[ppi] [ppiindia] Amnesti Internasional Kecam Rusia Karena Melakukan Kebrutalan
- From: "peace" <hutan007@xxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Fri, 28 May 2004 03:23:03 -0000
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
Saya pikir itu mungkin karena sebagian besar masyarakat Soviet
bersama pemerintah Soviet tidak mengerti azab pembalasan, ini perlu
diberitahu dulu supaya menjauhi perbuatan yang dapat menyebabkan
pelanggaran HAM. Ini pelanggaran HAM sering terjadi oleh
militer/polisi Rusia selama berbagai peristiwa penting.
Semoga pengenalan artinya azab dan pentingnya keimanan dapat
mengarahkan masyarakat/pemrrintahan ke arah lebih baik. Bahwa
tindakan perlu dilandasi perikemanusiaan, dan bersolusi. Tidak dengan
membunuh langsung, di depan Azab pembalasan yang selalu ada.
wallahu allam,
------------------------------
Amnesti Internasional Kecam Rusia Karena Melakukan Kebrutalan
MOSKOW--MIOL: Amnesti Internasional dalam laporannya hari Rabu
mengecam Rusia karena melakukan aksi kekerasan dan kebrutalan polisi
di negeri itu dan diskriminasi etnik di wilayah Chechnya.
Badan hak asasi manusia yang berkantor di London itu menekankan
kecamanannya pada situasi di republik Chechnya, tempat pasukan
federal memerangi kelompok perlawanan Islam sejak Oktober 1999 pada
perang terakhir di wilayah itu.
Pasukan keamanan Rusia "terus menikmati pelanggaran serius atas hak
asasi manusia dan undang-undang internasional" di Chechnya, tempat
perang perlawanan masih berlangsung kendati seluruh aktivistas
militer relatif menurun, kata Amnesti Internasional.
Banyak warga Chechnya, terutama kaum pria, tewas atau raib tanpa
jejak setelah pasukan keamanan Rusia melancarkan penyisiran terhadap
penduduk sipil dan diberitakan ada eksekusi mati tanpa pengadilan,
penyiksaan dan perkosaan, kata laporan itu.
"Kendati ada penurunan jumlah penyerbuan tahun 2003, pasukan Rusia
dan polisi Chechnya pro-Moskow tetap melancarkan operasi yang
biasanya disertai dengan pelanggaran hak asasi manusia," kata Amnesti.
"Jenis pelanggaran tersebut merupakan kejahatan perang," tambah
laporan itu.
Pada 21 Mei tahun lalu, wanita Chechnya, Zura Bitiyeva, yang
berkampanye menentang pelanggaran hak asasi manusia oleh Rusia dan
mengajukan banding bersama Pengadilan Hak Asasi Eropa, merupakan di
antara enam anggota keluargnya yang ditembak mati di desanya di
Chechnya, menurut Amnesti Internasional.
Bitiyeva, yang tinggal dekat basis militer Rusia, mati ditembak di
rumahnya bersama suami, anak laki-laki dan tiga saudaranya, oleh 15
pria bertopeng, kata laporan itu, sambil mengutipp para saksi.
Amnesti Internasional memperingatkan bahwa aksi kekerasan oleh
pasukan keamanan Rusia itu menyebar ke republik Ingushetia, tetangga
Rusia, tempat puluhan ribu pengungsi Chechnya mengungsi.
"Ada banyak laporan bahwa serbuan militer yang membuat takut penduduk
sipil di Chechnya kini berlangsung di wilayah terdekatnya,
Ingushetia," tambah laporan itu.
"Amnesti juga mengecam aksi kekerasan polisi di Rusia dan kondisi
yang memprihatinkan di penjara-penjara yang penuh sesak di negeri itu.
"Di tiap tempat di Rusia ada laporan tentang penyiksaan dan
pelanggaran hak asasi manusia oleh petugas penegak hukum untuk
memperoleh pengakuan dari korban. Penghuni penjara sering
diperlakukan secara kejam dan biadab," kata badan amnesti dunia itu.
Minoritas etnis di Rusia merupakan target penahanan ilegal dan
pelecehan polisi dan juga menghadapi diskriminasi serta tidak
mendapat jaminan hak kewarganegaraan.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
www.geocities.com/arsip_nasional/
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] Amnesti Internasional Kecam Rusia Karena Melakukan Kebrutalan