[ppi] [ppiindia] Akan terancam perang saudara dan aksi kekerasan di Irak

** ppi-india **
'Irak Terancam Perang Saudara'
 
BAGDAD (AFP): Setelah hancur dan bergelimang darah akibat 
pemberontakan dalam sembilan bulan terakhir, Irak akan menghadapi 
peningkatan aksi kekerasan dan bahkan kemungkinan perang saudara 
menjelang penyerahan kekuasaan dari AS kepada pemerintah Irak 
pertengahan tahun ini.

Militer AS memperkirakan situasi ke depan akan semakin buruk setelah 
dalam satu bulan terakhir ini terjadi rentetan serangan bom bunuh 
diri di Bagdad, jatuhnya lima helikopter AS akibat tembakan 
gerilyawan, tewasnya 35 serdadu AS dan puluhan warga Irak lainnya 
akibat serangan-serangan.

Jenderal John Abizaid, pimpinan Komando Pusat AS di Teluk yang juga 
membawahi Irak, mengatakan, kekerasan tetap akan semakin sering 
terjadi dan perang saudara kemungkinan akan meletus meski tuntutan 
kelompok muslim Syiah agar pemilu secepatnya digelar dipertimbangkan.

"Yang jelas, sebagai seorang komandan militer saya paham bahwa--ada 
atau tidak ada pemilu--saat kita menuju ke otoritas kedaulatan Irak, 
kita akan menghadapi aksi kekerasan yang semakin meningkat," katanya 
kepada para wartawan di Washington, kemarin.

"Saya kira, mengingat sejumlah peristiwa yang saling mempertemukan 
masyarakat, adalah mungkin meletus perang saudara. Tetapi saya 
berharap itu tidak mungkin," tambahnya.

Abizaid mengatakan, para mantan anggota Partai Baath pendukung Saddam 
Hussein tidak akan berhenti untuk mengembalikan rezim Saddam. 
Dikatakannya, pengikut-pengikut Saddam itu akan mencari bantuan dari 
ekstremis-ekstremis asing untuk menghambat penyerahan kembali 
kedaulatan Irak yang diagendakan pada 30 Juni mendatang.

"Ada banyak orang yang tidak ingin Irak berdaulat yang memiliki 
legitimasi atau kekuasaan muncul," katanya.

"Dan masih sangat banyak anggota Partai Baath yang yakin bahwa partai 
itu bisa kembali berkuasa di Irak. Selain itu, ada kelompok-kelompok 
teroris yang berharap bisa membuat situasi semakin tidak stabil 
sehingga filosopi ideologi mereka bisa menjadi pemenang di Irak," 
tambahnya.

Sementara itu, Letjen Ricardo Sanchez, komandan pasukan koalisi di 
Irak, memperingatkan jaringan Al-Qaeda tengah menyebarkan pengaruhnya 
di Irak. Kehadiran jaringan itu, menurutnya, setidaknya telah 
terlihat dalam tiga bulan terakhir.

Kepada wartawan di Bagdad, kemarin, Sachez mengatakan, penangkapan 
Hasan Guhl, warga Pakistan yang juga anggota jaringan pimpinan Osama 
bin Laden itu, membuktikan bila kehadiran kelompok itu semakin 
meningkat.

"Selama berbulan-bulan, saya telah mengatakan bahwa jejak-jejak al-
Qaeda telah terlihat di Irak. Penangkapan Guhl menjadi bukti yang 
cukup kuat bila Al-Qaeda tengah mencoba memperoleh pendukung di sini 
untuk melanjutkan kampanye perang," jelas Sanchez.

Pernyataan Sanchez itu muncul setelah enam serdadu AS tewas akibat 
serangan bunuh bom bunuh diri di luar sebuah hotel di Bagdad, Selasa 
(27/1).

Sanchez mengatakan, jejak Al-Qaeda di Irak setidaknya telah terlihat 
sejak bom truk 12 November lalu di kota Nasiriyah, selatan Irak. 
Serangan itu menewaskan 28 orang, termasuk 19 serdadu Italia.

"Taktik, teknik, dan prosedur mereka telah ada di sini... operasi 
mereka terus berlangsung," kata Sanchez.
 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
 

Yahoo! Groups Links

To visit your group on the web, go to:
 http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

To unsubscribe from this group, send an email to:
 ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx

Your use of Yahoo! Groups is subject to:
 http://docs.yahoo.com/info/terms/ 



Other related posts: