saja
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Thu, 1 Jun 2006 03:50:32 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
<br><br><a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br><br>
REFLEKSI : Seuai ANTARA [berita 34897] dikabarkan bahwa kerugian GARUDA
melonjak 25,20% atau Rp 159 milyar untuk triwulan I tahun 2006. Tahun lalu
untuk periode yang GARUDA mengalami kerugian Rp. 127 milyar. Apa memang sudah
tidak mampu lagi diurus atau sengaja dibuat rugi supaya bisa dijual murah
kepada perusahaan parikulir milik pribadi atau keluarga penguasa?
http://www.harianterbit.com/artikel.php?kategori=HEADLINE&id=39421&start=0
BUMN rugi, likudiasi saja
JAKARTA - Pemerintah perlu melikuidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang
tidak memberikan keuntungan untuk bangsa dan negara. Lebih baik dana yang
selama ini dikucurkan untuk subsidi BUMN itu dialihkan ke sektor lain.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat
(F-PD), Ir Yusuf Pardamean Nasution kepada Harian Terbit di Jakarta, Selasa
(30/5) mengomentari langkah penghematan yang harus dilakukan demi meningkatkan
efesiensi anggaran negara.
Untuk itu, kata Yusuf, Menteri Negara BUMN Sugiharto harus secepatnya
melikudasi BUMN yang selalu rugi dan tidak mempunyai prospek baik. "BUMN
bertugas mencari keuntungan yang digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan
rakyat. Kalau BUMN itu selalu rugi dan harus disubsidi untuk apa
dipertahankan," katanya.
Anggota dewan ini melihat, masih banyak BUMN yang tidak efisien dan selalu
merugi sehingga keberadaannya hanya merong-rong keuangan negara saja. Salah
satu contoh BUMN yang merugi adalah PT Garuda Indonesia.
"Saya tidak habis pikir kenapa PT Garuda Indonesia merugi dan harus disubsidi.
Padahal sebagai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia memiliki kemampuan
lebih dibanding perusahaan penerbangan swasta nasional. Walau dengan berbagai
macam keterbatasannya, toh maskapai penerbangan swasta nasional dapat lebih
eksis dan terus bertahan. Padahal, maskapai swasta ini tidak dapat subsidi
pemerintah," katanya.
Karena itu, kata Yusuf, pemerintah harus menghitung ulang kenapa banyak BUMN
mengalami kerugian yang terus menerus. Harus dikaji antara aset BUMN yang
dimiliki dengan keuntungan yang diperoleh. "Setelah dihitung secara cermat
hasilnya memang tetap rugi, lebih baik dijual saja. Buat apa dipertahankan
kalau memang rugi," katanya.
Terkait dengan direksi, pemerintah juga harus bersikap tegas terhadap
direksi-direksi BUMN yang tidak sanggup memberikan keuntungan. Bila perlu,
pemerintah membuat kontrak kerja dengan para direksi. Kontrak kerja itu harus
jelas dan tegas. Bila tak sanggup memberi keuntungan maka dia harus
mengundurkan diri.
Menurut Yusuf, BUMN membutuhkan pemimpin yang memberikan jaminan bahwa
perusahaan yang dipimpinnya untung. Sebetulnya, tidak ada alasan BUMN rugi
karena mereka mendapatkan berbagai fasilitas dari pemerintah. "Saya melihat,
ruginya BUMN ini akibat ketidakmampuan direksinya saja. Coba berikan pada
swasta pasti untung. Ini kan pasti ada yang salah," ungkapnya.
Tentang BUMN menjadi 'sapi perah' parpol, Yusuf Perdamaian menegaskan tidak
menutup kemungkinan itu terjadi. Namun ia menegaskan, praktek seperti itu harus
dihentikan. Ia meminta, para direksi BUMN juga harus berani tegas menolak
pemerasan. Seorang direksi harus berani tegas terhadap tekanan yang akan
membuat laju perusahaan rugi. Kalau perlu berani mengungkap siapa saja yang
melakukan pemerasan. (art)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
You can search right from your browser? It's easy and it's free. See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Informasi Beasiswa Scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
<br>
<a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com"><img
src="http://feeds.feedburner.com/Info_Beasiswa.gif" height="67" width="200"
style="border:0" alt="Info Beasiswa Scholarship "/></a><br>
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] BUMN rugi, likudiasi saja