[ppi] [ppiindia] AS Ajak Tiga Negara Tolak Perdagangan Manusia
- From: "peace" <hutan007@xxxxxxxxx>
- To: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
- Date: Thu, 12 Feb 2004 17:03:29 -0000
** ppi-india **
Dunia apa ini, kemoralan dan ajaran Islam perlu disebarkan dalam
lingkungan masyarakat batam.
---------------------------
AS Ajak Tiga Negara Tolak Perdagangan Manusia
BATAM (Media): Amerika Serikat (AS) mengajak tiga negara, yakni
Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk tidak menolerir perdagangan
manusia (human trafficking). AS juga meminta agar semua negara tidak
menjadikan wanita, seks, dan perbudakan sebagai objek penghasil uang.
''Para korban perdagangan manusia dirampok masa depannya, dan
keuntungan dari usaha ini mengalir ke kegiatan-kegiatan kejahatan
lain. Perdagangan wanita dan anak menjadi perhatian kita, sebab
Indonesia termasuk negara yang memiliki kasus terbanyak dalam
perdagangan wanita dan anak,'' kata Dubes AS untuk Indonesia Ralph L
Boyce pada Konferensi Regional Kepolisian tentang Perdagangan Manusia
di Batam, kemarin.
Pertemuan para aparat kepolisian dari Indonesia, Malaysia, Singapura,
dan AS di Hotel Turi Beach, Batam, kemarin, kata Boyce, dimaksudkan
untuk mengeluarkan pernyataan regional, bahwa perdagangan manusia
tidak akan ditolerir. Boyce sengaja datang ke Batam dengan
menggunakan pesawat pribadi bersama sejumlah staf.
AS, kata Boyce, telah memperingatkan sejumlah negara agar penegak
hukum mendukung penuh pemberantasan perdagangan manusia. Sebab,
perbuatan itu menggerogoti jalinan masyarakat dan merusak nilai-nilai
kemanusiaan. ''Ada semacam kejahatan khusus dalam perlakuan kasar dan
eksploitasi terhadap mereka yang tidak bersalah dan rentan,'' ujarnya.
Konferensi ini dilaksanakan di Batam mengingat daerah ini sebagai
tempat transit sebagian besar wanita dan anak yang akan
diperdagangkan ke luar negeri.
Untuk mendukung terlaksananya penegakan hukum dalam mengatasi
perdagangan manusia di dunia, pemerintah AS berjanji menyiapkan dana
sebesar US$135 juta per tahun. Dana itu akan digunakan bagi
pemberantasan perdagangan anak dan wanita di dunia, termasuk di dalam
negeri AS.
Sementara itu, Kepala Bidang Reserse dan Kriminal (Kaba Reskrim)
Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Erwin Mappaseng mengatakan
Indonesia ingin memperbaiki citra soal perdagangan manusia. Sebab,
Indonesia enam bulan yang lalu masih dikategorikan peringkat tiga
dalam perdagangan manusia.
''Kini Indonesia berada di kategori dua, meningkat lebih baik
ketimbang enam bulan lalu. Kita ingin naik lebih baik lagi," kata
Erwin.
Erwin menambahkan, ada tiga pintu perdagangan yang cukup besar di
Indonesia, antara lain Batam, Entikong (Kalimantan Barat), dan Manado.
Dia mencontohkan, penangkapan terhadap beberapa pelaku tindak
kejahatan penjualan wanita, antara lain Alien, 25, Ayong, 38, Siti
Mawar, Suriana alias Nana, Syaiful Bahri alias Kojek, Rismiati alias
Sarina. Mereka ditangkap di Malaysia. Ribuan korban perdagangan
wanita dan anak telah diselamatkan dari aksi para jaringan tersebut.
Staf kepolisian di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala
Lumpur, Komisaris Besar (Kombes) Dwi Priyatno menyatakan setiap tahun
lebih dari 2.000 kasus perdagangan anak dan wanita asal Indonesia di
Malaysia. Dari ribuan kasus itu kebanyakan melanggar UU RI 23/2002
tentang Perlindungan Anak dan Wanita.
Kasus terakhir yang ditemukan di Malaysia adalah jaringan penjualan
anak dan wanita yang dilakukan oleh Siti dan Izmi. Mereka telah
memperjualbelikan wanita dan anak sebanyak 300-an lebih dalam kurun
waktu 2003. Selain itu beberapa kelompok lagi masih dalam pengejaran
polisi Indonesia yang dibantu Interpol.
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxx
5. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
6. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
7. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] AS Ajak Tiga Negara Tolak Perdagangan Manusia