[ppi] [ppiindia] 40 Perwira Polri tidak Layak Menjabat
- From: "Ambon" <sea@xxxxxxxxxx>
- To: <"Undisclosed-Recipient:;"@freelists.org>
- Date: Sun, 31 Jul 2005 18:05:53 +0200
** Mailing List|Milis Nasional Indonesia PPI-India **
** Situs resmi: http://www.ppi-india.org **
** Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Situs Beasiswa: http://informasi-beasiswa.blogspot.com **Minggu, 31 Juli
2005 19:57:00
40 Perwira Polri tidak Layak Menjabat
Laporan: ant/pur
Jakarta-RoL -- Direktur Eksekutif Aliansi Masyarakat Independen Pemantau
Kinerja Aparatur Negara (Amipka) David Ridwan Betz mengatakan, sebanyak 40
perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri saat ini tidak layak
menduduki jabatan karena mengganggu reformasi internal Polri.
"Nama-nama itu telah kami serahkan kepada Kapolri karena tidak layak
mendapatkan promosi jabatan dan kenaikan pangkat," kata David Ridwan Betz di
Jakarta, Ahad. Ia mengatakan, para perwira ini telah menyalahgunakan jabatan
selama bertugas di lingkungan Polri. "40 perwira Polri ini akan menjadi masukan
kepada Kapolri agar reformasi di tubuh Polri bisa optimal tanpa ada pengaruh
dari pihak manapun," katanya.
Menurut dia, para pati dan pamen Polri ini telah menyalahgunakan jabatan selama
empat tahun terakhir dengan menerima suap dari, bandar judi, bandar narkoba,
penghentian penyidikan, penggelembungan angka proyek, kolusi dengan rekanan dan
penyeludupan BBM. "Selain itu, mereka juga menerima suap dari perdagangan gula
dan terigu illegal, bisnis VCD porno, prostitusi, memeras orang asing,
pelayanan SIM dan STNK, jual beli nomor kendaraan cantik, dan jual beli
jabatan," katanya.
Nama pati yang tidak layak menjabat tersebut adalah DG, SS, NS, PM, HS, AD, MP,
ID, BNT, FG, JL, IL, ES, DB, SPR, IP, SL, S, BU, DSK, SW, GM, YM, ASH, WO, BG,
AS, DS, SWD dan AB. Sedangkan nama pamen berpangkat Komisaris Besar Polisi yang
tidak layak menjabat adalah SD, GF, JS, SAF, BK, MS, KT, SM, TK dan BW. "Amipka
bisa mempertanggungjawabkan nama-nama di atas. Semua nama di atas memiliki
kasus dan terlibat dalam masalah judi, narkoba, ilegal logging, penyuapan dan
lain-lainnya," katanya.
Dikatakannya, beberapa pati Polri memiliki rekening tidak wajar adalah MP
(punya rekening Rp 800 Milyar) FG (Rp800 M), DG (Rp150 M), WO (Rp700 M), dan SS
(Rp 800 M). David Ridwan Betz optimis, dalam satu tahun ke depan Kapolri
Jenderal Polisi Sutanto dapat membersihkan oknum-oknum perwira yang yang selalu
bermain kotor. "Penyerahan 40 nama Pati dan Pamen itu bertujuan agar reformasi
di tubuh Polri berjalan secara transparan tanpa ada intervensi dari mana pun,
seperti yang terjadi sebelumnya," katanya.
Ia mengatakan, pada masa Kapolri Dai Bachtiar, intervensi pemerintah sangat
jauh bahkan untuk mendapatkan suatu jabatan harus mendapat memo dari kelompok
tertentu."Contoh jelasnya adalah Brigjen Pol. Budi Gunawan, mantan ajudan
Megawati, yang sangat tidak cocok menduduki jabatan sebagai Direktur Pengawasan
Personalia Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri sebab terlalu prematur karena
angkatan 1983 di Akpol. Ia belum lama menjalani Kombes tapi kenapa bisa
langsung melejit," katanya.
"Nama 40 orang itu harus diproses dan akan bahaya bila tetap mendapat jabatan
strategis karena akan mengganggu dan menghalangi proses reformasi," ujarnya.
Selain itu, jual beli jabatan selama ini sangat mengerikan karena untuk menjadi
Kapolda harus punya uang Rp20 Milyar, Kapolres di kota besar Rp5 M sampai Rp10
M dan Kapolres biasa minimal harus siap Rp 1,2 M, katanya.
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=207689&kat_id=23
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hmt4etk/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122833168/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Give
underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to
life by funding a specific classroom project
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@xxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@xxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@xxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
ppiindia-unsubscribe@xxxxxxxxxxxxxxx
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--------------------------------------------------------------------------
Bagi Anda yang ingin berdiskusi tentang apa saja dg akrab, santai tapi serius
dan penuh persahabatan dg seluruh masyarakat/mahasiswa Indonesia di luar negeri
serta tokoh-tokoh intelektual dan pejabat Tanah Air, silahkan bergabung dg
milis ppiindia@xxxxxxxxxxxxxxxx Kirim email kosong ke:
ppiindia-subscribe@xxxxxxxxxxxxxxx atau kunjungi
Situs resmi: http://www.ppi-india.org ;
Situs milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ;
Situs beasiswa/scholarship: http://informasi-beasiswa.blogspot.com
--------------------------------------------------------------------------
Other related posts:
- » [ppi] [ppiindia] 40 Perwira Polri tidak Layak Menjabat